• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Cuaca Panas 38 Derajat, Pakar Unair : Kendalikan Emosi

24 Oktober 2026 by admin Tinggalkan Komentar

Surabaya (Trigger.id) – Cuaca panas ekstrem yang melanda Kota Surabaya dan sejumlah wilayah sekitarnya tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga berpotensi memengaruhi kondisi psikologis dan pola komunikasi masyarakat.

Suhu udara yang mencapai 37 hingga 38 derajat celsius dapat meningkatkan kelelahan, mengganggu konsentrasi, serta membuat seseorang lebih mudah tersulut emosi.

Pakar komunikasi Universitas Airlangga, Dr Suko Widodo, Drs MSi, mengatakan kondisi lingkungan yang terlalu panas dapat memengaruhi kenyamanan tubuh sekaligus kemampuan seseorang dalam mengendalikan emosi ketika berinteraksi dengan orang lain.

Menurutnya, kondisi fisik yang tidak nyaman berpotensi mengurangi kemampuan seseorang untuk merespons situasi secara tenang dan rasional.

Dampaknya, komunikasi yang seharusnya berlangsung dengan baik dapat berubah menjadi kurang efektif, bahkan memicu kesalahpahaman.Ketua Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Jawa Timur ini menjelaskan kelelahan fisik dan kekurangan cairan akibat paparan suhu tinggi dapat membuat seseorang lebih sensitif terhadap keadaan di sekitarnya.

Dalam situasi ini, kemampuan mengendalikan diri saat berkomunikasi menjadi penting. Ketika kondisi emosional terganggu, seseorang cenderung lebih mudah menggunakan nada bicara tinggi, memilih kata-kata yang kurang tepat, atau memberikan respons berlebihan terhadap persoalan sederhana.

“Ketidaknyamanan tubuh dapat memengaruhi kondisi emosional, sementara emosi akan menentukan pilihan kata, nada bicara, serta cara kita merespons orang lain. Akibatnya, kesalahpahaman kecil di ruang publik bisa dengan mudah berkembang menjadi pertengkaran,” ujar Suko dikutip dari laman Unair, Sabtu (24/10).

Risiko ini dapat semakin meningkat di tempat-tempat dengan aktivitas tinggi, seperti jalan raya. Kemacetan, suara klakson kendaraan, serta panas yang memantul dari permukaan aspal menjadi kombinasi yang dapat menguji kesabaran pengguna jalan.Situasi yang melelahkan berpotensi memicu perilaku agresif, mulai dari saling membentak hingga perselisihan antarpengendara.

Masyarakat perlu memahami bahwa menjaga ketenangan dan mengendalikan respons emosional merupakan bagian penting dalam menghadapi kondisi cuaca yang tidak nyaman.

Menghadapi cuaca panas ekstrem, masyarakat tidak cukup hanya memperhatikan kesehatan fisik, tetapi juga perlu menjaga kestabilan emosi. Upaya sederhana, seperti memenuhi kebutuhan cairan tubuh, menghindari paparan matahari berlebihan, serta beristirahat ketika mengalami kelelahan, dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan akibat suhu tinggi.

Selain itu, masyarakat dianjurkan memberikan jeda sebelum merespons situasi yang memancing emosi. Sikap ini dapat diterapkan dalam berbagai lingkungan, mulai dari keluarga, kampus, tempat kerja, hingga ruang publik.

Pengendalian emosi juga perlu diimbangi dengan sikap saling memahami. Ketika menghadapi orang lain yang terlihat lelah atau kurang sabar, sebaiknya tidak terburu-buru membalas dengan perkataan atau tindakan yang dapat memperkeruh keadaan.

Di jalan raya, misalnya, pengguna kendaraan perlu menjaga jarak aman, menghindari tindakan provokatif, serta tidak memaksakan diri berkendara ketika kondisi tubuh sudah terlalu lelah.Suko menekankan cuaca panas yang melelahkan seharusnya tidak menjadi alasan mengabaikan etika berkomunikasi dan kepedulian terhadap sesama.

