• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Studi: Pemanis Buatan Bantu Jaga Berat Badan Tanpa Meningkatkan Risiko Penyakit

14 April 2024 by admin Tinggalkan Komentar

Surabaya (Trigger.id) – Masyarakat yang peduli dengan berat badan mereka sering kali beralih ke produk dengan pemanis buatan untuk mendapatkan makanan manis tanpa atau rendah kalori, tetapi apakah strategi ini benar-benar membantu dalam pengelolaan berat badan?.

Sebuah studi baru menunjukkan bahwa hal ini mungkin menjanjikan. Penelitian yang dikenal dengan Sweet Project ini menemukan bahwa orang yang mengalami penurunan berat badan dengan cepat dan kemudian mengganti makanan dan minuman manis dengan yang mengandung pemanis dan penambah rasa manis (S&SE) terus mengalami penurunan berat badan selama setahun.

Mengutip laman health.com, para peneliti, yang akan mempresentasikan temuan mereka di Kongres Obesitas Eropa pada bulan Mei tersebut, juga menemukan hubungan antara konsumsi pemanis dan peningkatan suasana hati, peningkatan kepuasan diet, dan berkurangnya keinginan akan makanan manis.

Selain itu, mengonsumsi makanan pengganti gula tampaknya tidak meningkatkan risiko diabetes tipe 2 atau penyakit jantung.

Anne Raben, PhD, seorang profesor di departemen nutrisi Universitas Kopenhagen yang memimpin studi baru ini, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa “menjaga berat badan setelah penurunan berat badan sulit dicapai, dan temuan kami mendukung penggunaan S&SE yang ditemukan di banyak makanan dan minuman. di seluruh dunia sebagai alternatif produk yang dimaniskan dengan gula untuk membantu mengelola pengendalian berat badan pada orang dewasa yang kelebihan berat badan,” papar Anne.

Inilah hal lain yang perlu Anda ketahui tentang mengganti gula dengan pemanis buatan sebagai strategi penurunan berat badan dan apakah produk tersebut aman dikonsumsi.

Bagaimana Pemanis Dapat Mempengaruhi Penurunan Berat Badan

Untuk uji coba selama satu tahun, para peneliti merekrut hampir 350 orang dewasa yang kelebihan berat badan atau obesitas, serta hampir 40 anak-anak yang dianggap kelebihan berat badan.

Selama dua bulan pertama penelitian, tim menginstruksikan peserta dewasa untuk mengikuti diet rendah kalori yang bertujuan membantu mereka menurunkan setidaknya 5% berat badan mereka. Mereka menyuruh anak-anak peserta untuk menjaga berat badannya.

Kemudian, mereka membagi peserta menjadi dua kelompok. Satu kelompok mengikuti pola makan bergizi dengan kurang dari 10% kalori berasal dari makanan dan minuman dengan tambahan gula, tidak termasuk produk dengan pemanis buatan. Kelompok lainnya mengikuti pola makan yang sama, namun mereka diperbolehkan mengonsumsi produk dengan pemanis buatan.

Selama penelitian, para peserta menyelesaikan kuesioner tentang pola makan, kebiasaan makan, aktivitas fisik, dan kualitas hidup. Para peneliti juga melacak berat badan, ukuran tubuh, dan penanda diabetes dan penyakit jantung mereka.

Setelah sepuluh bulan, para ilmuwan menemukan bahwa orang dewasa dalam kelompok yang mengonsumsi pemanis buatan mengalami penurunan berat badan, lebih puas dengan pola makan mereka, memiliki suasana hati yang lebih positif, dan memiliki keinginan mengidam yang lebih sedikit dibandingkan peserta dalam kelompok lainnya. Orang dewasa dalam kelompok yang tidak mengonsumsi pemanis buatan juga mengalami penurunan berat badan, namun tidak sebanyak rekan mereka yang mengonsumsi pemanis.

