• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

WFH/WFA Pasca Lebaran: Efisiensi Energi atau Tantangan Layanan Publik?

26 Maret 2026 by wah Tinggalkan Komentar

Ilustrasi WFH/WFA. Foto: Ist.
Oleh: Wachid Mukaidori*

Wacana penerapan kerja dari rumah (work from home/WFH) atau kerja dari mana saja (work from anywhere/WFA) kembali mencuat di Indonesia. Pemerintah melalui Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, menegaskan bahwa kebijakan ini bukan hal baru. Pengalaman selama pandemi COVID-19 dinilai menjadi bukti bahwa sistem kerja fleksibel dapat berjalan tanpa mengganggu kinerja pemerintahan secara signifikan.

Namun, di balik optimisme tersebut, muncul sejumlah pertanyaan kritis: apakah kondisi saat ini benar-benar siap mengadopsi kembali WFH secara luas? Dan apakah tujuan efisiensi energi sebanding dengan potensi dampaknya terhadap pelayanan publik?

Antara Pengalaman Masa Lalu dan Realitas Saat Ini

Memang benar, Indonesia pernah menjalankan WFH secara masif saat pandemi. Saat itu, kondisi darurat memaksa semua pihak beradaptasi, termasuk pemerintah daerah. Kini, pemerintah berencana menghidupkan kembali skema tersebut—bahkan dengan opsi satu hari WFH dalam sepekan—dengan alasan penghematan energi di tengah kenaikan harga minyak dunia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebut kebijakan ini tidak hanya berlaku bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi juga dianjurkan bagi sektor swasta.

Namun, konteks saat ini berbeda. Jika dulu WFH dilakukan karena krisis kesehatan, kini kebijakan didorong oleh pertimbangan ekonomi. Artinya, urgensinya tidak sama, sehingga tingkat penerimaan dan disiplin pelaksanaannya pun bisa berbeda.

Layanan Esensial: Ujian Utama Kebijakan

Pemerintah menegaskan bahwa layanan esensial seperti transportasi, rumah sakit, layanan darurat, dan kebersihan akan tetap berjalan. Ini adalah langkah penting, tetapi juga menjadi titik paling krusial.

Pertanyaannya:

  • Apakah semua daerah memiliki kesiapan yang merata?
  • Bagaimana koordinasi antara ASN yang WFH dan petugas lapangan yang tetap bekerja?
  • Apakah ada standar operasional yang jelas untuk memastikan tidak terjadi penurunan kualitas layanan?

Apalagi, Tito Karnavian sendiri mengakui bahwa banyak daerah kini dipimpin kepala daerah baru. Artinya, pengalaman masa pandemi belum tentu sepenuhnya terinternalisasi dalam kepemimpinan yang baru.

Efisiensi Energi vs Efisiensi Kinerja

Tujuan utama kebijakan ini adalah penghematan energi. Secara teori, pengurangan mobilitas harian ASN dapat menekan konsumsi bahan bakar. Namun, efektivitasnya perlu dikaji lebih dalam.

Ada kemungkinan paradoks:

  • Penghematan energi di sektor transportasi bisa diimbangi dengan peningkatan konsumsi listrik rumah tangga.
  • Produktivitas kerja bisa menurun jika sistem pengawasan dan evaluasi kinerja tidak diperkuat.

Tanpa sistem digital yang solid dan budaya kerja berbasis output, WFH berisiko menjadi sekadar “kerja jarak jauh” tanpa akuntabilitas yang jelas.

Tantangan Koordinasi dan Budaya Kerja

Salah satu tantangan terbesar WFH/WFA adalah koordinasi. Tidak semua instansi memiliki kesiapan digital yang sama. Bahkan, di beberapa daerah, konektivitas internet masih menjadi kendala.

Selain itu, budaya kerja birokrasi Indonesia yang masih cenderung berbasis kehadiran (presence-based) juga menjadi hambatan. Transformasi menuju kerja berbasis kinerja (performance-based) membutuhkan waktu, pelatihan, dan komitmen yang tidak sedikit.

Momentum Reformasi atau Sekadar Kebijakan Sementara?

Jika dirancang dengan matang, WFH/WFA bisa menjadi pintu masuk reformasi birokrasi yang lebih modern dan efisien. Namun, jika hanya bersifat respons jangka pendek terhadap kenaikan harga energi, kebijakan ini berisiko tidak berkelanjutan.

Pemerintah perlu memastikan beberapa hal:

  1. Standar layanan publik tetap terjaga di semua daerah.
  2. Sistem evaluasi kinerja ASN berbasis output diperkuat.
  3. Infrastruktur digital diperbaiki secara merata.
  4. Sosialisasi dilakukan tidak hanya formal, tetapi juga substantif.

