• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

IDAI: Balita di Kota Bisa Terkena ISPA Sembilan Kali dalam Setahun

14 Januari 2025 by admin Tinggalkan Komentar

Jakarta (Trigger.id) – Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) DKI Jakarta menyatakan balita yang tinggal di perkotaan bisa mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sebanyak tujuh hingga sembilan kali dalam setahun atau lebih banyak dibandingkan balita yang tinggal di pedesaan.

Informasi dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengenai balita di kota yang bisa mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) hingga sembilan kali dalam setahun menunjukkan bahwa ISPA masih menjadi masalah kesehatan serius pada anak-anak, terutama balita.

“Seorang balita bisa mengalami tujuh sampai sembilan kali episode ISPA per tahun. Dan ini akan lebih sering di perkotaan dibanding pedesaan. Kenapa? Mungkin terkait polusi dan kepadatan penduduk,” kata perwakilan IDAI DKI Jakarta dr. Madeleine Ramdhani Jasin, Sp.A (K) dalam diskusi daring “Kenali ISPA dan Pneumonia untuk Kita Cegah dan Obati” yang digelar oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta di Jakarta, Senin (13/01).

Pasien ISPA, kata dia, biasanya pulih kurang dari tujuh hari atau 14 hari melalui penanganan yang tepat. Adapun terapi yang dapat diberikan yakni pemberian cairan dan nutrisi yang cukup, obat-obat sesuai gejala, lalu pemberian antibiotik atau antivirus bila dibutuhkan. Beberapa faktor utama yang memengaruhi tingginya angka ISPA pada balita di perkotaan antara lain:

1. Polusi Udara

Perkotaan cenderung memiliki kualitas udara yang buruk akibat polusi kendaraan, aktivitas industri, dan pembakaran sampah. Partikel-partikel polutan ini dapat dengan mudah mengiritasi saluran pernapasan anak-anak yang lebih sensitif dibandingkan orang dewasa.

2. Kepadatan Penduduk

Lingkungan yang padat penduduk memudahkan penyebaran virus dan bakteri penyebab ISPA. Anak-anak sering terpapar patogen dari orang lain di rumah, tempat penitipan anak, atau fasilitas umum.

3. Ventilasi Rumah yang Buruk

Banyak rumah di perkotaan memiliki ventilasi yang buruk, yang dapat meningkatkan paparan polutan dalam ruangan, seperti asap rokok, debu, atau asap dapur.

4. Imunisasi dan Status Gizi

Anak-anak yang tidak mendapatkan imunisasi lengkap atau memiliki status gizi buruk lebih rentan terhadap ISPA. Sistem imun mereka belum cukup kuat untuk melawan infeksi.

5. Paparan Asap Rokok

Paparan asap rokok di rumah atau lingkungan sekitar secara signifikan meningkatkan risiko ISPA pada balita.

Pencegahan ISPA pada Balita di Perkotaan

  • Memperbaiki kualitas udara di rumah: Gunakan ventilasi yang baik dan hindari merokok di dalam rumah.
  • Meningkatkan kebersihan lingkungan: Cuci tangan dengan sabun sebelum menyentuh anak dan setelah keluar rumah.
  • Imunisasi lengkap: Pastikan anak mendapatkan vaksin sesuai jadwal, seperti vaksin influenza.
  • Perbaikan gizi: Berikan makanan bergizi seimbang untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak.
  • Mengurangi paparan polusi: Jika memungkinkan, hindari keluar rumah saat polusi udara tinggi atau gunakan alat bantu seperti masker.

“Kalau pneumonianya ringan, kita identifikasi dari awal napasnya cepat tapi tidak ada tarikan dinding dada ke dalam. Kita bisa berikan antibiotik dahulu selama tiga hari. Lalu nanti kita minta datang. Jadi belum tentu dirawat,” kata Madeleine.

Perawatan di rumah sakit dibutuhkan bila pasien mengalami sesak napas ditandai tarikan dinding dada ke dalam dan pasien lemas hingga kebiruan.

