
Jakarta (Trigger.id) – Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan bahwa pemerintah akan mendatangkan hingga 200 unit helikopter mulai awal 2026 untuk memperkuat sistem pertahanan sekaligus meningkatkan kemampuan respons kemanusiaan dan penanganan bencana. Langkah ini diambil karena Indonesia berada di kawasan “ring of fire” yang sangat rawan bencana alam.
Dalam pidatonya pada Puncak HUT ke-61 Partai Golkar di Jakarta, Jumat, Presiden Prabowo menyinggung penanganan cepat pemerintah terhadap banjir besar yang melanda Aceh, Sumatera Barat, dan beberapa daerah lain. Ia menyebutkan bahwa 50 helikopter telah diterjunkan untuk mendukung operasi penyelamatan dan logistik di wilayah terdampak.
Prabowo juga mengungkapkan bahwa lima helikopter baru telah tiba pekan ini dan penguatan armada akan terus berlanjut. Ia menegaskan bahwa pengadaan alutsista tidak hanya untuk kepentingan militer, tetapi juga sangat penting dalam menghadapi potensi bencana besar di masa mendatang.
Menanggapi kritik terkait pembelian alutsista dalam jumlah besar, Prabowo menekankan bahwa seorang pemimpin harus memiliki visi jauh ke depan.
“Ketika bencana atau konflik terjadi, kita tidak bisa tiba-tiba membeli helikopter di toko. Kita harus siap sejak awal,” ujarnya.
Selain helikopter, pemerintah juga mengoptimalkan pesawat angkut Hercules C-130J dan Airbus A400 yang baru tiba untuk mempercepat penyaluran bantuan bagi korban bencana di seluruh Indonesia.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa negara akan terus hadir dengan seluruh kapasitasnya untuk melindungi rakyat dan mempercepat proses pemulihan di kawasan terdampak. (ian)



Tinggalkan Balasan