• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Belajar Ngaji di Usia Senja: Ketika Hati Kembali Menemukan Cahaya

6 Maret 2026 by wah Tinggalkan Komentar

Oleh: Wachid Mukaidori*

Di sebuah sudut masjid selepas Ashar, suara terbata-bata terdengar lirih.
“Alif… lam… mim…”

Suara itu bukan milik anak kecil yang baru belajar mengeja huruf hijaiyah. Yang duduk di hadapan mushaf itu adalah seorang kakek berusia lebih dari 60 tahun. Tangannya sedikit gemetar ketika menunjuk huruf demi huruf. Sesekali ia tersenyum malu ketika salah membaca, lalu mengulanginya kembali dengan penuh kesabaran.

“Dulu saya sibuk bekerja. Sekarang baru sempat belajar,” ujarnya pelan.

Pemandangan seperti ini semakin sering terlihat di berbagai masjid, majelis taklim, hingga rumah-rumah Qur’an. Banyak orang yang baru mulai belajar membaca Al-Qur’an ketika usia sudah tidak muda lagi.

Bagi mereka, belajar mengaji bukan lagi sekadar kemampuan membaca. Ia adalah perjalanan pulang.

Ketika Hati Tersentuh di Ujung Usia

Bagi sebagian orang, usia senja sering menjadi masa perenungan. Anak-anak telah dewasa, pekerjaan mulai ditinggalkan, dan waktu terasa berjalan lebih lambat.

Di saat itulah banyak orang mulai bertanya kepada dirinya sendiri:
Sudahkah aku dekat dengan Al-Qur’an?

Perasaan itu yang dialami Pak Hasan, seorang pensiunan sopir truk. Selama puluhan tahun hidupnya dihabiskan di jalanan, mengangkut barang dari kota ke kota.

“Saya bisa bekerja keras, tapi membaca Qur’an saja belum lancar. Rasanya malu sekali,” katanya.

Namun rasa malu itu akhirnya berubah menjadi tekad. Ia mulai belajar dari nol bersama beberapa teman sebayanya di masjid kampung.

Bagi mereka, mengeja huruf hijaiyah seperti membuka pintu yang selama ini tertutup.

Al-Qur’an: Penyejuk Hati dan Penuntun Hidup

Para ulama sejak dahulu menegaskan bahwa Al-Qur’an bukan sekadar kitab bacaan. Ia adalah sumber ketenangan jiwa. Allah SWT berfirman:

أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang.”
(QS. Ar-Ra’d: 28)

Banyak orang yang baru merasakan kedalaman ayat-ayat Al-Qur’an ketika usia sudah matang. Setiap huruf yang dibaca seolah menjadi pengingat perjalanan hidup yang telah dilalui.

Bahkan Rasulullah SAW memberikan kabar gembira bagi orang yang belajar Al-Qur’an meski terbata-bata.

وَالَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَيَتَتَعْتَعُ فِيهِ وَهُوَ عَلَيْهِ شَاقٌّ لَهُ أَجْرَانِ

“Orang yang membaca Al-Qur’an dengan terbata-bata dan merasa sulit, maka baginya dua pahala.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Bagi para lansia yang baru belajar mengaji, hadis ini sering menjadi sumber semangat.

Mengaji di Usia Senja, Menguatkan Otak dan Jiwa

Menariknya, belajar membaca Al-Qur’an di usia lanjut juga memiliki manfaat kesehatan.

Sejumlah penelitian dalam bidang neurosains menunjukkan bahwa aktivitas membaca dan menghafal dapat merangsang kerja otak dan membantu menjaga daya ingat pada lansia.

Ahli saraf dari Universitas Indonesia, dr. Taruna Ikrar, pernah menjelaskan bahwa aktivitas membaca Al-Qur’an melibatkan konsentrasi, pengulangan, serta pemrosesan bahasa yang dapat membantu menjaga fungsi kognitif.

“Ketika seseorang membaca Al-Qur’an secara rutin, otak dilatih untuk tetap aktif. Ini baik untuk menjaga memori dan kesehatan mental,” ujarnya dalam beberapa kesempatan kajian ilmiah tentang kesehatan otak.

Selain itu, lantunan ayat-ayat Al-Qur’an juga terbukti memberikan efek relaksasi yang membantu menurunkan stres dan kecemasan.

Tidak heran jika banyak orang merasa lebih tenang setelah membaca atau mendengarkan Al-Qur’an.

Tak Ada Kata Terlambat

Di banyak majelis Qur’an, sering ditemukan kisah yang menyentuh hati.

Seorang nenek berusia 70 tahun yang baru bisa membaca Al-Qur’an setelah tiga tahun belajar.
Seorang kakek yang menangis ketika pertama kali berhasil menyelesaikan satu halaman mushaf tanpa kesalahan.

Tangis itu bukan tangis kesedihan.
Ia adalah tangis syukur.

