Surabaya (Trigger.id) - Sulitnya menerima pilihan Allah meskipun kita tahu itu yang terbaik sering kali berkaitan dengan sifat manusiawi kita yang terbatas. Kita sering kali terikat secara emosional pada sesuatu yang kita inginkan, entah itu karier, hubungan, atau tujuan hidup lainnya. Ketika Allah menentukan hal yang berbeda dari keinginan kita, kita merasa kecewa dan sulit … [Selengkapnya ...] about Sulit Menerima Pilihan Allah, Padahal Itu Yang Terbaik Bagi Hambanya
Manusia
Wahai Manusia, Engkau Tak Pantas Sombong
Oleh: Habib Ahmad Al Habsyi Jika kamu mau sombong pikirkan kembali siapa dirimu. Dirimu adalah manusia yang berasal dari air mani atau nutfah. Nutfah ini bagi sebagian besar orang termasuk barang kotor. Karenanya jika air mani tersebut mengenai pakaian, maka buru-buru pakaian tersebut ingin dicuci. Dan tidak ada orang yang mau menyimpan air maninya, kecuali untuk … [Selengkapnya ...] about Wahai Manusia, Engkau Tak Pantas Sombong
Inilah Sosok Manusia Yang Haram Baginya Tersentuh Api Neraka
..... Orang yang lembut dan santun, baik dalam bertutur-kata atau bersikap.... Oleh: Ustadz DR. Syafiq Riza Basalamah MA, Dari ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda: “Maukah kalian aku tunjukkan orang yang Haram baginya tersentuh api neraka..?”. Para Sahabat berkata, “Mau, wahai Rosulullah..!.” Beliau shollallahu … [Selengkapnya ...] about Inilah Sosok Manusia Yang Haram Baginya Tersentuh Api Neraka
“Carbon Trading” dan Pelestarian Hutan
"Gempuran CO2 dalam jumlah yang semakin hari semakin bereskalasi menjadikan suhu udara di planet bumi meningkat dan ini semakin membahayakan bagi kehidupan umat manusia." Oleh: Jani Purnawanty Jasfin (Dosen & Peneliti di Fakultas Hukum Universitas Airlangga / Penerima Grant Impact Seed Funding 2022 - SEA Jurnalist-Scientist Hub - Pulitzer Center) Karbon (dioksida) … [Selengkapnya ...] about “Carbon Trading” dan Pelestarian Hutan
Muhasabah Pagi: Ketidaktahuan Manusia
"Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan seluruh lautan menjadi tintanya, dan ditambahkan kepadanya tujuh lautan lagi sesudah keringnya, ....." Oleh: Ustadz Diko Ahmad Riza (Mahasiswa Magister Pendidikan Matematika UAD) Dunia masih terlalu cepat untuk disimpulkan. Bahkan jika kita tunggu seribu tahun lagi, saya tidak yakin manusia dapat memberikan gambaran … [Selengkapnya ...] about Muhasabah Pagi: Ketidaktahuan Manusia







