• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Konsumsi Kacang Secara Rutin Dapat Turunkan Risiko Kematian Akibat Penyakit Jantung

28 Oktober 2025 by admin Tinggalkan Komentar

Surabaya (Trigger.id) – Sebuah studi terbaru yang diterbitkan pada 16 Oktober di Journal of Nutrition menunjukkan bahwa orang yang rutin mengonsumsi kacang memiliki risiko lebih rendah meninggal akibat penyakit jantung.

Menurut peneliti utama Montry Suprono, DDS, Associate Professor sekaligus Direktur Center for Dental Research di Loma Linda University, meskipun kacang dikenal tinggi lemak dan kalori, makanan ini sebenarnya kaya akan lemak tak jenuh, protein nabati, serat, serta berbagai vitamin dan mineral penting. “Temuan ini memperkuat bukti bahwa konsumsi kacang dapat menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung,” ujarnya kepada Health.

Menelusuri Hubungan Antara Kacang dan Penyakit Jantung

Penelitian ini melibatkan lebih dari 80.500 peserta yang seluruhnya merupakan anggota komunitas Seventh-Day Adventist. Para peserta diminta mengisi kuesioner tentang kebiasaan mereka mengonsumsi kacang, termasuk jenis kacang pohon seperti almond, kenari, dan mete, serta kacang tanah dan selai kacang.

Dalam periode 11 tahun masa penelitian, tercatat 4.258 peserta meninggal akibat penyakit kardiovaskular (CVD), di mana 1.529 di antaranya disebabkan oleh penyakit jantung iskemik (IHD).

Hasil analisis menunjukkan bahwa mereka yang paling banyak mengonsumsi kacang memiliki risiko 14% lebih rendah meninggal akibat CVD dan 19% lebih rendah meninggal akibat IHD, dibandingkan dengan mereka yang jarang makan kacang. Konsumsi kacang pohon secara khusus memberikan manfaat paling besar—menurunkan risiko kematian akibat IHD hingga 27%.

Kacang Sebagai Pengganti Makanan Tidak Sehat

Selain itu, para peneliti menemukan bahwa mengganti makanan tidak sehat dengan kacang juga memberi efek positif. Berdasarkan pemodelan statistik, menggantikan satu porsi makanan lain (sekitar 28 gram) dengan kacang atau satu sendok makan selai kacang dapat menurunkan risiko kematian akibat CVD sebesar 15–22% dan akibat IHD sebesar 17–29%.

Bahkan, mengganti daging merah tanpa olahan dengan kacang pohon dapat menurunkan risiko kematian akibat CVD hingga 44%, dan akibat IHD sebesar 38%. Substitusi makanan seperti daging olahan, camilan manis, keju, telur, dan kentang goreng dengan kacang juga menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung sebesar 19–31%.

Catatan Penting dari Para Ahli

Meski hasil penelitian ini cukup kuat, Sandra Arévalo, MPH, RDN, juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics, menekankan bahwa peserta penelitian memiliki gaya hidup yang relatif sehat—banyak yang tidak merokok, tidak mengonsumsi alkohol, serta menerapkan pola makan vegetarian dan rutin berolahraga. Hal ini bisa membatasi sejauh mana hasil penelitian dapat diterapkan pada populasi umum.

Selain itu, studi ini mendapat pendanaan dari California Walnut Commission dan Almond Board of California, meski hasil serupa juga ditemukan dalam penelitian lain yang independen.

Bagaimana Kacang Mempengaruhi Kesehatan Jantung?

Konsumsi kacang sebagai bagian dari pola makan sehat—yang juga mencakup buah, sayuran hijau, biji-bijian utuh, dan protein tanpa lemak—telah dikaitkan dengan berbagai manfaat jangka panjang bagi jantung, seperti:

  • Tekanan darah yang lebih rendah
  • Peningkatan keragaman mikrobioma usus
  • Penurunan peradangan pembuluh darah
  • Kadar kolesterol LDL (jahat) yang lebih rendah dan HDL (baik) yang lebih tinggi

Menurut Eleanor Levin, MD, profesor di Stanford University, lemak jenuh dari makanan seperti daging sapi, babi, mentega, dan gorengan dapat meningkatkan kadar LDL yang menyumbat arteri. Sebaliknya, kacang kaya akan lemak tak jenuh tunggal yang membantu menjaga elastisitas dan kebersihan pembuluh darah.

Selain itu, kandungan fitosterol nabati, magnesium, serat, dan berbagai vitamin dalam kacang juga membantu mengurangi peradangan dan tekanan darah.

