• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Prof Inung : Jangan Asal Kuliah UIN, Santri Harus Kuasai Teknologi

11 Oktober 2026 by admin Tinggalkan Komentar

Prof Dr Ahmad Zainul Hamdi MAg (Inung) saar FGD bersama ISNU Jatim, Sabtu (10/10)

Surabaya (Trigger.id)– Santri Nahdlatul Ulama (NU) didorong berani keluar dari zona nyaman pendidikan keagamaan dan mulai memperluas kiprah di bidang sains serta teknologi. Pesan ini disampaikan Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pendidikan Agama dan Keagamaan Kementerian Agama (Kemenag), Pro Dr Ahmad Zainul Hamdi MAg, dalam Focus Group Discussion (FGD) Santri Next yang digelar Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jawa Timur di Ballroom Hotel Mercure Grand Mirama, kawasan Darmo, Surabaya, Sabtu (10/10/2026).

Di hadapan sekitar 200 anggota dan pengurus ISNU Jawa Timur, Inung -sapaan akrab Prof Zainul Hamdi menyoroti tantangan besar yang masih dihadapi warga NU, terutama dalam aspek SDM, tingkat pendidikan, dan kesejahteraan ekonomi.Menurutnya, besarnya jumlah warga NU yang menjadi mayoritas di Indonesia seharusnya diikuti dengan peningkatan kualitas SDM.

Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan keunggulan dari sisi kuantitas belum sepenuhnya berbanding lurus dengan kualitas pendidikan dan daya saing.“Kita ini jangan lagi bicara banyak-banyakan jumlah. Karena kalau soal itu, kita sudah menang. Tapi kalau soal kualitas SDM, jujur saja, kita masih jauh tertinggal,” ujar Zainul saat diskusi bertema Gerbang Baru Nusantara: Dari Pesantren Menjadi Game Changer Transformasi Jawa Timur.Ia menjelaskan, salah satu persoalan mendasar adalah masih terbatasnya akses dan capaian pendidikan tinggi di kalangan warga NU.

Mayoritas warga NU, menurut paparan Zainul, masih memiliki tingkat pendidikan maksimal SMA sederajat dan SMP.Kondisi ini turut berimplikasi terhadap kesejahteraan ekonomi. Ia memaparkan, warga NU yang masuk kategori kelas atas berdasarkan pendapatan baru mencapai 8,6 persen, sedangkan kelompok kelas menengah sebesar 35,9 persen. Sementara itu, 37,5 persen berada dalam kategori kelas menengah bawah dan 18 persen lainnya termasuk kelompok berpendapatan rendah.

Komposisi ini menunjukkan sebagian besar warga NU masih menghadapi tantangan meningkatkan taraf hidup. Salah satu solusi yang ditawarkan Zainul memperkuat pendidikan berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM), yakni sains, teknologi, teknik, dan matematika, di lingkungan pesantren maupun lembaga pendidikan Islam.

Menurutnya, pendidikan agama tetap menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter, moral, dan kepribadian santri. Namun, bekal keagamaan perlu dilengkapi dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi agar lulusan pesantren mampu menjawab kebutuhan zaman.Ia menilai, keterbatasan lembaga pendidikan Islam yang memberikan penguatan pada bidang STEM menjadi salah satu tantangan yang perlu segera diatasi.

Tanpa penguasaan sains dan teknologi, lulusan pesantren berisiko menghadapi kesulitan untuk bersaing di tengah perubahan dunia kerja dan perkembangan industri digital.Dalam konteks ini, Zainul melontarkan pernyataan yang cukup menarik perhatian peserta FGD. Ia mengingatkan santri agar tidak hanya menjadikan perguruan tinggi keagamaan sebagai pilihan melanjutkan pendidikan, terutama jika pilihan jurusannya masih terbatas pada bidang keagamaan.“Jadi lulusan pesantren jangan lagi kuliah di UIN. Apalagi ngambil jurusan tarbiyah,” celetuknya, yang disambut tawa peserta diskusi. Prof Inung sendiri adalah guru besar UINSA Surabaya dan mengaku kuliah jurusan tarbiyah (pendidikan).

Pernyataan ini bukan berarti santri dilarang melanjutkan pendidikan di Universitas Islam Negeri (UIN). Sebaliknya, Zainul mendorong para santri lebih berani mengambil program studi sains dan teknologi.Ia menegaskan, santri perlu memperluas orientasi pendidikan agar tidak hanya berkutat pada bidang keagamaan, tetapi juga mampu menguasai ilmu-ilmu yang dibutuhkan dalam pengembangan teknologi, industri, dan inovasi.“Boleh ambil kuliah di UIN. Tapi, harus ambil jurusan sains dan teknologi. Bukan lagi ambil jurusan keagamaan. Percaya pada saya. Soalnya yang ngomong ini dosen UIN,” kata Zainul.

