• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Selain Persiapan, Begini Tips Dapat Beasiswa Luar Negeri ala Mahasiswa Unesa

5 Juni 2022 by isa Tinggalkan Komentar

Syifaa Khoirunnisaa. Foto/Ist.

Surabaya (Trigger.id) – Ada banyak program beasiswa yang bisa dimanfaatkan untuk melanjutkan pendidikan tinggi di luar negeri. Tentu ada syarat yang harus dipenuhi dan mengikuti serangkaian seleksi yang cukup kompetitif.

Mengutip laman Unesa.ac.id, bagi yang berminat kuliah jalur beasiswa tentu perlu mempersiapkan diri dan bisa ‘belajar’ dari pengalaman mereka yang sudah lolos, seperti Syifaa Khoirunnisaa misalnya.

Syifaa merupakan mahasiswa prodi S-1 Sastra Inggris, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Universitas Negeri Surabaya (UNESA) yang mendapat beasiswa Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) 2022 di Palacky University Olomouc, Ceko. Dia merupakan satu di antara tiga mahasiswa yang mendapat beasiswa yang sama tahun ini.

Dua mahasiswa lainnya yaitu Dara Nabila Salsabyla dari S-1 Ilmu Komunikasi mendapat beasiswa ke Universidad de Granada atau University of Granada (UGR) , Spanyol. 2) Daffa Putra Amrullah Sigit dari S-1 Pendidikan Bahasa Inggris dapat beasiswa ke University of California-Davis (UC Davis), Amerika Serikat.

Kepada tim Humas, perempuan yang akrab disapa Syifa itu sharing seputar pengalamannya dan tips meng-apply beasiswa tersebut.

1 Sertifikat Bahasa Asing

Syifa menjelaskan syarat utama yang harus dimiliki untuk mengejar beasiswa ke luar negeri, ke Eropa misalnya yaitu punya kemampuan bahasa asing, utamanya Inggris. Karena itu persiapan yang harus dilakukan jauh-jauh hari yaitu belajar bahasa Inggris, bisa di komunitas atau bisa juga dengan kursus.

Sembari belajar, juga bisa latihan menjawab soal tes bahasa Inggris misalnya yang digunakan pada TOEFL atau IELTS. Selain itu, juga perlu sesekali mengikuti tesnya langsung sampai nilai atau skor yang diperoleh di atas standar minimal untuk meng-apply beasiswa ke kampus luar. Dalam belajar bahasa Inggris, tentu harus punya rencana dan target. “Sertifikat bahasa Inggris ini yang harus kita kantongi dulu Itu yang saya lakukan sehingga alhamdulillah bisa lolos beasiswa IISMA,” ujarnya.

2. Esai yang Bermutu

Syarat beasiswa IISMA, peserta juga harus menyiapkan esai. Tampaknya ini juga berlaku pada program LPDP dan beasiswa-beasiswa lainnya. Bagi Syifa, menulis esai tidak bisa asal jadi. Esai harus dirancang dengan baik agar bermutu. Pengalaman dan prestasi yang dituangkan dalam esai harus disertai dengan penjelasan dan perspektif yang berbeda. Misalnya, prestasi tidak melulu soal lomba, tetapi bagaimana proses, pengalaman dan dampaknya.

“Misalnya kita mau ikut lomba, kalau bisa jangan karena mau menang atau untuk ikut beasiswa. Niatkan saja untuk belajar dan menambah pengalaman sembari meningkatkan kualitas diri sendiri. Dari lomba itu kan kita bisa berproses, menguji ide dan karya, lalu kita dapat pelajaran dan pengalaman berharga dari situ,” bebernya.

3. Set Goals

Bagian penting yang perlu dilakukan dalam apply beasiswa yaitu menentukan tujuan. Bagi Syifa, tujuan itu sangat penting ditentukan. Dari tujuan itulah langkah-langkah bisa direncanakan dan target bisa ditentukan. Setidaknya dengan ada rencana dan target, proses persiapannya bisa lebih jelas dan terarah. Selain itu, tujuan bisa menjadi motivasi di kala letih.

“Kita kan manusia ya, apalagi masih muda tentu banyak sekali gangguan yang mengalihkan dari tujuan. Kemudian juga tentu pasti capek juga, apalagi sudah belajar bahasa Inggris dan tes berkali-kali tetapi skor masih kurang tentu down juga kan. Nah, dengan mengingat kembali tujuan tadi, niat tadi, bikin semangat dan bisa bangkit lagi,” ucapnya.

4. Persiapan Interview

Wawancara memang cukup menegangkan bagi banyak orang. Namun, jika sebelumnya sudah latihan, tentu bisa memudahkan. Syifa membuktikan itu. Jauh-jauh hari memang sudah berlatih menjawab pertanyaan-pertanyaan yang biasanya muncul dalam sesi wawancara. Kemampuan speaking sangat diperlukan dalam tahap ini.

“Misalnya saat ditanya tentang diri kita atau kelemahan dan kekuatan kita tentu tidak bisa sekadar penjelasan. Kita bicara dan memberi penjelasan kepada tim seleksi dengan alur yang sistematis. Kita harus jujur memang, apa kelemahan dan kekuatan kita. Itu lumrah semua orang punya itu. Namun, bagaimana menyikapi kelemahan dan kekuatan itu,” bebernya.