Penelitian ini menegaskan bahwa menjadikan kacang sebagai bagian dari pola makan sehari-hari bukan hanya aman, tetapi juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung. Mengganti makanan tinggi lemak jenuh dengan kacang dapat menjadi langkah sederhana namun efektif untuk menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dan memperpanjang umur. (bin)

Sumber: Health.com

Share This :

Ditempatkan di bawah: Kesehatan, update Ditag dengan:Kacang, Konsumsi, Penyakit Jantung, Risiko Kematian, Rutin, Turunkan

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Iqra di Harvard: Saat Al-Quran Menggema dari Jantung Intelektual Dunia

9 Juni 2026 By admin

Kantin Sekolah Jadi Andalan Baru MBG, Solusi Efisien untuk Menjangkau Wilayah 3T

9 Juni 2026 By admin

Indonesia Antisipasi Kecepatan Mozambik pada FIFA Match Day di GBK

9 Juni 2026 By isa

Mensesneg Pastikan Tindak Lanjut Putusan Etik Ombudsman terhadap Hery Susanto

8 Juni 2026 By admin

Air Mata Menetes di Tanah Suci: Kisah Lansia Temukan Keluarga Baru dalam Pelayanan Haji

8 Juni 2026 By admin

Misi Ghana Mengulang Keajaiban Piala Dunia 2010

8 Juni 2026 By admin

Mengenal Diri, Menemukan Tuhan: Jalan Sunyi Menuju Makrifat

8 Juni 2026 By admin

Trump Tegaskan Netanyahu Ikuti Hasil Negosiasi AS dengan Iran

8 Juni 2026 By admin

Sekolah Rakyat Jatim 1: Membangun Generasi Unggul dari Satu Kawasan Pendidikan Terpadu

8 Juni 2026 By admin

Menkeu Purbaya: Rupiah Tembus Rp18.000, Tapi Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat

7 Juni 2026 By admin

Piala Dunia 2026: Maroko Datang dengan Mimpi Lebih Besar

7 Juni 2026 By admin

Rapimnas HIMKI 2026: Membangun Ekosistem, Menguatkan Daya Saing dan Meningkatkan Ekspor

6 Juni 2026 By admin

Rezeki yang Tak Pernah Tertukar

6 Juni 2026 By admin

Menuju Laut Lebih Bersih, Surabaya Jadi Percontohan Pengendalian Sampah Plastik Nasional

6 Juni 2026 By admin

Dari Surabaya untuk Indonesia: Saat Para Rektor Satukan Langkah Majukan Pendidikan Tinggi

6 Juni 2026 By admin

Kendala Teknis Tunda Kepulangan Kloter KJT-04, Seluruh Jemaah Akhirnya Terbang Aman ke Tanah Air

6 Juni 2026 By admin

Dari Kampus ke Panggung Nasional, Miss Indonesia Berburu Talenta Muda Unesa

6 Juni 2026 By admin

Chivu Pasang Target Realistis untuk Inter Milan di Liga Champions

6 Juni 2026 By admin

Khofifah Pastikan SPMB Jatim 2026 Berjalan Lancar

5 Juni 2026 By admin

Perekaman KTP Elektronik Surabaya Tembus 99,68 Persen, Pemkot Genjot Aktivasi IKD

5 Juni 2026 By admin

Kemenhaj Ingatkan Jemaah Haji Indonesia Jaga Paspor Jelang Kepulangan

5 Juni 2026 By admin

Dari Pesantren hingga Pelabuhan: Jalan Jawa Timur Menuju Pusat Industri Halal Dunia

5 Juni 2026 By admin

Indonesia Bidik Kemenangan Perdana atas Oman Setelah 38 Tahun

5 Juni 2026 By admin

Pemerintah Tegaskan Tak Ada Rencana Ganti Menkeu Purbaya

5 Juni 2026 By admin

HIMKI Dorong Transformasi Industri Furnitur Lewat Indowood Expo 2026

4 Juni 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Juni 2026
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
« Mei    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Luka Lama di Puncak Organisasi Sepak Bola Dunia
  • Khofifah Ajak Pelaku Konstruksi Tingkatkan Daya Saing dan Serap Lebih Banyak Tenaga Kerja
  • Ketika Ilmu Pengetahuan Menjadi Kekuatan Bangsa
  • Menjaga Kesucian Haji dari Praktik Curang Oknum KBIHU
  • Ketika Iklim Berubah, Anak-Anak Menjadi Kelompok yang Paling Rentan

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.