
Jakarta (Trigger.id) – Pemerintah Indonesia resmi menetapkan jadwal keberangkatan jamaah haji tahun 2026 dengan sistem dua gelombang. Berdasarkan infografis yang dirilis oleh ANTARA, total terdapat 525 kelompok terbang (kloter) yang akan diberangkatkan secara bertahap mulai 22 April 2026.
Pemberangkatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan kelancaran, kenyamanan, dan keselamatan jamaah selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.
Dua Gelombang Pemberangkatan
Skema keberangkatan dibagi menjadi dua gelombang utama:
- Gelombang I
Jamaah diberangkatkan dari berbagai embarkasi di Indonesia menuju Madinah. Pada fase ini, jamaah akan menjalani ibadah arbain (shalat 40 waktu di Masjid Nabawi) sebelum bergerak ke Makkah. - Gelombang II
Jamaah diberangkatkan langsung menuju Makkah melalui Jeddah untuk fokus pada rangkaian ibadah haji, termasuk wukuf di Arafah.
Pembagian dua gelombang ini telah menjadi pola yang diterapkan setiap tahun untuk mengatur kepadatan jamaah di Arab Saudi serta menyesuaikan dengan jadwal ibadah.
Total 525 Kloter, Ribuan Jamaah Bergerak Bertahap
Dengan total 525 kloter, setiap kelompok terbang terdiri dari ratusan jamaah yang didampingi petugas haji. Kloter-kloter ini akan diberangkatkan secara bergiliran dari berbagai embarkasi di seluruh Indonesia.
Setiap kloter memiliki jadwal keberangkatan, pemondokan, hingga kepulangan yang telah diatur secara rinci oleh Kementerian Agama guna meminimalkan risiko penumpukan dan kendala teknis.
Fokus pada Pelayanan dan Keamanan
Pemerintah melalui Kementerian Agama menegaskan bahwa seluruh proses pemberangkatan telah dipersiapkan secara matang, termasuk:
- Kesiapan transportasi udara
- Akomodasi di Madinah dan Makkah
- Layanan kesehatan jamaah
- Pendampingan ibadah oleh petugas profesional
Langkah ini diharapkan mampu memberikan pengalaman ibadah haji yang lebih nyaman, aman, dan khusyuk bagi seluruh jamaah Indonesia.
Imbauan untuk Jamaah
Calon jamaah diimbau untuk terus memantau informasi resmi terkait jadwal keberangkatan kloter masing-masing serta menjaga kondisi kesehatan menjelang keberangkatan.
Dengan persiapan matang dan sistem kloter yang terorganisir, penyelenggaraan haji 2026 diharapkan berjalan lancar dan menjadi momen ibadah yang penuh makna bagi seluruh jamaah Indonesia. (ian)



Tinggalkan Balasan