
Jakarta (Trigger.id) – Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis menyampaikan urgensi digitalisasi konten-konten dakwah Islam wasathiyah.
Kiai Cholil mengatakan bahwa perkembangan teknologi informasi sudah bergeser menjadi media digital. Bermula dari tradisi media lisan, cetak, era first age media, second age media, dan terakhir era digital.
Orang Indonesia, kata dia, lebih banyak memegang handphone daripada media lainnya. Maka dari itu, kata Kiai Cholil, kita harus berimigrasi ke media digital.
“Kalau kita berimigrasi ke digital, pahalanya tidak terbatas, keikhlasannya juga lebih tinggi, karena kita ga tau berapa banyak orang yang menonton (konten itu), penontonnya pun tidak terbatas ruang dan waktu,” ujarnya.
Kiai Cholil juga mengatakan bahwa sekarang sudah banyak diskusi di media digital, bahkan latihan manasik haji pun dilakukan di media digital.
Meskipun demikian, Kiai Cholil menyampaikan bahwa kita tetap harus bijak dan berhati-hati dalam bermedia sosial. Terutama dalam menghadapi perbedaan, hatespeech ataupun konten-konten berbau ekstremisme. (ian)
Tinggalkan Balasan