Karena pada akhirnya mereka menyadari satu hal:
Tidak ada kata terlambat untuk mendekat kepada Al-Qur’an.

Cahaya yang Menemani Perjalanan Pulang

Usia senja sering disebut sebagai masa kembali kepada Allah. Dalam perjalanan pulang itu, Al-Qur’an menjadi teman yang paling setia.

Setiap huruf yang dibaca bernilai pahala.
Setiap ayat yang direnungkan menjadi cahaya.

Mungkin dulu kita sibuk bekerja, mengejar dunia, atau menunda belajar membaca Al-Qur’an.

Namun pintu itu masih terbuka.

Selama nafas masih berhembus, selama hati masih ingin mendekat kepada Allah, selalu ada kesempatan untuk memulai.

Karena pada akhirnya, banyak orang baru menyadari bahwa kebahagiaan yang paling menenangkan bukanlah harta atau jabatan.

Melainkan ketika hati mampu berkata dengan penuh haru: “Hari ini aku kembali membaca kitab Tuhanku.”

—000—

*Dewan Redaksi Trigger.id

Share This :

Ditempatkan di bawah: jatim, nusantara, update, wawasan Ditag dengan:Belajar, Belajar Ngaji, Cahaya, hati, Menemukan

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Menjemput Lailatul Qadar di Masjid Tegalsari

5 Maret 2026 By wah

Coretax Gantikan e-Filing, Wajib Pajak Diminta Cermat Validasi Data

5 Maret 2026 By admin

Korban di Iran Tembus 1.000 Orang Lebih, Serangan Israel-AS Terus Berlanjut

5 Maret 2026 By admin

Cahaya Quran di Kampung Ampel: Nuzulul Quran yang Menggetarkan Jiwa

4 Maret 2026 By admin

Mengapa Pemimpin Eropa Sulit Satu Suara soal Konflik Iran-Israel

4 Maret 2026 By admin

Antara Sejarah dan Harapan: Ramadan di Jantung Granada

4 Maret 2026 By admin

Atletico Madrid ke Final Usai Singkirkan FC Barcelona

4 Maret 2026 By admin

Inter Milan Tertahan 0-0 oleh Como 1907

4 Maret 2026 By admin

Warga Teheran Cemas Krisis Pangan di Tengah Perang

4 Maret 2026 By admin

Israel Serang Gedung Majelis Ulama Iran

4 Maret 2026 By admin

Kemnaker Terbitkan SE, Wajibkan THR 2026 Cair Tepat Waktu

3 Maret 2026 By admin

Bahlil: Harga Pertalite Tetap, Nonsubsidi Disesuaikan

3 Maret 2026 By admin

DPR Desak Mitigasi Jemaah Umrah Tertahan di Saudi

3 Maret 2026 By admin

Batik Kelor Kepulungan Gempol Pasuruan Kian Berkembang

3 Maret 2026 By admin

Eri Cahyadi Tegaskan Zakat untuk Warga Surabaya

3 Maret 2026 By admin

Tavares Puji Mental Anak Asuhnya Usai Tahan Imbang Persib

3 Maret 2026 By admin

Ribuan Jemaah Umrah Asal Jatim Tertahan di Saudi Akibat Konflik

3 Maret 2026 By admin

Umrah Diminta Tunda, Kemenhaj Utamakan Keselamatan Jamaah

3 Maret 2026 By admin

Netanyahu Dorong Trump Menyerang Iran

3 Maret 2026 By admin

Erdogan Serukan Gencatan Senjata di Iran

3 Maret 2026 By admin

Starmer Tegaskan Inggris Tak Ikut Serangan ke Iran

3 Maret 2026 By admin

Mudik Gratis Jatim 2026, Kuota 7.000 Dilayani Bus dan Kapal

2 Maret 2026 By zam

Pertamax Naik per 1 Maret, Ini Rincian Harga BBM Terbaru

2 Maret 2026 By zam

Ramadan di Bawah Dengung Drone Perang

2 Maret 2026 By admin

Lonjakan Gula Darah dan Risiko Alzheimer

2 Maret 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Maret 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
« Feb    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Ketika Habis Ramadhan, Hamba Rindu Lagi Ramadhan

30 Maret 2025 Oleh admin

Tujuh Tradisi Lebaran yang Selalu Dinantikan

29 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Menjaga Stamina Akhir Ramadan, Dokter Ingatkan Pola Sahur dan Tidur Cukup
  • Miliarder UEA Kritik Tajam Trump Soal Perang Iran
  • Belajar Ngaji di Usia Senja: Ketika Hati Kembali Menemukan Cahaya
  • Jelang Lebaran, Jasa Marga Surabaya Mojokerto Tingkatkan Pemeliharaan Ruas Jalan Tol
  • City Tertahan, Guardiola: Perburuan Gelar Belum Usai

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.