• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Level Ibadah di Malam Lailatul Qadar: Kamu di Mana?

12 Maret 2026 by admin Tinggalkan Komentar

Ilustrasi Malam Lailatul Qadar. Foto: Arsip
Oleh: Isa Anshori*

Bulan Ramadan selalu menyimpan satu malam yang sangat dinantikan umat Islam di seluruh dunia: Lailatul Qadar. Malam ini disebut sebagai malam yang penuh kemuliaan, malam ketika Allah SWT melimpahkan keberkahan yang luar biasa kepada hamba-hamba-Nya.

Dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa Lailatul Qadar memiliki nilai yang sangat istimewa. Amal kebaikan yang dilakukan pada malam tersebut nilainya lebih baik daripada ibadah selama seribu bulan, atau sekitar 83 tahun lebih. Karena itulah, banyak umat Islam berlomba-lomba menghidupkan malam-malam terakhir Ramadan dengan berbagai bentuk ibadah.

Namun, tidak semua orang menghidupkan malam itu dengan cara yang sama. Dalam literatur ulama klasik dijelaskan bahwa manusia memiliki tingkatan yang berbeda dalam memanfaatkan malam Lailatul Qadar.

Kesungguhan Rasulullah di 10 Malam Terakhir

Rasulullah SAW memberi teladan yang sangat jelas tentang bagaimana seharusnya menyambut malam-malam terakhir Ramadan. Dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah disebutkan:

“Apabila memasuki sepuluh malam terakhir Ramadan, Rasulullah SAW mengencangkan sarungnya, menghidupkan malam-malamnya dengan ibadah, dan membangunkan keluarganya.”

Ungkapan mengencangkan sarung dalam hadis tersebut dipahami oleh para ulama sebagai simbol kesungguhan. Artinya, Rasulullah benar-benar memfokuskan diri pada ibadah dan memanfaatkan malam-malam tersebut untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadan, terutama pada malam-malam ganjil yang diyakini memiliki peluang besar menjadi malam Lailatul Qadar.

Tiga Level Manusia Saat Lailatul Qadar

Dalam kitab Nihayatuz Zain, ulama besar Syaikh Nawawi menjelaskan bahwa manusia memiliki tiga tingkatan dalam menghidupkan malam Lailatul Qadar. Tingkatan tersebut disebut sebagai ‘ulya (tinggi), wustha (pertengahan), dan dunya (rendah).

1. Tingkatan ‘Ulya: Puncak Kesungguhan Ibadah

Ini adalah tingkatan tertinggi. Orang yang berada pada level ini tidak hanya melaksanakan shalat wajib berjemaah, tetapi juga memperbanyak berbagai ibadah sunnah sepanjang malam.

Beberapa ibadah yang biasanya dilakukan pada tingkat ini antara lain:

  • Shalat Tarawih
  • Shalat Witir
  • Shalat Tahajud
  • Shalat Taubat
  • Shalat Hajat

Malam Lailatul Qadar benar-benar dimanfaatkan sepenuhnya untuk beribadah. Waktu malam diisi dengan shalat, doa, dan munajat kepada Allah.

Bagi orang yang mencapai tingkatan ini, malam Lailatul Qadar bukan sekadar momen ritual, tetapi puncak kedekatan spiritual dengan Sang Pencipta.

2. Tingkatan Wustha: Menghidupkan Malam dengan Dzikir

Tingkatan kedua disebut wustha, atau tingkat pertengahan.

Pada level ini seseorang mungkin tidak banyak melaksanakan shalat sunnah, tetapi ia tetap menghidupkan malam tersebut dengan memperbanyak dzikir.

Amalan yang biasanya dilakukan antara lain:

  • membaca Al-Qur’an
  • tadarus Al-Qur’an
  • memperbanyak shalawat
  • berdoa dan berdzikir

Walaupun tidak seintensif tingkatan pertama, orang pada level ini tetap berusaha menjaga hatinya tetap terhubung dengan Allah sepanjang malam.

3. Tingkatan Dunya: Minimal Tetap Berjamaah

Tingkatan ketiga adalah dunya, yaitu tingkat paling rendah dalam menghidupkan malam Lailatul Qadar.

Pada tingkatan ini seseorang hanya melaksanakan shalat Isya dan shalat Subuh secara berjemaah, tanpa menambah ibadah sunnah lainnya.

Meski demikian, amalan ini tetap memiliki nilai keutamaan. Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa orang yang melaksanakan shalat Isya dan Subuh berjemaah tetap memperoleh bagian dari keberkahan malam tersebut.

Artinya, meskipun sederhana, seseorang tetap dianggap ikut menghidupkan malam Lailatul Qadar.

Golongan yang Paling Merugi

Namun ada golongan yang disebut sebagai orang yang paling merugi.

Mereka adalah orang-orang yang tidak berjemaah dalam shalat Isya dan Subuh, serta tidak melakukan ibadah lainnya pada malam tersebut.

Padahal, kesempatan yang datang hanya sekali dalam setahun itu menyimpan pahala yang luar biasa besar. Kesempatan yang mungkin tidak akan terulang di Ramadan berikutnya.

