• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Citayam Fashion Week, Ekspresi Kaum Muda Tanpa Batas

24 Juli 2022 by admin Tinggalkan Komentar

Ilustrasi Citayam Fashion Week (CFW). Foto/Kapanlagi.com

Surabaya (Trigger.id) – Beberapa hari belakangan Citayam Fashion Week (CFW) menjadi perbincangan banyak kalangan. Tidak hanya di jagat digital tetapi di dunia nyata ternyata juga mendapat perhatian dari Presiden Joko Widodo dan juga akademisi.

Menurut Jokowi fenomena remaja SCBD (Sudirman, Citayam, Bojonggede, Depok) di Dukuh Atas, Jakarta Pusat tersebut merupakan bagian dari kreativitas anak-anak remaja.

“Asal tidak menabrak aturan. Itu kan kreatif, karya-karya seperti itu, kenapa harus, kreativitas seperti itu, kenapa harus dilarang? Asal tidak menabrak aturan, tidak melanggar aturan,” ujar Jokowi di Istana Presiden Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 23 Juli 2022.

Jokowi meminta agar fenomena tersebut tidak perlu dipersoalkan. Menurut dia, asalkan kegiatan remaja SCBD positif, dirinya memberikan dukungan penuh. “Asalkan positif, saya kira nggak ada masalah. Jangan diramaikan lah, hal-hal yang positif itu diberikan dukungan dan didorong,” kata Jokowi. 

Baca juga: Citayam Fashion Week Bentuk Artikulasi Kultural dan Identitas Fashion Anak Muda

Apa yang membuat CFW begitu menggugah orang untuk ingin datang atau hanya sekedar untuk ingin tahu agar tidak dipandang kurang update alias kudet?.

Prof Dra Rachmah Ida MCom PhD

Mengutip Mepnews.id, ada komentar menarik dari Prof Dra Rachmah Ida MCom PhD, pakar komunikasi Universitas Airlangga (Unair), menilai ini salah satu contoh ketika anak-anak muda merebut ruang yang oleh budaya mainstream sering dikuasai oleh mereka-mereka yang telah punya debut.

“Mereka melihat area tersebut merupakan ruang publik baru yang selama ini tidak mereka dapatkan di media massa atau ruang publik yang terlalu elit,” sebutnya.

Tren busana, yang selama ini disetir kalangan menengah ke atas, berusaha diubah melalui fenomena ini.

“Mereka mencoba melakukan dekonstruksi terhadap barang-barang fashion yang tidak dapat dijangkau orang-orang di jalan, dengan cara menyajikan fashion jalanan yang tidak kalah menariknya dengan fashion yang biasa dinikmati kalangan middle-upper class,” jelas guru besar pertama bidang media di Indonesia itu.

Menurut Prof Ida, busana yang dipakai sekumpulan remaja itu mengartikulasikan kreativitas dalam berpakaian keren tanpa adanya merek-merek ternama dan elit.

“Mereka ingin mengkomunikasikan bahwa ini urban street fashion yang selama ini termarjinalkan, tidak diperhatikan, dan mungkin bahkan tidak diakomodasi oleh media populer karena dianggap tidak laku,” ungkapnya.

Bila dilihat dari tampilan, gaya yang ditunjukan di CFW cenderung unik dan berbeda. Hal itu merupakan bentuk dari liberated young people. Yakni, keinginan anak muda untuk membebaskan diri dari kungkungan kapitalisme melalui busana.

Diakui Prof Ida, keberadaan media sosial mendorong munculnya subkultur baru. “TikTok menjadi media sosial gratis yang diminati, termasuk pada middle-lower class. Sehingga subkultur yang selama ini termarjinalkan, tidak ada tempat, bisa bermunculan.”

Keberanian remaja-remaja di CFW menunjukan eksistensi lewat busana itu dipuji Ida sebagai keberanian mengutarakan kebebasan berpakaian. “Selama ini, secara tidak sadar, busana telah dikotak-kotakan. Ini busana identitas desa, identitas kota, dan sebagainya,” ucap dosen Ilmu Komunikasi Unair tersebut.

