
Surabaya (Trigger.id) — Menjelang musim Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat jumlah penjualan tiket kereta api yang terus meningkat di berbagai wilayah Daerah Operasi (Daops), mencerminkan antusiasme masyarakat untuk mudik menggunakan moda transportasi rel.
Berdasarkan data terbaru yang dirilis perusahaan, Vice President Corporate Communication PT KAI Anne Purba menyampaikan bahwa hingga Sabtu, 21 Februari 2026, total tiket Angkutan Lebaran yang telah terjual mencapai sekitar 1,58 juta tiket dari total kuota sekitar 3,87 juta kursi yang disediakan untuk periode keberangkatan 11 Maret–1 April 2026. Artinya, okupansi penjualan tiket baru mencapai sekitar 41 persen, sementara sekitar 2,2 juta tiket masih tersedia bagi calon penumpang.
Perkembangan Penjualan di Wilayah Daops
Beberapa Daops juga mencatat angka penjualan signifikan:
- Daop 1 Jakarta mencatat penjualan hingga 480 ribu tiket untuk rute keberangkatan dari wilayahnya, termasuk dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen, meskipun masih terdapat sejumlah kursi kosong pada tanggal tertentu.
- Daop 6 Yogyakarta melaporkan sebanyak 191.828 tiket telah dipesan atau sekitar 37 persen dari total kuota 517.380 tiket yang disediakan di wilayah operasi tersebut.
- Daop 8 Surabaya mencatat hingga 179.440 tiket telah terjual dari total kapasitas 561.528 tiket di wilayah Jawa Timur, menandakan kenaikan permintaan seiring dengan semakin dekatnya Lebaran.
Para manajemen Daops mengimbau masyarakat yang belum memesan tiket untuk segera melakukan pemesanan melalui kanal resmi seperti aplikasi Access by KAI dan situs kai.id, agar dapat memilih jadwal dan relasi yang sesuai kebutuhan, terutama menjelang puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi beberapa hari sebelum Idulfitri.
Data penjualan ini menunjukkan bahwa moda kereta api tetap menjadi pilihan utama sebagian besar pemudik karena dianggap aman, nyaman, dan efisien dalam menghadapi lonjakan arus transportasi nasional di musim Lebaran 2026. (ian)



Tinggalkan Balasan