
Jakarta (Trigger.id) – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Tito Karnavian, menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah untuk mempercepat proses pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatera.
Pernyataan itu disampaikan Tito usai meninjau Posko Pengungsian Balee Panah di Kabupaten Bireuen, Aceh, sekaligus menyerahkan bantuan bagi masyarakat terdampak. Ia menyebut, sejak awal kejadian, pemerintah pusat langsung mengerahkan seluruh sumber daya untuk menangani dampak bencana, termasuk pemulihan listrik dan jaringan internet yang sebelumnya sempat lumpuh total.
Tito mengungkapkan, kondisi di Kabupaten Bireuen kini menunjukkan kemajuan signifikan dibandingkan akhir November 2025 lalu, saat sejumlah akses darat terputus dan distribusi logistik tersendat. Berkat kolaborasi lintas pihak, distribusi kebutuhan pokok, gas, dan BBM telah kembali normal.
Menurutnya, salah satu indikator membaiknya situasi adalah masyarakat—termasuk kalangan muda—yang sudah kembali menggunakan telepon pintar dan perangkat elektronik lainnya, menandakan akses informasi telah pulih.
Meski demikian, pemerintah masih fokus menangani persoalan di wilayah dataran rendah Aceh, terutama dampak lumpur yang menghambat aktivitas warga serta kerusakan rumah tinggal. Pemerintah juga memprioritaskan percepatan perbaikan fasilitas umum seperti sekolah, rumah ibadah, dan pondok pesantren.
Tito menegaskan pemerintah pusat tidak tinggal diam. Ia menyampaikan bahwa sejak awal Ramadan dirinya telah berada di Aceh untuk memastikan langsung percepatan pemulihan berjalan optimal.
Dalam kunjungan tersebut, Mendagri turut menyerahkan bantuan berupa ratusan paket perlengkapan ibadah, ribuan busana Muslim, serta ratusan jaket untuk anak-anak dan orang dewasa di Bireuen. (ian)



Tinggalkan Balasan