Penggunaan pemanis bauatan rendah kalori dalam pengelolaan berat badan telah dipertanyakan, sebagian karena hubungan antara penggunaannya dan penambahan berat badan dalam studi observasional. Namun penulis Jason Halford, PhD, kepala Fakultas Psikologi Universitas Leeds dan presiden Asosiasi Eropa untuk Studi Obesitas, mengatakan semakin jelas bahwa hal tersebut tidak terjadi dalam penelitian jangka panjang. (ian)

Share This :

Ditempatkan di bawah: Kesehatan, nusantara, Tips, update Ditag dengan:Bantu Jaga Berat Badan, Pemanis Buatan, Risiko Penyakit, Tanpa Meningkatkan Risiko Penyakit

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Kontroversi Kesehatan Mental Pemimpin Lansia: Antara Biologi Penuaan dan Dampak Kebijakan

8 April 2026 By admin

Rusunami Gen Z Surabaya: Hunian Modern Bagi Pasangan Muda

7 April 2026 By zam

Inggris Batasi AS Gunakan Pangkalan untuk Serang Iran

7 April 2026 By admin

Saat Parkir Tak Lagi Tunai: 600 Jukir Surabaya Tersingkir di Era Digitalisasi

7 April 2026 By admin

Sumpah Balas IRGC di Tengah Gugurnya Jenderal Intelijen

7 April 2026 By admin

Taylor Swift Digugat Soal Merek “Showgirl”

7 April 2026 By admin

Awan Gelap Tenaga Medis di Hari Kesehatan Sedunia

7 April 2026 By admin

Obat Penurun Berat Badan: Harapan Baru, Tapi Bukan Jalan Pintas

6 April 2026 By admin

Dana Haji Rp180 Triliun, Amanah Besar yang Dikelola Transparan

6 April 2026 By admin

Inter Libas Roma 5-2, Makin Kokoh di Puncak

6 April 2026 By admin

Trump Ancam Iran, Singgung Nama Allah

6 April 2026 By admin

WFH Rabu atau Jumat, Mana Lebih Efektif? Ini Kata Pakar dan ASN Jatim

5 April 2026 By zam

Dikunjungi Amsal Sitepu, Menteri Ekraf Tegaskan Peran Penting Pegiat Ekonomi Kreatif Daerah

5 April 2026 By zam

Ronaldo Ucap “Bismillah” Sebelum Cetak Gol Penalti?

5 April 2026 By admin

Selena Gomez, Dari Salah Diagnosis hingga Berdamai dengan Bipolar

5 April 2026 By admin

Prabowo Kecam Tewasnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon

5 April 2026 By admin

MBG Berujung Darurat, 72 Siswa Keracunan dan Dapur SPPG Disetop

5 April 2026 By admin

Iran Tolak Ultimatum 48 Jam Trump, Ketegangan di Selat Hormuz Meningkat

5 April 2026 By isa

Uji Mental Bajul Ijo, Persebaya Surabaya Ditantang Persita Tangerang di GBT

4 April 2026 By admin

Ahli Komunikasi Harus Perkuat ‘Critical Thinking’, Jangan Sekadar “Tukang Framing”

4 April 2026 By admin

Perketat Pengawasan Haji 2026, Pemerintah Tingkatkan Sinergi Cegah Jamaah Ilegal

4 April 2026 By admin

Asap Vaping Diduga Picu Kanker Paru dan Mulut

4 April 2026 By admin

Perdagangan yang Tak Pernah Rugi: Saat Iman Menjadi Investasi Abadi

4 April 2026 By admin

Kasus Jaksa Jatim dan Ujian Integritas di Tubuh Adhyaksa

4 April 2026 By admin

Lelah yang Menyelamatkan: Investasi Sehat dari Olahraga untuk Masa Tua

4 April 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

April 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
« Mar    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • BPOM Perluas Vaksin Campak Bagi Dewasa, Nakes Jadi Prioritas
  • Senyapnya Ancaman Tuberkulosis di Indonesia
  • Serangan Israel Berlanjut, Iran Ancam Tutup Kembali Selat Hormuz
  • Liga Champions: PSG Unggul, Liverpool Masih Berpeluang
  • Gencatan Senjata AS–Iran, Israel Siap Lanjutkan Perang

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.