• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Hipertensi Kini Mengintai Perempuan Muda

25 Maret 2026 by admin Tinggalkan Komentar

Ilustrasi cek tekanan darah. Foto: Health

Surabaya (Trigger.id) – Selama ini, penyakit jantung kerap dianggap sebagai ancaman bagi usia lanjut, terutama laki-laki. Namun, temuan terbaru justru mengungkap fakta yang mengejutkan: perempuan muda kini semakin rentan terhadap dampak mematikan dari tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Sebuah riset yang dipresentasikan dalam forum ilmiah kardiologi internasional menunjukkan bahwa dalam kurun waktu 1999 hingga 2023, angka kematian akibat penyakit jantung yang dipicu hipertensi pada perempuan usia 25–44 tahun meningkat lebih dari empat kali lipat. Kenaikan ini menjadi alarm serius bagi dunia kesehatan, karena kelompok ini sebelumnya dianggap berisiko rendah.

Kelompok yang Selama Ini Terabaikan

Hipertensi dikenal sebagai “silent killer” karena sering tidak menunjukkan gejala. Kondisi ini terjadi ketika tekanan darah terhadap dinding arteri terlalu tinggi secara terus-menerus, sehingga memaksa jantung bekerja lebih keras. Dalam jangka panjang, hal ini dapat menyebabkan penebalan dan pelemahan otot jantung.

Sayangnya, perempuan—terutama yang masih muda—selama bertahun-tahun kurang mendapatkan perhatian dalam penelitian kardiovaskular. Akibatnya, risiko yang mereka hadapi sering kali tidak terdeteksi sejak dini.

Data yang Mengkhawatirkan

Analisis terhadap data kematian menunjukkan bahwa angka kematian akibat penyakit jantung hipertensif pada perempuan muda meningkat dari sekitar 1,1 per 100.000 pada tahun 1999 menjadi 4,8 per 100.000 pada tahun 2023.

Kelompok perempuan kulit hitam non-Hispanik tercatat memiliki risiko tertinggi, disusul perempuan kulit putih dan Hispanik. Selain itu, faktor wilayah juga berpengaruh, di mana perempuan yang tinggal di daerah tertentu menghadapi risiko lebih tinggi dibandingkan wilayah lainnya.

Faktor sosial seperti keterbatasan akses layanan kesehatan, tekanan ekonomi, dan kondisi lingkungan yang kurang mendukung turut memperparah situasi ini.

Apa Penyebabnya?

Peningkatan ini tidak terjadi secara tiba-tiba. Beberapa faktor gaya hidup modern berkontribusi besar, seperti:

  • Meningkatnya angka obesitas dan sindrom metabolik
  • Kurangnya aktivitas fisik
  • Pola makan tidak sehat, tinggi garam dan lemak
  • Kualitas tidur yang buruk
  • Tingkat stres yang lebih tinggi

Khusus pada perempuan muda, kurang tidur dan tekanan psikologis dilaporkan lebih tinggi dibanding kelompok lain, yang turut memperburuk risiko hipertensi.

Di sisi lain, para ahli juga menilai bahwa peningkatan angka ini sebagian disebabkan oleh diagnosis yang kini lebih akurat. Kasus-kasus yang sebelumnya tidak teridentifikasi kini mulai tercatat dengan lebih baik.

Faktor Risiko Khusus Perempuan

Selain faktor umum, perempuan memiliki risiko tambahan yang perlu diwaspadai, seperti:

  • Riwayat tekanan darah tinggi saat kehamilan
  • Penggunaan kontrasepsi hormonal yang mengandung estrogen
  • Perubahan hormonal yang memengaruhi tekanan darah

Sayangnya, faktor-faktor ini belum selalu dibahas secara terbuka antara pasien dan tenaga medis, terutama pada perempuan usia muda.

Langkah Pencegahan yang Bisa Dilakukan

Meski angka kematian meningkat, risiko ini sebenarnya dapat ditekan dengan langkah pencegahan yang tepat. Beberapa upaya yang disarankan antara lain:

  • Mengonsumsi makanan sehat rendah garam, seperti pola makan Mediterania atau DASH
  • Rutin berolahraga, seperti berjalan kaki, bersepeda, atau jogging
  • Mengelola stres dengan baik
  • Menjaga kualitas tidur
  • Melakukan pemeriksaan tekanan darah secara berkala

Yang tak kalah penting, perempuan muda tidak boleh menganggap usia sebagai “tameng” dari penyakit. Tekanan darah tinggi bisa menyerang siapa saja, kapan saja, terutama jika faktor risikonya sudah ada.

