• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

10 Des Hari Hak Asasi Sedunia: Apa PR Besar Hak Asasi di Indonesia?

10 Desember 2024 by admin Tinggalkan Komentar

Surabaya (Trigger.id) – Hari Hak Asasi Manusia Sedunia atau “Human Rights Day” diperingati setiap tanggal 10 Desember untuk memperingati deklarasi Universal Declaration of Human Rights (UDHR) yang diadopsi pada 10 Desember 1948 oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa. Tahun 2024, tema yang diangkat adalah “Hak-hak kita, masa depan kita, saat ini” (“Our Rights, Our Future, Right Now”).

Pekerjaan rumah (PR) terbesar Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia saat ini meliputi berbagai isu yang kompleks dan saling terkait, termasuk bidang keadilan, kesejahteraan, kebebasan berekspresi, dan perlindungan terhadap kelompok rentan.

Kasus-kasus pelanggaran HAM berat, seperti peristiwa 1965, tragedi Trisakti, Semanggi, dan penculikan aktivis, masih menjadi isu yang belum terselesaikan. Banyak keluarga korban yang belum mendapatkan keadilan. Kurangnya kemauan politik untuk mengusut tuntas dan mengadili pelaku pelanggaran.

Disisi lain, masih terjadi kriminalisasi terhadap aktivis, jurnalis, dan masyarakat yang menyuarakan kritik terhadap pemerintah. Penerapan pasal karet seperti dalam UU ITE sering disalahgunakan untuk membungkam kritik.

Kelompok agama, etnis, dan gender tertentu, seperti komunitas LGBTQ+, sering menghadapi diskriminasi, stigma, dan kekerasan, baik secara sosial maupun institusional. Kurangnya perlindungan hukum dan penolakan sosial yang masih tinggi.

Konflik agraria sampai saat ini juga masih kerap terjadi. Perampasan lahan oleh perusahaan atau pemerintah, terutama terhadap masyarakat adat, sering kali terjadi tanpa konsultasi yang adil. Prioritas pada pembangunan ekonomi sering mengabaikan hak masyarakat setempat.

Selain itu, hak atas pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan yang layak belum terjamin bagi semua orang, terutama di wilayah tertinggal seperti Papua dan Nusa Tenggara Timur. Ketimpangan dalam alokasi sumber daya dan layanan publik.

Masalah: Kekerasan domestik, eksploitasi, dan perdagangan manusia masih menjadi masalah besar. Budaya patriarki, kurangnya akses ke layanan perlindungan, dan lemahnya penegakan hukum.

Masalah: Konflik bersenjata antara aparat keamanan dan kelompok bersenjata di Papua sering kali menimbulkan pelanggaran HAM, termasuk terhadap warga sipil. Pendekatan keamanan yang lebih dominan dibandingkan solusi dialogis dan pembangunan yang inklusif.

Langkah-Langkah yang Dibutuhkan
  1. Penguatan Lembaga HAM: Komnas HAM dan lembaga sejenis perlu diberi wewenang lebih besar untuk menegakkan HAM.
  2. Reformasi Hukum: Menghapus pasal-pasal represif dalam peraturan yang menghambat kebebasan sipil.
  3. Pendidikan HAM: Menanamkan nilai-nilai HAM di masyarakat melalui kurikulum pendidikan dan kampanye sosial.
  4. Komitmen Politik: Pemerintah dan aparat penegak hukum perlu menunjukkan keberanian dan keseriusan dalam menuntaskan kasus-kasus pelanggaran HAM.

Tantangan ini membutuhkan sinergi antara pemerintah, masyarakat sipil, dan komunitas internasional untuk mendorong perubahan sistemik dan keberlanjutan perlindungan HAM di Indonesia.

Makna Tema Tahun Ini:

Tema ini menekankan bahwa penghormatan terhadap hak asasi manusia bukan hanya untuk masa lalu atau sekedar nilai abstrak, tetapi merupakan fondasi yang penting untuk membentuk masa depan yang inklusif, berkelanjutan, dan damai. Hak-hak asasi manusia perlu dilindungi saat ini, karena langkah konkret hari ini akan menentukan dunia seperti apa yang kita tinggalkan untuk generasi mendatang.