Momen Terbaik Memperbaiki Diri

Karena itulah sepuluh malam terakhir Ramadan sering disebut sebagai waktu emas bagi seorang Muslim.

Pada periode inilah seseorang bisa:

  • memperbanyak ibadah
  • memohon ampunan
  • memperbaiki hubungan dengan Allah
  • dan memohon masa depan yang lebih baik.

Pertanyaannya sekarang sederhana:

Saat malam Lailatul Qadar datang, kita berada di level yang mana?. Jawaban itu hanya diketahui oleh diri kita sendiri. Namun sepuluh malam terakhir Ramadan selalu memberi kesempatan baru bagi setiap Muslim untuk naik ke tingkatan yang lebih tinggi dalam ibadah.

—000—

*Pemimpin Redaksi Trigger.id

Share This :

Ditempatkan di bawah: nusantara, update, wawasan Ditag dengan:lailatul qadar, Level Ibadah, Malam, ramadan

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Trump Siapkan “Project Freedom” untuk Bebaskan Kapal Terjebak di Selat Hormuz

4 Mei 2026 By admin

Inter Milan Kunci Gelar Liga Italia Usai Taklukkan Parma 2-0

4 Mei 2026 By admin

Arsenal Tumbangkan Fulham 3-0, Jaga Jarak Enam Poin dari Manchester City

3 Mei 2026 By admin

Di Persimpangan Perang dan Diplomasi: Ketegangan Baru AS–Iran Kembali Membara

3 Mei 2026 By admin

PPIH Imbau Jamaah Haji Gunakan Jasa Pendorong Kursi Roda Resmi di Masjidilharam

3 Mei 2026 By admin

Rektor Unair Tekankan Tiga Pilar Transformasi Pendidikan pada Peringatan Hardiknas

2 Mei 2026 By admin

Hardiknas 2 Mei: Pendidikan Adaptif untuk Indonesia Tangguh di Era Digital

2 Mei 2026 By admin

Merajut Layanan Kesehatan Indonesia Lewat Teknologi, Talenta, dan Akses Merata

2 Mei 2026 By admin

AS Hentikan Operasi Misi di Gaza, Siapkan Pasukan Stabilitas Internasional

2 Mei 2026 By admin

Bangkok Rayakan 15 Tahun International Jazz Day dengan Konser “In the Key of Peace” yang Penuh Harmoni Budaya

1 Mei 2026 By admin

Sukses Breeding Komodo, KBS Jalin Kerja Sama Internasional dengan Jepang

1 Mei 2026 By admin

Alarm Keras Keselamatan Rel dan Mendesaknya Penghapusan Perlintasan Sebidang

1 Mei 2026 By admin

Menemukan Makna Sabar dan Tawakal dalam QS. Al-Baqarah Ayat 155

1 Mei 2026 By admin

Tiga Rahasia Pesona Wanita Rusia, Dari Genetik hingga Intelektualitas

1 Mei 2026 By admin

Negeri Perempuan Utara: Ketika Kecantikan Tak Menjamin Cinta di Latvia

30 April 2026 By admin

VAR Batalkan Penalti Arsenal, Atletico Tahan Imbang di Semifinal Liga Champions

30 April 2026 By admin

Kemenhaj Tegaskan Disiplin KBIHU Usai Kecelakaan Bus Jamaah di Madinah

30 April 2026 By admin

AI dan Harapan Baru Mengurai Kemacetan Kota

30 April 2026 By admin

Campus League Dorong Kebangkitan Ekosistem Basket Kampus

29 April 2026 By admin

Mourinho Tahan Ucapan Selamat, Chivu di Ambang Sejarah Bersama Inter Milan

29 April 2026 By admin

Ubaya Sapu Bersih Gelar Juara di Campus League Basketball Regional Surabaya 2026

29 April 2026 By admin

Pemerintah Pacu Pembangunan 25 Ribu Koperasi Merah Putih

29 April 2026 By zam

Mengurai Skandal Kuota Haji: Antara Dugaan Korupsi dan Lambannya Proses Hukum

29 April 2026 By admin

PSG Tumbangkan Bayern 5-4 dalam Laga Spektakuler Semifinal Liga Champions

29 April 2026 By admin

Pesawat Haji Sempat Bermasalah, Jamaah Tiba Selamat di Madinah

29 April 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Mei 2026
S S R K J S M
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Apr    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Ambisi Turki Mengukir Kekuatan Baru Lewat Rudal Yildirimhan
  • Perketat Pengawasan, 10 WNI Diamankan Terkait Haji Ilegal di Arab Saudi
  • Saka Jadi Penentu, Arsenal Singkirkan Atletico dan Melaju ke Final Liga Champions
  • Kampus dan MBG: Dari Ruang Kelas ke “Laboratorium Hidup” Peningkatan Gizi Nasional
  • Menua Tanpa Jaminan: Potret Generasi yang Terpaksa Bekerja di Usia Pensiun

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.