• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Gula vs. Alkohol Gula: Mana Lebih Sehat untuk Kita?

4 April 2025 by admin Tinggalkan Komentar

Ilustrasi Gula dan alkohol gula. Foto: Health

Surabaya (Trigger.id) – Gula dan alkohol gula adalah dua jenis pemanis yang sering digunakan dalam produk makanan dan minuman. Meski keduanya memiliki rasa manis dan fungsi yang serupa, terdapat perbedaan mendasar dari segi kandungan kalori, cara tubuh mencernanya, serta dampaknya terhadap kesehatan.

Apa Itu Gula?

Gula merupakan jenis karbohidrat yang kerap ditambahkan ke dalam makanan dan minuman untuk memberikan rasa manis, memperpanjang masa simpan, serta membantu proses fermentasi. Selain itu, gula juga digunakan dalam produk obat-obatan dan farmasi.

Gula terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu monosakarida dan disakarida:

  • Monosakarida adalah gula sederhana yang terdiri dari satu molekul. Contohnya termasuk glukosa dan fruktosa yang umum ditemukan pada buah-buahan, serta galaktosa yang terdapat dalam susu.
  • Disakarida terdiri dari dua monosakarida. Sucrose (gula pasir) adalah kombinasi glukosa dan fruktosa, sedangkan laktosa mengandung glukosa dan galaktosa.

Baik gula alami seperti madu maupun gula tambahan dari proses industri bisa mengandung kombinasi monosakarida dan disakarida. Madu, misalnya, mengandung sekitar 75% monosakarida dan 15% disakarida.

Apa Itu Alkohol Gula?

Alkohol gula merupakan jenis pemanis yang secara alami terdapat dalam jumlah kecil pada buah dan sayur tertentu. Namun, dalam industri makanan, alkohol gula umumnya diperoleh melalui proses ekstraksi dan hidrogenasi dari sumber alami.

Meskipun disebut “alkohol”, jenis pemanis ini tidak mengandung etanol seperti yang terdapat dalam minuman beralkohol. Beberapa jenis alkohol gula yang umum digunakan antara lain:

  • Xylitol (memiliki tingkat kemanisan setara gula pasir)
  • Erythritol
  • Maltitol
  • Sorbitol
  • Isomalt
  • Laktitol
  • Mannitol

Alkohol gula sering dimanfaatkan dalam produk bebas gula, ramah diabetes, dan makanan rendah kalori. Selain sebagai pemanis, alkohol gula juga berfungsi sebagai zat tambahan seperti pengental, pengemulsi, penguat rasa, dan bahan pembentuk tekstur. Mereka juga digunakan dalam produk farmasi dan kesehatan gigi, seperti vitamin kunyah, permen pelega tenggorokan, serta obat kumur.

Perbedaan Gula dan Alkohol Gula

Meskipun sama-sama berfungsi sebagai pemanis, terdapat sejumlah perbedaan penting antara gula dan alkohol gula, di antaranya:

  • Pencernaan dan Penyerapan: Alkohol gula tidak sepenuhnya diserap oleh usus. Sebagian besar difermentasi oleh bakteri di usus besar dan dapat menghasilkan gas. Karena penyerapannya lambat, alkohol gula bisa menarik air ke usus dan menyebabkan efek pencahar bila dikonsumsi dalam jumlah besar.
  • Kandungan Kalori: Gula mengandung sekitar 4 kalori per gram, sedangkan alkohol gula memiliki kalori lebih rendah karena tidak seluruhnya diserap tubuh.
  • Rasa: Beberapa jenis alkohol gula memiliki rasa sisa yang kurang enak, meskipun ada juga yang rasanya bersih dan manis seperti gula. Sebagian besar alkohol gula juga memberikan sensasi dingin di mulut.
  • Tingkat Kemanisan: Hanya xylitol yang tingkat kemanisannya setara dengan gula pasir. Alkohol gula lainnya umumnya memiliki rasa yang kurang manis.
  • Penggunaan: Gula biasa digunakan secara luas dalam berbagai produk makanan dan minuman. Sebaliknya, alkohol gula lebih banyak digunakan dalam produk khusus seperti makanan bebas gula atau untuk penderita diabetes.
  • Kesehatan Gigi: Beberapa alkohol gula seperti xylitol dan sorbitol berpotensi mencegah pertumbuhan bakteri penyebab kerusakan gigi, sehingga sering ditambahkan ke dalam produk perawatan mulut.