Wacana WFH/WFA pasca Lebaran bukan sekadar soal bekerja dari rumah, melainkan tentang bagaimana negara mengelola keseimbangan antara efisiensi, pelayanan publik, dan transformasi birokrasi.

Jika dikelola dengan serius, ini bisa menjadi langkah maju menuju pemerintahan modern. Namun jika tidak, kebijakan ini justru berpotensi menimbulkan ketimpangan layanan dan menurunkan kepercayaan publik.

—000—

*Dewan Redaksi Trigger.id

Share This :

Ditempatkan di bawah: nusantara, update, wawasan Ditag dengan:Efisiensi Energi, layanan publik, Pasca Lebaran, Tantangan, wfh, WFH/WFA

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

UWKS Perkuat Budaya Literasi melalui Seminar Nasional dan Peluncuran Buku Kredo Kewijayakusumaan

29 Juli 2026 By admin

Khofifah: Data BPS Jadi Fondasi Pembangunan Presisi dan Kebijakan Tepat Sasaran

29 Juli 2026 By isa

MUI Ingatkan AI Tak Boleh Mengikis Tradisi Sanad Keilmuan Islam

29 Juli 2026 By admin

Survei: Mayoritas Warga AS Berpandangan Negatif terhadap Netanyahu

29 Juli 2026 By wah

Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Program MBG Turun Tajam

29 Juli 2026 By zam

Luka di Ujung Perjalanan: Messi Menutup Piala Dunia 2026 dengan Air Mata

21 Juli 2026 By zam

Kemendikdasmen Siapkan Rekrutmen Guru PNS Pusat untuk Sekolah Nasional Terintegrasi

21 Juli 2026 By wah

Spanyol Ukir Rekor Tak Terkalahkan Usai Juara Piala Dunia 2026

20 Juli 2026 By zam

IRGC: Dua Tanker Meledak di Hormuz

20 Juli 2026 By wah

Transaksi KDMP Jatim Tertinggi Secara Nasional, Tembus Rp21,64 Miliar

18 Juli 2026 By wah

Jatim Perkuat Posisi sebagai Penopang Ketahanan Pangan Nasional

18 Juli 2026 By zam

Prancis Lebih Termotivasi Hadapi Inggris demi Golden Boot Mbappe

18 Juli 2026 By admin

Inter Milan Bidik Djed Spence Gantikan Dumfries

17 Juli 2026 By zam

Sedekah: Investasi Abadi yang Tak Pernah Merugi

17 Juli 2026 By zam

Belajar ADEM di Jawa Timur, Mengabdi untuk Papua

12 Juli 2026 By admin

Festival Muharram LAZIS Nurul Falah Asah Hafalan dan Kreativitas Ratusan Santri

12 Juli 2026 By wah

Jatim Siap Perkuat Rantai Pasok Biodiesel B50, Khofifah Dukung Transformasi Energi Nasional

11 Juli 2026 By zam

De La Fuente Optimistis Spanyol Mampu Singkirkan Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026

11 Juli 2026 By wah

Ariana Grande Mundur dari American Horror Story 13, Tur Dunia Jadi Prioritas

11 Juli 2026 By zam

Intelektual Mengisi Jarak antara Teori dan Praktik

5 Juli 2026 By admin

Empat Tanda Calon Penghuni Surga yang Mulai Tampak Sejak di Dunia

5 Juli 2026 By admin

Jejak Kolaborasi Jatim Tekan Stunting: Penghargaan Persagi untuk Kepemimpinan Khofifah

5 Juli 2026 By admin

Arif Satria: ICMI Harus Bangun Peradaban Berbasis Data dan Integritas

4 Juli 2026 By zam

KNVB Ajukan Pengaduan Resmi atas Ujaran Rasis terhadap Tiga Pemain Belanda

4 Juli 2026 By zam

Portugal Lolos Dramatis, Ronaldo Torehkan Sejarah di Piala Dunia

3 Juli 2026 By zam

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Pasca Gempa M7,7 Flores, Warga Diimbau Jauhi Pantai
  • Parkir QRIS Surabaya Cukup Rp 810, Berlaku 15–16 Agustus
  • Prabowo : Gaji Hakim Junior Sudah Naik 280 Persen, Tertinggi ASEAN
  • Pramuka Jatim Didorong Jadi Penggerak Swasembada Pangan
  • Maskapai Indonesia Mulai Gunakan AI Layani Penumpang

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.