• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Gen-Z Kurang Siap Mental Hadapi Pernikahan

31 Desember 2024 by zam Tinggalkan Komentar

Surabaya (Trigger.id) – Pengurus Wilayah (PW) Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) Jawa Timur menyoroti turunnya angka pernikahan dan naiknya angka perceraian di kalangan Generasi Z (Gen-Z).

Tema ini mengemuka dalam webinar bertajuk “Refleksi Gerakan Keluarga Maslahah: Antara Tradisi dan Modernitas” pada Senin (30/12/2024) malam.

“Di tengah arus modernitas yang serba cepat, keluarga di Indonesia dihadapkan pada tantangan yang kompleks. Salah satunya adalah tingginya angka perceraian, terutama di kalangan pasangan muda,” kata Ketua LKK PWNU Jawa Timur, Dr. H. M. Isa Anshori, SE., MSi.

Webinar yang mengundang ahli fiqih, ahli uroginekologi, dan ahli komunikasi, serta dihadiri aktivis LKKNU se-Jatim itu, ia mengutip data BPS. Kasus perceraian di Indonesia pada tahun 2023 mencapai 463.654 kasus, dengan mayoritas perceraian merupakan cerai gugat yang diajukan oleh pihak istri.

“Ini memprihatinkan karena sebagian besar pasangan muda tidak memiliki kesiapan yang cukup dalam membangun rumah tangga. Tantangan seperti ketidaksiapan emosional, minimnya komunikasi efektif, hingga kurangnya pemahaman tentang hakikat pernikahan sering menjadi akar permasalahan,” kata Isa.

Merespons upaya mengatasi konflik keluarga dari sisi fiqih/hukum, Nyai Nurun Sariyah M.H. dari Pesantren Syafi’iyah Banyuwangi menyarankan perlunya LKKNU ke depan melakukan kampanye edukasi kepada generasi milenial atau Gen-Z.

“Tentu caranya disesuaikan dengan mereka yang mungkin lebih ringan dengan grafis atau video untuk memaparkan pentingnya nilai-nilai Islam dan NU dalam keluarga maslahah. NU juga sangat mementingkan nilai-nilai toleran, ukhuwah, dan kemaslahatan bersama,” kata Koordinator Bidang Moderat PW LKKNU Jatim itu.

Dalam pembinaan keluarga, ia menjelaskan pendekatan Fikih memprioritaskan lima hal yakni rahmah (kasih sayang), akhlak (hubungan baik antar-anggota keluarga), tauhid (kehambaan utama pada Allah tanpa ada dominasi anggota keluarga tertentu), khalifah fil ardli (tanggung jawab kemanusiaan, seperti lingkungan), dan maqashid syariah (menjaga jiwa/ilmu dan raga/harta untuk bekal kehidupan).

Hal yang sama juga dikemukakan Guru Besar Fakultas Kedokteran Unair Surabaya Prof. Dr. Eighty Mardiyan K., dr., Sp.OG.SubSp.Urogin-RE (K) terkait pentingnya edukasi bagi Gen-Z dalam membangun keluarga maslahah.

Diantaranya edukasi tentang Kesehatan reproduksi perempuan, karena risikonya dalam data tahun 2015 adalah 305 ibu meninggal dunia dari setiap 100.000 kelahiran.

“Jadi, peran ibu itu penting untuk mewujudkan Keluarga maslahah, karena kebersamaan ibu dengan anak itu penting hingga dewasa dan berkeluarga. Kalau ibu tidak sehat, maka mustahil hal itu terjaga, karena itu edukasi tentang kesehatan reproduksi perempuan itu penting. Organ reproduksi perempuan itu rentan, karena itu harus sehat, yakni vagina, rahim, saluran telur, payudara. Soal turunnya pernikahan Gen-Z, saya kira karena penundaan, misalnya nunggu beli rumah,” katanya.

Pakar komunikasi Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Dr. Dewi Quraisyin, S.Pd.I., M.Si., menyoroti pentingnya “komunikasi” untuk menumbuhkan “kasih”. Karena tujuan pernikahan itu bukan sebatas tujuan agama, bahkan Islam menyebut tiga tujuan yakni sakinah (ketenangan jiwa), mawaddah (saling cinta/memberi), dan rahmah (kasih sayang).

Untuk ketenangan jiwa, rasa saling (cinta/memberi), dan kasih sayang, kuncinya adalah komunikasi. Komunikasi yang solutif adalah memahami orang lain dan keterampilan mendengarkan. Laki-laki itu butuh dihormati, dihargai, dan ditaati, sedangkan perempuan itu butuh dicintai, disayangi, dan dilindungi. Itu fitrah yang harus dipahami. Keterampilan mendengarkan juga solusi penting, bahkan 70 persen komunikasi itu mendengarkan, bukan bicara. “Nah, digital itu masalah besar yang perlu pembatasan untuk jalannya komunikasi,” katanya.