Kemunculan fenomena CFW dimaknai Prof Ida sebagai kemunculan subkultur yang harus bisa diterima. “Jangan hanya budaya yang dimiliki kaum elit saja yang diterima, namun budaya yang lain juga harus punya kesempatan untuk menunjukan eksistensi identitas mereka,” jelasnya. (ian)

Share This :

Ditempatkan di bawah: ekonomi pariwisata, nusantara, seni budaya, update Ditag dengan:Bojonggede, Citayam, Citayam Fashion Week (CFW), Depok), Dukuh Atas Jakarta Pusat, SCBD (Sudirman

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Haj Qasem, Senjata Baru Iran di Tengah Bara Konflik

18 Maret 2026 By admin

Neymar dan Mimpi yang Belum Usai

18 Maret 2026 By admin

Liga Champions: City Pantang Menyerah Hadapi Madrid

17 Maret 2026 By admin

Hemat Energi Tanpa Mengorbankan Layanan Publik

17 Maret 2026 By admin

Menjaga Surabaya Tetap Rukun di Tengah Nyepi dan Idulfitri

17 Maret 2026 By admin

Drone Murah Iran yang Mengguncang Kekuatan Militer Barat

17 Maret 2026 By admin

Majelis Tarjih Muhammadiyah: Dam Haji Sah Disembelih di Indonesia

17 Maret 2026 By admin

MBG Rp335 Triliun: Antara Janji Gizi dan Tantangan Efisiensi

17 Maret 2026 By admin

Iran Klaim 80% Sistem Radar Pangkalan AS Hancur

16 Maret 2026 By admin

Liga Serie A: Lazio Tundukkan Milan 1-0

16 Maret 2026 By admin

Melasti di Watu Pecak, Menyucikan Diri Menjelang Nyepi

15 Maret 2026 By admin

Khofifah Bagikan Mushaf Madinah Hadiah Raja Salman

15 Maret 2026 By admin

Batagor Yunus, Oleh-Oleh Legendaris Bandung untuk Pemudik

15 Maret 2026 By admin

Tol Prosiwangi Dibuka Fungsional, Mudik Tapal Kuda Lebih Lancar

15 Maret 2026 By wah

Gilimanuk, Gerbang Mudik yang Tak Pernah Sepi

15 Maret 2026 By admin

Arsenal Kian Kokoh di Puncak, Tundukkan Everton 2-0 di Emirates

15 Maret 2026 By admin

Awal 2026, Ketika Kepala Daerah Berguguran di Meja OTT

15 Maret 2026 By admin

Mudik Tenang, Rumah Aman, Begini Pesan Surabaya Menjelang Lebaran

15 Maret 2026 By admin

Hemat Energi dan Wacana WFH di Tengah Bayang-bayang Krisis

14 Maret 2026 By admin

Ketika Harga Emas Mengubah Nisab Zakat

14 Maret 2026 By admin

Perang Modern, Ketika Laser Tak Mampu Menahan Drone

14 Maret 2026 By admin

Operasi Ketupat 2026, Menghadang Truk “Raksasa” di Jalur Mudik

14 Maret 2026 By admin

Ibu-ibu Surabaya Garda Depan Lawan Ancaman Digital

14 Maret 2026 By admin

Selat Hormuz, Jalur Sempit yang Mengguncang Dunia

13 Maret 2026 By admin

Belajar dari Kasus Yaqut: Begini Mekanisme Penentuan Kuota Haji

13 Maret 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Maret 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
« Feb    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Makna Ketupat dan Filosofi ‘Ngaku Lepat’ dalam Budaya Jawa
  • FIFA Jatuhkan Sanksi pada Asosiasi Sepak Bola Israel atas Kasus Diskriminasi
  • Merawat Tradisi Idul Fitri di Tengah Modernitas
  • Menyantap Hidangan Lebaran: Nikmatnya Santan Tanpa Risiko Kesehatan
  • Lebaran 2026 di Saudi dan Negara Timur Tengah Lainnya Jatuh 20 Maret

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.