Kesabaran dan kemampuan memahami kondisi orang lain diperlukan agar tekanan akibat lingkungan tidak berkembang menjadi persoalan sosial.“Mari kita tingkatkan rasa sabar dan saling pengertian. Di tengah situasi yang melelahkan akibat cuaca ekstrem, tidak semua perbedaan pendapat atau kesalahan kecil harus direspons dengan kemarahan,” pungkasnya. (wah)

Share This :

Ditempatkan di bawah: jatim, update Ditag dengan:Cuaca extrem, Cuaca Panas, surabaya

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

UM dan UNESA Berebut Takhta Futsal Campus League 2026

19 Oktober 2026 By admin

Garden Fest Menikmati Persawahan Sore Hari

19 Oktober 2026 By admin

350 Atlet Selam Adu Cepat di SRC

19 Oktober 2026 By admin

Pasokan BBM Malang Raya Ditambah 120 %, Warga Jangan Panic Buying

18 Oktober 2026 By admin

Stok Pertalite Turun Jadi 16-18 Hari Pasca Harga Pertamax Naik

17 Oktober 2026 By admin

PM2.5 Picu Kualitas Udara Surabaya Memburuk, Warga Diimbau Waspada

16 Oktober 2026 By admin

Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, IHSG Anjlok hingga 8 Persen

16 Oktober 2026 By admin

Prof Masdar Hilmy Resmi Pimpin UINSA

15 Oktober 2026 By admin

Benahi Permukiman Ala Singapura Menuju Kota Surabaya 2045

15 Oktober 2026 By admin

Cegah Campak Sejak Dini Perlu Edukasi dan Imunisasi MR

14 Oktober 2026 By admin

Barcelona Puncaki Klasemen Liga Champions 2026/2027, Arsenal Tempel Ketat

14 Oktober 2026 By admin

Surabaya Siapkan Website Porprov, Atlet Bisa Cek Hotel hingga Kuliner

13 Oktober 2026 By admin

Gandrung Sewu Spektakuler, Libatkan 1.300 Penari Malam Hari

13 Oktober 2026 By admin

Penerbangan Soetta ke Jeddah dan Madinah Masih Normal

12 Oktober 2026 By admin

Mulai 12 Oktober 2026, KAI Daop 8 Surabaya Naikkan Tarif Khusus

12 Oktober 2026 By admin

Surabaya Petakan Venue Cabor Jelang Tuan Rumah Porprov 2027

11 Oktober 2026 By admin

Prof Inung : Jangan Asal Kuliah UIN, Santri Harus Kuasai Teknologi

11 Oktober 2026 By admin

Kajian Ahad Dhuha Forsikom: Sembilan Obat Malas

11 Oktober 2026 By admin

500 Undangan HUT ke-81 Jatim Ludes 31 Detik

10 Oktober 2026 By admin

TKD Tembus Rp 599,2 T Sampai September, Stimulus Daerah Diperkuat

10 Oktober 2026 By admin

Veda Pratama Ikut Kualifikasi Moto3 Mandalika

9 Oktober 2026 By admin

Cium Bau Gas LPG ? Jangan Nyalakan Sakelar, Ini Langkah Aman Mengatasinya

9 Oktober 2026 By admin

Biaya Haji 2027 Turun Rp 3,4 Juta, Pelunasan Jemaah Jadi Rp 23 Juta

8 Oktober 2026 By admin

1.000 Guru TK, RA, dan TPQ Jatim Dapat Kacamata Gratis

8 Oktober 2026 By admin

Taisei Marukawa, Mimpi Garuda dari Tanah Sakura

8 Oktober 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Oktober 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Sep    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Cuaca Panas 38 Derajat, Pakar Unair : Kendalikan Emosi
  • Diskominfo Tabalong Studi Banding ke PWI Jatim Pelajari Penguatan Pers
  • Akses Penanjakan Bromo Dibuka Usai Kebakaran
  • Pataka Resolusi Jihad, Kobarkan Semangat Juang Santri
  • ITS Ciptakan Futechi Farm, Kandang Ayam Pintar Terintegrasi IoT

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.