
Surabaya (Trigger.id) – Menjalani puasa lebih dari 12 jam tanpa asupan cairan dapat memicu dehidrasi yang berdampak pada kesehatan kulit. Keluhan seperti kulit terasa kering, kasar, hingga tampak kusam kerap muncul terutama pada pekan pertama Ramadhan.
Dokter kulit dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, dr. Anisa Rahmawati, Sp.KK, menjelaskan bahwa selama berpuasa tubuh tetap kehilangan cairan melalui aktivitas harian, keringat, dan proses metabolisme alami.
“Jika kebutuhan cairan tidak tercukupi saat sahur dan berbuka, tubuh akan memprioritaskan organ vital. Akibatnya, kelembapan kulit berkurang sehingga terasa lebih kering dan tampak tidak segar,” ujarnya di Surabaya.
Bukan Hanya Karena Kurang Minum
Menurut dr. Anisa, dehidrasi memang menjadi faktor utama, tetapi bukan satu-satunya penyebab. Paparan sinar matahari, perubahan pola tidur, serta konsumsi makanan tinggi gula dan lemak juga memperburuk kondisi kulit.
Kurang tidur, misalnya, dapat mengganggu proses regenerasi sel dan menurunkan produksi kolagen. Dampaknya, kulit terlihat lebih kusam dan tidak bercahaya.
Kelompok yang Rentan
Lansia serta individu dengan riwayat kulit kering atau dermatitis termasuk kelompok yang lebih rentan mengalami gangguan kelembapan selama puasa. Bagian tubuh yang paling sering terdampak adalah wajah, tangan, kaki, dan bibir. Bibir pecah-pecah menjadi keluhan paling umum saat Ramadhan.
Cara Menjaga Kulit Tetap Sehat
Agar kulit tetap terhidrasi dan sehat selama puasa, dr. Anisa membagikan sejumlah tips:
1. Penuhi Kebutuhan Cairan
Minum 1,5–2 liter air putih antara berbuka hingga sahur. Pola 2-4-2 (dua gelas saat berbuka, empat gelas malam hari, dua gelas saat sahur) bisa membantu mencukupi kebutuhan cairan. Konsumsi buah tinggi air seperti semangka, timun, dan jeruk. Hindari minuman berkafein dan bersoda yang bersifat diuretik.
2. Jaga Asupan Nutrisi
Perbanyak makanan kaya serat, vitamin, dan antioksidan. Kurangi gula dan lemak jenuh yang dapat memicu peradangan serta mempercepat penuaan kulit.
3. Gunakan Pelembap Secara Teratur
Aplikasikan pelembap segera setelah mandi untuk mengunci kelembapan. Pilih produk sesuai jenis kulit dan gunakan lip balm untuk mencegah bibir kering.
4. Lindungi dari Paparan Matahari
Gunakan tabir surya sebelum beraktivitas di luar ruangan dan batasi paparan langsung pada pukul 10.00–15.00.
5. Cukupi Waktu Istirahat
Tidur yang cukup membantu proses regenerasi kulit tetap optimal meski jadwal berubah selama Ramadhan.
6. Tetap Bergerak
Olahraga ringan seperti berjalan kaki atau peregangan menjelang berbuka membantu melancarkan sirkulasi darah dan metabolisme tubuh.
dr. Anisa menegaskan, puasa bukan alasan untuk mengabaikan kesehatan kulit. Dengan pengaturan cairan, nutrisi, dan perawatan yang tepat, kulit tetap bisa terjaga kesehatannya selama menjalankan ibadah Ramadhan.
“Puasa bukan penghalang untuk memiliki kulit sehat. Kuncinya ada pada keseimbangan cairan, nutrisi, dan perawatan yang konsisten,” pungkasnya. (kai)



Tinggalkan Balasan