Pernyataan ini menjadi penegasan bahwa pesantren dan pendidikan tinggi Islam perlu terus beradaptasi. Santri diharapkan tetap memiliki akar keilmuan agama yang kuat, sekaligus menguasai kompetensi profesional yang relevan dengan tantangan masa depan.Sementara Ketua Pengurus Wilayah ISNU Jawa Timur, Prof. Dr. HM Afif Hasbullah, SH, M.Hum., menjelaskan FGD Santri Next diselenggarakan untuk menghadirkan perspektif baru bagi santri, khususnya generasi muda NU, dalam menghadapi perubahan zaman. “Santri harus mampu menghadirkan pemikiran, gagasan, inovasi, hingga gerakan nyata di berbagai sektor kehidupan. Santri mesti senantiasa memegang kendali,” tegas Afif. (wah)

Share This :

Ditempatkan di bawah: jatim, update Ditag dengan:NU, santri, UIN

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Jawara FIFA ASEAN Cup 2026 Lewat Adu Penalti

6 Oktober 2026 By admin

Herdman Ingin Hentikan Dominasi Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026

5 Oktober 2026 By admin

Pemerintah Siapkan Rp 31 T, Usia Diatas 17 Tahun Dapat Rekening Bank

5 Oktober 2026 By admin

Prabowo Resmikan 204 Satuan TNI dan 6 Kodam Baru

5 Oktober 2026 By admin

Logo HUT Ke-81 Jatim Tegaskan Arah Pembangunan Berkelanjutan

4 Oktober 2026 By admin

Kemkomdigi : Notifikasi Tak Cukup, Operator Harus Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

4 Oktober 2026 By admin

KCL Singhasari Siapkan Dua Magister Baru, Fokus Perkuat Keamanan Siber

3 Oktober 2026 By admin

Dekananto Eko Purwono Dipercaya Jadi Kapolda Jatim

3 Oktober 2026 By admin

“Batik Berlayar” Merawat Tradisi Menggairahkan Ekonomi

2 Oktober 2026 By admin

Gubernur Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 30 November 2026

2 Oktober 2026 By admin

Jelang Konferensi PWI Jatim, DPS Keluar, Masa Sanggah hingga 2 Oktober 2026

1 Oktober 2026 By admin

PBNU Umumkan 210 Pengurus Periode 2026-2031, Gus Kikin Tekankan Pemerataan Kader

1 Oktober 2026 By isa

BAZNAS Jatim-UNUSA Perkuat Sinergi, Dorong Beasiswa, Riset, dan Pemberdayaan UMKM

1 Oktober 2026 By admin

‘Apartemen’ Lapas Cibinong Tak Tercatat Aset Negara. Siapa Donaturnya ?

1 Oktober 2026 By admin

Kenali Influenza A pada Anak: Gejala dan Cara Cegah Penularan

30 September 2026 By admin

Sambut Allergy Awareness Day, Morinaga Soya Rayakan Beragam Potensi Anak di Surabaya dan Malang

30 September 2026 By zam

Jalan Tol Prosiwangi Segmen Gending-Paiton Dibuka Hari Ini, Gratis Selama 14 Hari

30 September 2026 By zam

Gaya Hidup Tak Sehat Picu Serangan Jantung Usia Muda

29 September 2026 By admin

Rumah Kaca Sekolah Bumi Shalawat Jadi Laboratorium Agrikultur Modern

29 September 2026 By admin

Tips Memilih Daging Sapi Aman dan Berkualitas

29 September 2026 By admin

Jelang Indonesia vs Malaysia, GBK Semarak Hiburan Suporter

28 September 2026 By admin

Syahrini 7 Tahun Setelah Jaga Anak dan Reino Barack

28 September 2026 By admin

Opera Kolosal “Merah Putih Bertanya” Refleksi Perobekan Bendera

27 September 2026 By admin

Manasik Haji 2027 Dimulai Lebih Awal

27 September 2026 By admin

Guruh Soekarnoputra, Merawat Warna Budaya Indonesia Sampai Akhir Hayat

26 September 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Oktober 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Sep    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Prof Inung : Jangan Asal Kuliah UIN, Santri Harus Kuasai Teknologi
  • Kajian Ahad Dhuha Forsikom: Sembilan Obat Malas
  • 500 Undangan HUT ke-81 Jatim Ludes 31 Detik
  • TKD Tembus Rp 599,2 T Sampai September, Stimulus Daerah Diperkuat
  • Veda Pratama Ikut Kualifikasi Moto3 Mandalika

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.