
Surabaya (Trigger.id) – Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur memperkenalkan platform Klinik Hoaks dalam kegiatan Workshop I Program AI Talent Factory (AITF) yang digelar di Gedung Teknik Informatika Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Kamis (12/3/2026).
Kepala Dinas Kominfo Jatim, Sherlita Ratna Dewi Agustin, menjelaskan bahwa Klinik Hoaks merupakan platform digital yang dikembangkan untuk membantu masyarakat menghadapi maraknya hoaks, disinformasi, serta ujaran kebencian di ruang digital. Melalui situs tersebut, masyarakat dapat memeriksa kebenaran informasi sekaligus memperoleh edukasi tentang literasi digital.
Menurut Sherlita, pengenalan platform ini juga bertujuan memperluas wawasan peserta pelatihan mengenai pemanfaatan teknologi digital secara bijak dan bertanggung jawab. Ia berharap para peserta mampu memanfaatkan pelatihan tersebut untuk meningkatkan pengetahuan sekaligus mengembangkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Program AI Talent Factory sendiri dirancang sebagai program pengembangan talenta digital yang tidak hanya menyiapkan sumber daya manusia di bidang teknologi, tetapi juga mendorong lahirnya solusi nyata berbasis kecerdasan buatan untuk berbagai persoalan di dunia digital.
Pelatihan ini mengusung pendekatan berbeda dari kelas konvensional. Kurikulum lebih menitikberatkan pada diskusi interaktif, brainstorming bersama para ahli, serta eksplorasi ide secara mandiri oleh para peserta.
Dengan metode tersebut, peserta didorong untuk merancang ide inovatif sekaligus membuat proyek atau prototipe berbasis kecerdasan buatan yang dapat diterapkan untuk kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan Talenta Digital di Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Said Mirza Pahlevi, menyatakan bahwa perkembangan teknologi Artificial Intelligence saat ini menjadi salah satu penggerak utama transformasi digital di berbagai sektor.
Ia menilai Indonesia perlu menyiapkan talenta digital yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis di bidang AI, tetapi juga mampu merancang dan mengimplementasikan solusi teknologi untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
Workshop AI Talent Factory ini berlangsung selama dua hari. Pada hari kedua, peserta akan melanjutkan kegiatan dengan pendalaman materi serta pengembangan ide proyek yang diarahkan menjadi prototipe solusi berbasis AI. (ian)



Tinggalkan Balasan