
Malang (Trigger.id) — Kampung Kayutangan Heritage mencatat lonjakan signifikan jumlah wisatawan selama libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Destinasi wisata berbasis sejarah yang berada di pusat Kota Malang ini dikunjungi sekitar 31.000 wisatawan dalam sepekan terakhir.
Selain lokasinya yang strategis, Kampung Kayutangan Heritage dikenal memiliki nilai historis tinggi dengan deretan rumah berarsitektur kolonial Belanda yang masih terjaga. Keunikan tersebut menjadikannya salah satu tujuan favorit wisatawan dari berbagai daerah.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kayutangan Heritage, Mila Kurniawati, mengatakan kunjungan wisatawan pada libur Nataru tahun ini meningkat tajam dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Peningkatan jumlah pengunjung bahkan mencapai dua kali lipat.
Menurutnya, masa libur Natal dan Tahun Baru menjadi periode paling ramai sejak Kampung Kayutangan Heritage resmi dibuka sebagai destinasi wisata pada 2016. Setiap harinya, jumlah pengunjung rata-rata berada di kisaran 3.000 hingga 4.000 orang.
“Puncaknya terjadi pada 27 Desember dengan sekitar 5.500 kunjungan, disusul 28 Desember yang hampir mencapai 5.000 pengunjung,” ungkap Mila.
Meski tidak memasang target kunjungan tertentu, pihak pengelola berencana terus memperkuat daya tarik kawasan tersebut, terutama melalui pengembangan wisata kuliner. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah mengoptimalkan Pasar Talun sebagai bagian dari pengalaman wisata.
“Potensinya sudah ada, tinggal ditata dan dikemas ulang. Harapannya, selain berkunjung, wisatawan juga menikmati kuliner sehingga roda perekonomian warga bisa ikut bergerak,” ujarnya.



Tinggalkan Balasan