Pentingnya komunikasi yang adil itu didukung aktivis Fatayat NU Jatim dan Penasehat Fatayat NU Bondowoso Nur Diana Khalidah S.Ag., M.Pd., yang juga Anggota PUG dan Anggota tim KLA Bondowoso.
“Regulasi yang berbeda antara laki-laki dan perempuan itu bukanlah perbedaan, tapi itulah keadilan hakiki yang bersumber dari perbedaan biologis dari Sang Pencipta,” katanya.

Ia menambahkan Nabi Muhammad SAW berjuang selama 23 tahun untuk membebaskan perempuan dari ketidakadilan. Maka pembedaan perempuan itulah keadilan hakiki. “LKKNU perlu melakukan edukasi soal ini, jangan hanya sekali webinar, juga perlu edukasi lewat podcast atau platform lain,” pungkasnya. ( kai)

Share This :

Ditempatkan di bawah: Uncategorized

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Fariz RM: Di Antara Nada, Godaan Narkoba, dan Upaya Bangkit

23 Februari 2026 By admin

Ketika Hutan Terkubur Lumpur: Jeritan Sunyi Gajah Sumatera di Bener Meriah

23 Februari 2026 By admin

Sahur Tanpa Meja Makan: Cerita Para Perantau di Kota Besar

23 Februari 2026 By admin

Puasa Bikin Kulit Kering? Ini Tips Dokter Unair agar Tetap Sehat

23 Februari 2026 By wah

Muzani: Ambang Batas 7 Persen Terlalu Tinggi

23 Februari 2026 By admin

Jatim Pecahkan Dua Rekor MURI, 20.000 Porsi Buka Puasa dan 18.000Jamaah Lantunkan Asmaul Husna

22 Februari 2026 By zam

Pemkot Surabaya Gandeng Pengembang Percepat Pendataan DTSEN

22 Februari 2026 By admin

Penjualan Tiket KA Lebaran 2026: Jutaan Terjual di Sejumlah Daops

22 Februari 2026 By admin

Presiden Kerahkan Kekuatan, Pemulihan Pascabencana Sumatera Dipercepat

22 Februari 2026 By admin

4 Tahun Menyalakan Optimisme: Jejak dan Ikhtiar TRIGGER.ID

22 Februari 2026 By admin

Kesiapan Lebaran 2026 di Jawa Timur Dimatangkan

21 Februari 2026 By zam

Masjid Bungkuk Singosari, Saksi Sunyi Perjuangan Sejak Era Diponegoro

21 Februari 2026 By zam

Persebaya Bidik Kemenangan di Jepara

21 Februari 2026 By admin

Menlu: TNI di Gaza Fokus Misi Kemanusiaan

21 Februari 2026 By admin

Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Trump

21 Februari 2026 By admin

STY: Karier di Liga 1 Bukan Masalah bagi Pemain Naturalisasi

21 Februari 2026 By admin

Dua Abad Harmoni dan Cahaya Toleransi Klenteng Eng An Kiong

20 Februari 2026 By admin

Waspada Lonjakan Gula Darah Saat Berbuka

20 Februari 2026 By admin

Lautaro Cedera, Inter Milan Terpukul

20 Februari 2026 By admin

Persebaya Sesuaikan Latihan di Bulan Ramadan

20 Februari 2026 By admin

Trump Janji AS Sumbang Rp162 Triliun untuk Rekonstruksi Gaza

20 Februari 2026 By admin

AS Siap Serang Iran, Trump Belum Putuskan

19 Februari 2026 By admin

Ketika Kebaikan Terlupakan: Ujian Sabar dari Seorang Office Boy

19 Februari 2026 By admin

Inter Takluk 1-3 di Kandang Bodo/Glimt

19 Februari 2026 By admin

Takjil dan Iftar: Memahami Makna dan Adab Berbuka Puasa

18 Februari 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Februari 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  
« Jan    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Ketika Habis Ramadhan, Hamba Rindu Lagi Ramadhan

30 Maret 2025 Oleh admin

Tujuh Tradisi Lebaran yang Selalu Dinantikan

29 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Menkes: Kenaikan Iuran BPJS Tak Sentuh Warga Miskin
  • Waspada Kopi dan Teh saat Ramadan, Pakar Ingatkan Risiko Dehidrasi
  • Detik-Detik Menjelang Maghrib: Tradisi Menunggu Berbuka di Berbagai Daerah
  • Anak, Amanah yang Menguji dan Memuliakan
  • Hakimi Hadapi Sidang Dugaan Kekerasan Seksual

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.