5. Pantang Menyerah

Syira menyadari, setiap tujuan dan cita-cita membutuhkan proses dan perjuangan. Karena itu, selama berjuang dan belajar mempersiapkan diri tentu ada kegagalan atau hasil yang tak sesuai harapan. Ini kadang bisa bikin mental down dan ingin putus asa. “Saya sempat gagal di seleksi batch pertama dan itu membuat saya ingin menyerah. Namun, dengan mengingat cita-cita awal saya, jadinya bisa semangat lagi. Bangkit lagi,” ungkapnya.

Dia mencari tahu penyebab kegagalannya di batch pertama. Salah satunya karena sertifikat bahasa Inggrisnya belum diperbarui. Sejak itu, dia memutuskan untuk mengikuti tes Duolingo. Ternyata, selama mempersiapkan tes duolingo dibukalah batch 2, sehingga ia langsung mendaftarkan diri lagi dan ternyata lolos.

“Dari situ saya merasa kalau gagal di suatu hal jangan menyerah dulu karena pasti selalu ada jalan bagi yang berusaha. Intinya Tuhan punya skemanya untuk setiap orang. Tugas saya dan kita semua, jangan berhenti berusaha. Ini menjadi pelajaran buat saya untuk ke depan,” tuturnya.

Apa tujuan belajar ke kampus luar? Syifa ingin menambah wawasan dan pengalaman. Selain itu, dia juga punya tekad untuk menyelesaikan paper mengenai language development. Sebelumnya, paparnya itu sempat terhenti karena keterbatasan informasi. Karena itulah, dia ingin menemui salah satu professor di Palacky University.

Selain itu dia juga tertarik mempelajari culture dari negara-negara lain. “Saya juga mencari culture exchange, sehingga bisa memperkenalkan culture Indonesia dan belajar kultur negara lain. Selain itu yang menarik dari IISMA itu kita bisa lintas jurusan, sehingga saya bisa mengambil ilmu komunikasi, culture, sejarah dan psikologi, jadi aku bisa belajar secara bebas,” paparnya. (ian)

Share This :

Ditempatkan di bawah: jatim, nusantara, Tips Ditag dengan:beasiswa lua negeri, tips beasiswa ala mahasiswa unesa, tips raih beasiswa luar negeri

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Di Balik Polemik Tahanan Rumah Gus Yaqut

27 Maret 2026 By admin

Pulihkan Energi Usai Mudik: Cara Efektif Kembali Bugar dan Siap Beraktivitas

27 Maret 2026 By admin

Pakistan Jadi Penghubung Dialog AS–Iran, Upaya Redakan Konflik Timur Tengah Menguat

27 Maret 2026 By admin

Rambut Menipis: Sinyal Alami Tubuh yang Tak Boleh Diabaikan

26 Maret 2026 By admin

Ronaldo Jr Dekati Real Madrid, Jejak Sang Ayah Kembali Terbuka

26 Maret 2026 By admin

Penutupan Operasi Ketupat 2026 dan Cerita Unik di Jalanan

26 Maret 2026 By admin

Deschamps Buka Peluang Mbappe Starter Kontra Brasil

26 Maret 2026 By admin

Jatim Terapkan WFH ASN Tiap Rabu

26 Maret 2026 By admin

WFH/WFA Pasca Lebaran: Efisiensi Energi atau Tantangan Layanan Publik?

26 Maret 2026 By wah

Iran Tegaskan Tak Akan Berunding Selama AS Tak Ubah Sikap

26 Maret 2026 By admin

Usai Lebaran, Ini Strategi Jitu Pulihkan Keuangan Keluarga

25 Maret 2026 By zam

Diskon Tiket Parsial KA Eksekutif Malang-Yogyakarta Berlaku 22-30 Maret 2026

25 Maret 2026 By zam

Dunia Terpukau: Taman Nasional Komodo Masuk 2 Besar Destinasi Terindah di Dunia

25 Maret 2026 By admin

Arab Saudi Jamin Keamanan Haji di Tengah Ketegangan Kawasan

25 Maret 2026 By admin

Hipertensi Kini Mengintai Perempuan Muda

25 Maret 2026 By admin

Arus Balik Lebaran, Pengguna Jalan Wajib Patuhi Aturan di One Way dan Contraflow

25 Maret 2026 By zam

Akar Pinang, Penjaga Sunyi dari Ancaman Longsor

25 Maret 2026 By admin

Salah Putuskan Hengkang dari Liverpool Musim Ini

25 Maret 2026 By admin

Survei Reuters: Kepuasan Publik ke Trump Merosot

25 Maret 2026 By admin

Mbappe Fit, Siap Maksimalkan Performa Bersama Madrid Demi Piala Dunia

25 Maret 2026 By admin

Herdman Targetkan Dukungan Penuh di Laga Perdana

25 Maret 2026 By admin

Wisatawan Padati Candi Prambanan di H+2 Lebaran

25 Maret 2026 By admin

185.000 Tiket Kereta Cepat Whoosh Terjual Selama Periode Lebaran 2026

24 Maret 2026 By zam

Arus Balik Lebaran 2026, Jasa Marga Ingatkan Pengemudi Bawa Saldo Tol Cukup

24 Maret 2026 By zam

Rela Antre Selfie Demi Kenangan di Malioboro

24 Maret 2026 By zam

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Maret 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
« Feb    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Suhu Bumi Naik, Risiko Kekeringan dan Angin Kencang Meningkat
  • Wapres AS JD Vance Tegur Netanyahu soal Iran
  • Waspada Microsleep di Jalan: Ancaman Sunyi Saat Mudik/Balik
  • Jatim Siaga Kekeringan di Tengah Ancaman Cuaca Ekstrem
  • Klopp Buka Sinyal Suksesor Salah, Ekitike Dinilai Punya Potensi Besar di Liverpool

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.