Fenomena meningkatnya kematian akibat hipertensi pada perempuan muda menjadi pengingat bahwa kesehatan jantung bukan hanya isu orang tua. Kesadaran, deteksi dini, dan perubahan gaya hidup menjadi kunci utama untuk mencegah risiko yang lebih besar di masa depan. (ian)

Sumber: Health.com

Share This :

Ditempatkan di bawah: Kesehatan, update Ditag dengan:Darah Tinggi, hipertensi, Mengintai, Perempuan Muda

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Gaya Hidup Tak Sehat Picu Serangan Jantung Usia Muda

29 September 2026 By admin

Rumah Kaca Sekolah Bumi Shalawat Jadi Laboratorium Agrikultur Modern

29 September 2026 By admin

Tips Memilih Daging Sapi Aman dan Berkualitas

29 September 2026 By admin

Jelang Indonesia vs Malaysia, GBK Semarak Hiburan Suporter

28 September 2026 By admin

Syahrini 7 Tahun Setelah Jaga Anak dan Reino Barack

28 September 2026 By admin

Opera Kolosal “Merah Putih Bertanya” Refleksi Perobekan Bendera

27 September 2026 By admin

Manasik Haji 2027 Dimulai Lebih Awal

27 September 2026 By admin

Guruh Soekarnoputra, Merawat Warna Budaya Indonesia Sampai Akhir Hayat

26 September 2026 By admin

Beasiswa Khofifah ke Al Azhar, Santri Jatim Menorehkan Prestasi di Kairo

26 September 2026 By admin

Jatim Bidik Pasar Arab Saudi, Potensi Transaksi Misi Dagang Capai Rp 6,7 Triliun

25 September 2026 By admin

Rebut Emas Pertama Asian Games 2026, Prabowo Telepon Tim Bulu Tangkis

25 September 2026 By admin

Memilih Yang Benar Dan Tawakal

25 September 2026 By admin

Muzakki Mundur Sepekan Setelah Jadi Rektor Lagi

24 September 2026 By admin

Ruang Setaman, Membawa Pesona Batik ke Dalam Hunian Modern

24 September 2026 By admin

Influenza A Merebak, Kenali Gejalanya

24 September 2026 By admin

Menjejak Raudhah, Khofifah: Meneladani Sayyidah Aisyah

24 September 2026 By admin

Guru PPPK Paruh Waktu Beralih Penuh Waktu Tanpa Tes

23 September 2026 By admin

Uang Kertas Bertanda Tangan Purbaya Diburu Kolektor

23 September 2026 By admin

MUI Jatim Imbau 38 Daerah Gelar Salat Istisqa Hadapi Kemarau Panjang

22 September 2026 By admin

Agro Expo 2026 Kenalkan Produk Pangan Premium

22 September 2026 By admin

Waspada Banjir Rob Akibat Super New Moon

22 September 2026 By admin

KDMP Soft Launching Oktober 2026

21 September 2026 By admin

Surabaya Jadi Ruang Bertemu Seni dan Imajinasi

20 September 2026 By admin

Pakar ITS : Jangan Kaitkan Laka KMP Virgo Transport dengan Usia Kapal

20 September 2026 By admin

Khofifah: 100 Tahun Gontor Bukti Pendidikan Bisa Beradaptasi Tanpa Kehilangan Jati Diri

20 September 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Oktober 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Sep    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Kemkomdigi : Notifikasi Tak Cukup, Operator Harus Lindungi Sisa Kuota Pelanggan
  • KCL Singhasari Siapkan Dua Magister Baru, Fokus Perkuat Keamanan Siber
  • Dekananto Eko Purwono Dipercaya Jadi Kapolda Jatim
  • “Batik Berlayar” Merawat Tradisi Menggairahkan Ekonomi
  • Gubernur Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 30 November 2026

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.