
Jakarta (Trigger.id) – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rencana pemerintah untuk membangun 10 universitas baru yang berfokus pada bidang kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, serta sains dan teknologi guna mengatasi kekurangan tenaga medis di Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo usai menghadiri UK–Indonesia Education Roundtable di London, Inggris, Selasa (20/1) waktu setempat. Ia menegaskan bahwa Indonesia masih mengalami defisit jumlah dokter dan dokter gigi dibandingkan dengan kebutuhan nasional.
“Saat ini kita hanya meluluskan sekitar 9.000 dokter setiap tahun, sementara banyak tenaga medis yang akan memasuki masa pensiun. Ini menuntut perencanaan strategis yang serius,” ujar Prabowo dalam keterangan yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Presiden menjelaskan, pembangunan universitas baru tersebut akan melibatkan kerja sama dengan perguruan tinggi terkemuka di Inggris yang selama ini telah menjalin kemitraan dengan sejumlah kampus di Indonesia.
Menurutnya, pemerintah ingin menerapkan standar pendidikan tinggi Inggris yang dinilai sebagai salah satu yang terbaik di dunia. Universitas-universitas tersebut nantinya akan menyeleksi lulusan terbaik dan memberikan beasiswa penuh dari pemerintah.
Selain itu, Prabowo menyatakan Indonesia terbuka untuk menerima dosen dan profesor asing guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan nasional.
Ia optimistis, universitas-universitas baru itu sudah dapat menerima mahasiswa pada awal 2028 dan akan dibangun dalam satu kawasan terpadu dengan jaminan kualitas hidup, keselamatan, serta keamanan bagi sivitas akademika, termasuk tenaga pengajar dari luar negeri. (ian)



Tinggalkan Balasan