
Fase pasca-Lebaran merupakan waktu krusial untuk menata ulang keuangan.Foto/ilustrasi
Surabaya (Trigger.id) – Setelah momen Lebaran yang identik dengan berbagai pengeluaran besar, banyak masyarakat mulai merasakan tekanan finansial. Mulai dari biaya mudik, belanja kebutuhan hari raya, hingga pemberian uang kepada keluarga, semuanya dapat menguras tabungan jika tidak dikelola dengan baik. Maka penting bagi masyarakat untuk segera melakukan langkah pemulihan keuangan.
Dosen Keuangan Universitas Negeri Surabaya, Dr. Rina Kartikasari, S.E., M.Si., menjelaskan fase pasca-Lebaran merupakan waktu krusial untuk menata ulang keuangan. “Banyak orang tidak menyadari bahwa pengeluaran saat Lebaran bisa berdampak hingga beberapa bulan ke depan jika tidak segera dikendalikan,” ujar Dr Rina mengutip berbagai sumber.
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengevaluasi kondisi keuangan secara menyeluruh. Masyarakat disarankan mencatat seluruh pengeluaran sebelum dan selama Lebaran untuk mengetahui pos mana yang mengalami pembengkakan. Jika dana darurat sempat terpakai, maka harus segera direncanakan pengisian kembali.
Selanjutnya, utang konsumtif yang mungkin timbul selama Lebaran harus segera dilunasi. Menunda pembayaran hanya akan memperbesar beban keuangan di masa mendatang. Konsistensi dalam membayar cicilan menjadi kunci agar kondisi finansial cepat pulih.
Selain itu, penting untuk kembali membangun kebiasaan menabung dan menyusun anggaran baru. Menyisihkan dana tabungan di awal, bukan dari sisa pengeluaran, dinilai lebih efektif untuk menjaga disiplin finansial.
Dr. Rina juga menekankan pentingnya memprioritaskan kebutuhan utama. “Dalam masa pemulihan, masyarakat perlu menahan diri dari pengeluaran yang tidak penting seperti belanja impulsif atau aktivitas konsumtif lainnya,” jelasnya.
Terakhir, meskipun fokus pada pemulihan keuangan jangka pendek, masyarakat tetap harus menyiapkan pos pengeluaran jangka panjang. Hal ini penting untuk menjaga stabilitas finansial di masa depan dan menghindari ketergantungan pada utang.
Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut secara disiplin, kondisi keuangan pasca-Lebaran diharapkan dapat kembali sehat dan lebih terencana. (wah)



Tinggalkan Balasan