“Bahkan, anaknya sampe lemes banget atau biru. Ya, itu berarti sudah berat. Kita harus rawat karena kita harus kasih obat melalui infus dan oksigen. Dan itu kan tentu perlu perawatan,” kata dia. (bin)

Share This :

Ditempatkan di bawah: Kesehatan, update Ditag dengan:Balita, IDAI, Ikatan Dokter Anak Indonesia, ISPA, Perkotaan, Sembilan Kali

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Suhu Bumi Naik, Risiko Kekeringan dan Angin Kencang Meningkat

28 Maret 2026 By admin

Wapres AS JD Vance Tegur Netanyahu soal Iran

28 Maret 2026 By admin

Waspada Microsleep di Jalan: Ancaman Sunyi Saat Mudik/Balik

28 Maret 2026 By admin

Jatim Siaga Kekeringan di Tengah Ancaman Cuaca Ekstrem

28 Maret 2026 By admin

Klopp Buka Sinyal Suksesor Salah, Ekitike Dinilai Punya Potensi Besar di Liverpool

28 Maret 2026 By admin

Herdman Targetkan Level Baru Garuda

27 Maret 2026 By admin

Gelang Detektor Tahanan: Mengawasi Tanpa Mengurung

27 Maret 2026 By admin

Purbaya: MBG Tanpa Pangkas Anggaran

27 Maret 2026 By admin

Begini Upaya Pemkot Surabaya Menahan Laju Urbanisasi

27 Maret 2026 By admin

Iran Minta Laga Piala Dunia Dipindah ke Meksiko

27 Maret 2026 By admin

Prancis Tumbangkan Brasil, Mbappe Jadi Pembeda

27 Maret 2026 By admin

Prajurit TNI Juara Hafalan Alquran Naik Pangkat

27 Maret 2026 By admin

Di Balik Polemik Tahanan Rumah Gus Yaqut

27 Maret 2026 By admin

Pulihkan Energi Usai Mudik: Cara Efektif Kembali Bugar dan Siap Beraktivitas

27 Maret 2026 By admin

Pakistan Jadi Penghubung Dialog AS–Iran, Upaya Redakan Konflik Timur Tengah Menguat

27 Maret 2026 By admin

Rambut Menipis: Sinyal Alami Tubuh yang Tak Boleh Diabaikan

26 Maret 2026 By admin

Ronaldo Jr Dekati Real Madrid, Jejak Sang Ayah Kembali Terbuka

26 Maret 2026 By admin

Penutupan Operasi Ketupat 2026 dan Cerita Unik di Jalanan

26 Maret 2026 By admin

Deschamps Buka Peluang Mbappe Starter Kontra Brasil

26 Maret 2026 By admin

Jatim Terapkan WFH ASN Tiap Rabu

26 Maret 2026 By admin

WFH/WFA Pasca Lebaran: Efisiensi Energi atau Tantangan Layanan Publik?

26 Maret 2026 By wah

Iran Tegaskan Tak Akan Berunding Selama AS Tak Ubah Sikap

26 Maret 2026 By admin

Usai Lebaran, Ini Strategi Jitu Pulihkan Keuangan Keluarga

25 Maret 2026 By zam

Diskon Tiket Parsial KA Eksekutif Malang-Yogyakarta Berlaku 22-30 Maret 2026

25 Maret 2026 By zam

Dunia Terpukau: Taman Nasional Komodo Masuk 2 Besar Destinasi Terindah di Dunia

25 Maret 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Maret 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
« Feb    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Menahan Guncangan Minyak dari Jalan Raya: Harapan pada Kendaraan Listrik
  • Tottenham Akhiri Kerja Sama dengan Igor Tudor
  • Benteng Digital dari Rumah: Saat Regulasi Bertemu Peran Orang Tua
  • Pemberangkatan Haji 2026 Tetap Sesuai Jadwal
  • Gelombang “No Kings” Guncang AS, Protes Kebijakan Trump Meluas

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.