• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Bersihkan Kelenteng, Bersihkan Hati: Tradisi Menyambut Imlek di Semarang

25 Januari 2025 by admin Tinggalkan Komentar

Semarang (Trigger.id) – Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili yang akan jatuh pada 29 Januari 2025, suasana di Kota Semarang, Jawa Tengah, mulai terasa semarak. Salah satu tradisi yang menjadi sorotan adalah kegiatan membersihkan kelenteng yang dilakukan oleh masyarakat Tionghoa. Aktivitas ini bukan sekadar rutinitas menjelang perayaan, tetapi juga memiliki makna filosofis yang dalam: membersihkan tempat ibadah sekaligus membersihkan hati.

Di Kelenteng Sam Poo Kong, salah satu ikon Kota Semarang, terlihat puluhan umat bersama-sama menyapu lantai, mengelap patung-patung dewa, dan mengecat ulang ornamen yang mulai pudar warnanya. Aktivitas ini dilakukan dengan penuh semangat dan kebersamaan. “Membersihkan kelenteng adalah wujud bakti kami kepada para leluhur dan dewa, serta cara untuk mempersiapkan diri menyambut tahun baru dengan hati yang bersih dan pikiran yang jernih,” ujar Wijaya, seorang pengurus kelenteng.

Menurut tradisi, Imlek merupakan momen untuk meninggalkan segala hal buruk di masa lalu dan memulai lembaran baru yang lebih baik. Oleh karena itu, membersihkan kelenteng menjadi simbol pembersihan diri dari hal-hal negatif. “Kami percaya bahwa kebersihan fisik kelenteng mencerminkan kebersihan batin. Ketika kelenteng bersih, doa yang kami panjatkan pun terasa lebih khusyuk,” tambah Linda, salah satu umat yang turut serta dalam kegiatan ini.

Tak hanya di Sam Poo Kong, kelenteng-kelenteng lain di Semarang seperti Kelenteng Tay Kak Sie dan Kelenteng Wie Wie Kiong juga melakukan tradisi serupa. Kegiatan ini biasanya melibatkan berbagai generasi, dari anak-anak hingga orang tua, menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat. Bagi masyarakat Tionghoa, tradisi ini sekaligus menjadi sarana untuk mempererat hubungan sosial dan menjaga nilai-nilai budaya yang diwariskan turun-temurun.

Selain membersihkan kelenteng, masyarakat juga mempersiapkan pernak-pernik Imlek seperti lampion merah, angpao, dan makanan khas seperti kue keranjang. Lampion merah, yang menjadi simbol keberuntungan, mulai terlihat menghiasi sudut-sudut kota. Aroma harum dari dupa yang dinyalakan di kelenteng pun semakin menambah suasana khas menjelang Imlek.

Dosen antropologi Universitas Diponegoro, Dr. Anita Lestari, menyebutkan bahwa tradisi membersihkan kelenteng bukan hanya soal menjaga kebersihan fisik. “Tradisi ini mengajarkan pentingnya refleksi diri. Dalam budaya Tionghoa, kebersihan kelenteng menjadi simbol kesiapan spiritual untuk menghadapi tahun yang baru,” jelasnya.

Menariknya, tradisi ini tidak hanya melibatkan umat Tionghoa. Beberapa warga non-Tionghoa di Semarang juga turut membantu, menunjukkan harmoni antarumat beragama dan budaya di kota ini. “Kami senang bisa ikut membantu. Ini adalah momen untuk saling mendukung dan merayakan keberagaman,” ujar Siti, seorang warga Kampung Pecinan Semarang.

Perayaan Imlek di Semarang tidak hanya sebatas tradisi keagamaan, tetapi juga menjadi daya tarik wisata. Banyak wisatawan dari luar kota yang datang untuk menyaksikan keindahan budaya Tionghoa di kota ini, terutama saat malam Imlek, ketika lampion-lampion menyala dan langit Semarang dipenuhi kembang api.

