• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Drone Murah Iran yang Mengguncang Kekuatan Militer Barat

17 Maret 2026 by admin Tinggalkan Komentar

Ilustrasi Drone Murah Iran yang Mengguncang Kekuatan Militer Barat. Foto: Modern War Institute

Surabaya (Trigger.id) – Di medan perang modern, teknologi mahal biasanya dianggap sebagai penentu kemenangan. Namun konflik terbaru di Timur Tengah menunjukkan kenyataan yang berbeda: sebuah drone murah dapat menjadi ancaman serius bahkan bagi militer paling canggih di dunia.

Dalam beberapa bulan terakhir, militer Amerika Serikat mengakui ratusan tentaranya mengalami luka-luka akibat serangan yang berkaitan dengan konflik melawan Iran. Data dari United States Central Command (CENTCOM) menyebut sekitar 200 tentara AS mengalami cedera, termasuk 10 orang yang mengalami luka serius.

Menurut juru bicara CENTCOM, Tim Hawkins, sebagian besar korban mengalami luka bakar, cedera otak traumatis, serta luka akibat pecahan ledakan. Meski sebagian besar telah kembali bertugas, insiden tersebut menunjukkan bagaimana senjata sederhana dapat menciptakan dampak besar.

Di balik serangan tersebut, terdapat satu jenis senjata yang menjadi perhatian dunia militer: drone bunuh diri Iran yang dikenal sebagai Shahed-136.

Senjata Murah dengan Dampak Besar

Drone Shahed diproduksi dengan biaya yang relatif murah, diperkirakan hanya sekitar 20.000 hingga 50.000 dolar AS per unit. Namun efeknya bisa jauh lebih mahal bagi pihak lawan.

Pesawat tanpa awak ini memiliki bentang sayap sekitar 3,5 meter dan mampu terbang hingga sekitar 1.900 kilometer. Drone tersebut membawa hulu ledak sekitar 50 kilogram dan dipandu sistem navigasi satelit untuk menghantam target yang telah diprogram sebelumnya.

Karena sifatnya yang sekali pakai dan relatif sederhana, drone ini sering disebut sebagai “drone satu arah” atau loitering munition—senjata yang terbang menuju target lalu meledak saat menghantam sasaran.

Yang membuatnya efektif bukan hanya kemampuan teknisnya, tetapi juga strategi penggunaannya. Iran sering meluncurkan drone dalam jumlah besar secara bersamaan, menciptakan efek “serangan kawanan” yang dapat membingungkan sistem pertahanan udara.

Strategi Asimetris

Dalam perang modern, negara dengan anggaran militer lebih kecil sering mengandalkan strategi asimetris. Artinya, mereka menggunakan teknologi murah untuk melawan sistem persenjataan mahal milik lawan.

Di sinilah drone Shahed memainkan peran penting. Untuk menghentikan satu drone murah, sistem pertahanan udara sering kali harus menembakkan rudal pencegat yang harganya bisa mencapai jutaan dolar.

Ketimpangan biaya ini membuat drone menjadi alat perang yang sangat efektif secara ekonomi.

Ketua Kepala Staf Gabungan AS, Dan Caine, bahkan mengakui bahwa drone semacam ini bertanggung jawab atas sebagian besar korban dalam serangan terbaru.

Dalam minggu pertama konflik saja, hampir dua ribu drone dilaporkan diluncurkan oleh Iran ke berbagai sasaran militer dan infrastruktur di kawasan Teluk.

Serangan tersebut menargetkan pangkalan militer, fasilitas energi, hingga infrastruktur sipil penting.

Senjata yang Mendunia

Drone Shahed sebenarnya bukan teknologi baru. Sebelum konflik terbaru di Timur Tengah, senjata ini telah digunakan secara luas dalam perang di Eropa Timur.

Rusia diketahui mengimpor ribuan drone Shahed dari Iran dan bahkan membangun fasilitas produksi untuk memproduksi versi lokalnya yang disebut Geran. Drone ini menjadi salah satu senjata yang sering digunakan dalam serangan ke kota-kota di Ukraina.

Selain itu, kelompok bersenjata Houthi Movement di Yaman juga dilaporkan menggunakan varian drone serupa untuk menyerang kapal dan infrastruktur di Laut Merah, yang sempat mengganggu jalur perdagangan internasional.

Ironisnya, konsep drone ini bahkan menginspirasi pengembangan sistem serupa oleh militer Barat. Amerika Serikat kini memiliki proyek drone dengan desain yang terinspirasi konsep tersebut.