Fokus Perayaan
  1. Kesetaraan dan Keadilan: Menekankan pentingnya menghormati hak semua individu tanpa diskriminasi.
  2. Keberlanjutan: Menghubungkan perlindungan hak asasi manusia dengan upaya mengatasi tantangan global seperti perubahan iklim dan ketimpangan sosial.
  3. Aksi Nyata: Mengajak masyarakat global untuk memperjuangkan hak-hak mereka dan mendorong pemerintah untuk mengambil kebijakan berbasis HAM.
Peran UDHR

Tahun 2024 juga menandai tahun kedua rangkaian kegiatan memperingati 75 tahun UDHR, sebuah dokumen historis yang menjadi landasan hukum dan moral untuk menghormati hak asasi manusia di seluruh dunia. Momentum ini mengingatkan kita semua tentang pentingnya memprioritaskan hak asasi manusia dalam kebijakan, budaya, dan kehidupan sehari-hari. (ian)

Share This :

Ditempatkan di bawah: nusantara, update Ditag dengan:Hari Hak Asasi Manusia, Human Rights Day, Kasus Pelanggaran HAM, Our Future, Our Rights, Pekerjaan Rumah, Right Now

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Kemendikdasmen-BPOM budayakan hidup sehat lewat edukasi pangan aman

30 Juni 2026 By admin

DPD RI Apresiasi Haji 2026, Kemenhaj Berkomitmen Sempurnakan Tata Kelola

30 Juni 2026 By zam

Paraguay dan Maroko Buat Kejutan, Singkirkan Jerman dan Belanda untuk Melaju ke 16 Besar Piala Dunia 2026

30 Juni 2026 By wah

Kemenhaj: Sekitar 90 Persen Jemaah Haji Indonesia Sudah Kembali ke Tanah Air

29 Juni 2026 By zam

Khofifah Tinjau SPBU di Malang, Pastikan Pasokan Biosolar di Jawa Timur Tetap Aman

29 Juni 2026 By admin

AS dan Iran Sepakat Redakan Ketegangan, Bahas Selat Hormuz dalam Pertemuan di Qatar

29 Juni 2026 By admin

Hakan Calhanoglu Tinggalkan Inter Milan pada Akhir Musim 2026/27

29 Juni 2026 By admin

Prabowo Ajak NU Dukung Upaya Menutup Kebocoran Kekayaan Negara

24 Juni 2026 By wah

Ronaldo Cetak Brace, Portugal Gilas Uzbekistan 5-0 di Piala Dunia 2026

24 Juni 2026 By zam

Film Indonesia Menembus Panggung Shanghai, Dari Cerita Lokal Menuju Apresiasi Global

24 Juni 2026 By admin

Argentina Pastikan Tiket ke 32 Besar Usai Tumbangkan Austria 2-0

23 Juni 2026 By admin

Layanan Haji Indonesia Kini Terpusat di Madinah

23 Juni 2026 By admin

Inter Milan Makin Serius Kejar Nico Paz untuk Proyek Baru Cristian Chivu

22 Juni 2026 By admin

Dari Gus Fring ke Syahadat: Kisah Giancarlo Esposito Menemukan Islam di Tanah Saudi

22 Juni 2026 By admin

Fatwa MUI Dominasi Mazhab Syafi’i Demi Kearifan Lokal dan Kehati-hatian Hukum

22 Juni 2026 By admin

Calhanoglu Minta Maaf Usai Turki Tersingkir Cepat dari Piala Dunia 2026

22 Juni 2026 By admin

Khofifah: Munas-Konbes NU 2026 Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

21 Juni 2026 By admin

Kemenhaj: Kepulangan Haji Momentum Awal Amalkan Nilai Kemabruran di Tengah Masyarakat

21 Juni 2026 By admin

Deniz Undav Jadi Pembeda, Jerman Bangkit Tekuk Pantai Gading 2-1

21 Juni 2026 By admin

Saat Stadion Bersih, Benarkah Rumah Warga Jepang Terlupakan?

21 Juni 2026 By admin

Inter Milan Ikat Cristian Chivu Hingga 2028 Usai Musim Gemilang

20 Juni 2026 By admin

Di Balik Impian ke Baitullah: Negara Harus Hadir Mengawal Hak Jemaah Umrah

19 Juni 2026 By admin

Kloter 65 Asal Kabupaten Mojokerto Tiba di Tanah Air, Disambut Menhaj dan Bupati

19 Juni 2026 By admin

Shalat: Membangun Koneksi Sejati dengan Allah SWT

19 Juni 2026 By admin

Yordania: Mimpi yang Akhirnya Menjadi Nyata

18 Juni 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Juli 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
« Jun    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Intelektual Mengisi Jarak antara Teori dan Praktik
  • Empat Tanda Calon Penghuni Surga yang Mulai Tampak Sejak di Dunia
  • Jejak Kolaborasi Jatim Tekan Stunting: Penghargaan Persagi untuk Kepemimpinan Khofifah
  • Arif Satria: ICMI Harus Bangun Peradaban Berbasis Data dan Integritas
  • KNVB Ajukan Pengaduan Resmi atas Ujaran Rasis terhadap Tiga Pemain Belanda

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.