Kesimpulan

Baik gula maupun alkohol gula memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Mengonsumsi keduanya secara berlebihan dapat menimbulkan efek samping. Namun, bagi mereka yang ingin mengurangi asupan kalori atau menjaga kadar gula darah, alkohol gula bisa menjadi alternatif pemanis yang lebih baik. Meski demikian, penting untuk tetap memperhatikan takaran konsumsi demi menjaga kesehatan secara keseluruhan. (ian)

Sumber: Health

Share This :

Ditempatkan di bawah: Kesehatan, update Ditag dengan:Alkohol Gula, Gula, Lebih Sehat, Mana Lebih Sehat

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Prof Inung : Jangan Asal Kuliah UIN, Santri Harus Kuasai Teknologi

11 Oktober 2026 By admin

Kajian Ahad Dhuha Forsikom: Sembilan Obat Malas

11 Oktober 2026 By admin

500 Undangan HUT ke-81 Jatim Ludes 31 Detik

10 Oktober 2026 By admin

TKD Tembus Rp 599,2 T Sampai September, Stimulus Daerah Diperkuat

10 Oktober 2026 By admin

Veda Pratama Ikut Kualifikasi Moto3 Mandalika

9 Oktober 2026 By admin

Cium Bau Gas LPG ? Jangan Nyalakan Sakelar, Ini Langkah Aman Mengatasinya

9 Oktober 2026 By admin

Biaya Haji 2027 Turun Rp 3,4 Juta, Pelunasan Jemaah Jadi Rp 23 Juta

8 Oktober 2026 By admin

1.000 Guru TK, RA, dan TPQ Jatim Dapat Kacamata Gratis

8 Oktober 2026 By admin

Taisei Marukawa, Mimpi Garuda dari Tanah Sakura

8 Oktober 2026 By admin

Kick Off Hari Santri di Tuban, Disiapkan 14 Agenda Kegiatan

7 Oktober 2026 By admin

Hormati Putusan MK, Gibran Siap Follow Up Terkait Ijazah

7 Oktober 2026 By admin

Kemenag : Penghulu Bisa Jadi Agen Warga Daftar Perlinsos

7 Oktober 2026 By admin

Jawara FIFA ASEAN Cup 2026 Lewat Adu Penalti

6 Oktober 2026 By admin

Herdman Ingin Hentikan Dominasi Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026

5 Oktober 2026 By admin

Pemerintah Siapkan Rp 31 T, Usia Diatas 17 Tahun Dapat Rekening Bank

5 Oktober 2026 By admin

Prabowo Resmikan 204 Satuan TNI dan 6 Kodam Baru

5 Oktober 2026 By admin

Logo HUT Ke-81 Jatim Tegaskan Arah Pembangunan Berkelanjutan

4 Oktober 2026 By admin

Kemkomdigi : Notifikasi Tak Cukup, Operator Harus Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

4 Oktober 2026 By admin

KCL Singhasari Siapkan Dua Magister Baru, Fokus Perkuat Keamanan Siber

3 Oktober 2026 By admin

Dekananto Eko Purwono Dipercaya Jadi Kapolda Jatim

3 Oktober 2026 By admin

“Batik Berlayar” Merawat Tradisi Menggairahkan Ekonomi

2 Oktober 2026 By admin

Gubernur Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 30 November 2026

2 Oktober 2026 By admin

Jelang Konferensi PWI Jatim, DPS Keluar, Masa Sanggah hingga 2 Oktober 2026

1 Oktober 2026 By admin

PBNU Umumkan 210 Pengurus Periode 2026-2031, Gus Kikin Tekankan Pemerataan Kader

1 Oktober 2026 By isa

BAZNAS Jatim-UNUSA Perkuat Sinergi, Dorong Beasiswa, Riset, dan Pemberdayaan UMKM

1 Oktober 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Oktober 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Sep    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Stok Pertalite Turun Jadi 16-18 Hari Pasca Harga Pertamax Naik
  • PM2.5 Picu Kualitas Udara Surabaya Memburuk, Warga Diimbau Waspada
  • Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, IHSG Anjlok hingga 8 Persen
  • Prof Masdar Hilmy Resmi Pimpin UINSA
  • Benahi Permukiman Ala Singapura Menuju Kota Surabaya 2045

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.