Ancaman Baru di Era Perang Modern

Fenomena drone murah ini menunjukkan perubahan besar dalam karakter peperangan modern. Jika dahulu kekuatan militer diukur dari jumlah tank, kapal induk, atau jet tempur, kini senjata kecil yang diproduksi massal dapat mengubah keseimbangan pertempuran.

Drone murah seperti Shahed memperlihatkan bahwa inovasi sederhana bisa menjadi penyeimbang kekuatan militer global.

Di tangan strategi yang tepat, teknologi yang relatif sederhana dapat memaksa negara-negara dengan sistem pertahanan paling canggih sekalipun untuk berpikir ulang tentang cara menghadapi perang di masa depan. (ian)

Share This :

Ditempatkan di bawah: nusantara, update Ditag dengan:Drone, Drone Murah Iran, Iran, Kekuatan, Mengguncang, Militer Barat

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Prancis Lebih Termotivasi Hadapi Inggris demi Golden Boot Mbappe

18 Juli 2026 By admin

Inter Milan Bidik Djed Spence Gantikan Dumfries

17 Juli 2026 By zam

Sedekah: Investasi Abadi yang Tak Pernah Merugi

17 Juli 2026 By zam

Belajar ADEM di Jawa Timur, Mengabdi untuk Papua

12 Juli 2026 By admin

Festival Muharram LAZIS Nurul Falah Asah Hafalan dan Kreativitas Ratusan Santri

12 Juli 2026 By wah

Jatim Siap Perkuat Rantai Pasok Biodiesel B50, Khofifah Dukung Transformasi Energi Nasional

11 Juli 2026 By zam

De La Fuente Optimistis Spanyol Mampu Singkirkan Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026

11 Juli 2026 By wah

Ariana Grande Mundur dari American Horror Story 13, Tur Dunia Jadi Prioritas

11 Juli 2026 By zam

Intelektual Mengisi Jarak antara Teori dan Praktik

5 Juli 2026 By admin

Empat Tanda Calon Penghuni Surga yang Mulai Tampak Sejak di Dunia

5 Juli 2026 By admin

Jejak Kolaborasi Jatim Tekan Stunting: Penghargaan Persagi untuk Kepemimpinan Khofifah

5 Juli 2026 By admin

Arif Satria: ICMI Harus Bangun Peradaban Berbasis Data dan Integritas

4 Juli 2026 By zam

KNVB Ajukan Pengaduan Resmi atas Ujaran Rasis terhadap Tiga Pemain Belanda

4 Juli 2026 By zam

Portugal Lolos Dramatis, Ronaldo Torehkan Sejarah di Piala Dunia

3 Juli 2026 By zam

Real Madrid Bidik Bastoni untuk Perkuat Pertahanan

3 Juli 2026 By wah

Disabilitas Tak Tampak: Yang Tak Terlihat, yang Terabaikan

2 Juli 2026 By wah

Saat Camilan Menjadi Penjaga Kesehatan Mental

2 Juli 2026 By zam

Sensus Ekonomi 2026, Penentu Arah Pembangunan Jawa Timur

1 Juli 2026 By wah

Seluruh Penerbangan Umrah dan Haji Khusus di Soetta Dipusatkan ke Terminal 2F

1 Juli 2026 By wah

Mbappe Bersinar, Prancis Melaju ke 16 Besar

1 Juli 2026 By zam

Kemendikdasmen-BPOM budayakan hidup sehat lewat edukasi pangan aman

30 Juni 2026 By admin

DPD RI Apresiasi Haji 2026, Kemenhaj Berkomitmen Sempurnakan Tata Kelola

30 Juni 2026 By zam

Paraguay dan Maroko Buat Kejutan, Singkirkan Jerman dan Belanda untuk Melaju ke 16 Besar Piala Dunia 2026

30 Juni 2026 By wah

Kemenhaj: Sekitar 90 Persen Jemaah Haji Indonesia Sudah Kembali ke Tanah Air

29 Juni 2026 By zam

Khofifah Tinjau SPBU di Malang, Pastikan Pasokan Biosolar di Jawa Timur Tetap Aman

29 Juni 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Rihlah Yanmu Sowan ke Bahrul Ulum Jombang, Wakafkan Dua Ambulans dan Seribu Al-Quran
  • UWKS Perkuat Budaya Literasi melalui Seminar Nasional dan Peluncuran Buku Kredo Kewijayakusumaan
  • Khofifah: Data BPS Jadi Fondasi Pembangunan Presisi dan Kebijakan Tepat Sasaran
  • MUI Ingatkan AI Tak Boleh Mengikis Tradisi Sanad Keilmuan Islam
  • Survei: Mayoritas Warga AS Berpandangan Negatif terhadap Netanyahu

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.