Dengan tradisi yang kaya makna ini, masyarakat Tionghoa di Semarang berharap tahun baru 2576 Kongzili membawa keberuntungan, kesehatan, dan kedamaian bagi semua. “Imlek bukan hanya soal perayaan, tetapi juga momen untuk introspeksi dan memperkuat ikatan dengan sesama,” tutup Wijaya dengan senyum. (ian)

Share This :

Ditempatkan di bawah: nusantara, update Ditag dengan:Imlek, Kelenteng, Kongzili, Sam Poo Kong, Semarang, Tahun Baru Imlek

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Suhu Bumi Naik, Risiko Kekeringan dan Angin Kencang Meningkat

28 Maret 2026 By admin

Wapres AS JD Vance Tegur Netanyahu soal Iran

28 Maret 2026 By admin

Waspada Microsleep di Jalan: Ancaman Sunyi Saat Mudik/Balik

28 Maret 2026 By admin

Jatim Siaga Kekeringan di Tengah Ancaman Cuaca Ekstrem

28 Maret 2026 By admin

Klopp Buka Sinyal Suksesor Salah, Ekitike Dinilai Punya Potensi Besar di Liverpool

28 Maret 2026 By admin

Herdman Targetkan Level Baru Garuda

27 Maret 2026 By admin

Gelang Detektor Tahanan: Mengawasi Tanpa Mengurung

27 Maret 2026 By admin

Purbaya: MBG Tanpa Pangkas Anggaran

27 Maret 2026 By admin

Begini Upaya Pemkot Surabaya Menahan Laju Urbanisasi

27 Maret 2026 By admin

Iran Minta Laga Piala Dunia Dipindah ke Meksiko

27 Maret 2026 By admin

Prancis Tumbangkan Brasil, Mbappe Jadi Pembeda

27 Maret 2026 By admin

Prajurit TNI Juara Hafalan Alquran Naik Pangkat

27 Maret 2026 By admin

Di Balik Polemik Tahanan Rumah Gus Yaqut

27 Maret 2026 By admin

Pulihkan Energi Usai Mudik: Cara Efektif Kembali Bugar dan Siap Beraktivitas

27 Maret 2026 By admin

Pakistan Jadi Penghubung Dialog AS–Iran, Upaya Redakan Konflik Timur Tengah Menguat

27 Maret 2026 By admin

Rambut Menipis: Sinyal Alami Tubuh yang Tak Boleh Diabaikan

26 Maret 2026 By admin

Ronaldo Jr Dekati Real Madrid, Jejak Sang Ayah Kembali Terbuka

26 Maret 2026 By admin

Penutupan Operasi Ketupat 2026 dan Cerita Unik di Jalanan

26 Maret 2026 By admin

Deschamps Buka Peluang Mbappe Starter Kontra Brasil

26 Maret 2026 By admin

Jatim Terapkan WFH ASN Tiap Rabu

26 Maret 2026 By admin

WFH/WFA Pasca Lebaran: Efisiensi Energi atau Tantangan Layanan Publik?

26 Maret 2026 By wah

Iran Tegaskan Tak Akan Berunding Selama AS Tak Ubah Sikap

26 Maret 2026 By admin

Usai Lebaran, Ini Strategi Jitu Pulihkan Keuangan Keluarga

25 Maret 2026 By zam

Diskon Tiket Parsial KA Eksekutif Malang-Yogyakarta Berlaku 22-30 Maret 2026

25 Maret 2026 By zam

Dunia Terpukau: Taman Nasional Komodo Masuk 2 Besar Destinasi Terindah di Dunia

25 Maret 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Maret 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
« Feb    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Menahan Guncangan Minyak dari Jalan Raya: Harapan pada Kendaraan Listrik
  • Tottenham Akhiri Kerja Sama dengan Igor Tudor
  • Benteng Digital dari Rumah: Saat Regulasi Bertemu Peran Orang Tua
  • Pemberangkatan Haji 2026 Tetap Sesuai Jadwal
  • Gelombang “No Kings” Guncang AS, Protes Kebijakan Trump Meluas

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.