
Surabaya (trigger.id) – Inter Milan semakin dekat dengan gelar juara Liga Italia musim ini. Hingga pekan ke-34, tim berjuluk Nerazzurri itu masih kokoh di puncak klasemen dengan 79 poin, unggul cukup jauh dari para pesaingnya.
Secara matematis, Inter hanya membutuhkan tambahan empat poin dari sisa pertandingan untuk memastikan Scudetto. Bahkan, peluang juara bisa datang lebih cepat jika rival terdekat seperti Napoli dan AC Milan gagal meraih hasil maksimal.
Di tengah peluang besar tersebut, José Mourinho memilih untuk tidak terburu-buru memberikan ucapan selamat kepada Cristian Chivu. Mantan pelatih Inter itu menegaskan bahwa apresiasi resmi baru akan ia sampaikan setelah gelar benar-benar dipastikan.
Mourinho tetap memberikan pujian terhadap perjalanan karier Chivu yang dinilainya matang dan penuh proses. Ia menilai mantan pemainnya itu tidak instan dalam beralih ke dunia kepelatihan, melainkan meniti langkah dari level pembinaan usia muda hingga mendapatkan pengalaman di klub lain sebelum menangani tim utama.
Menurut Mourinho, pendekatan tersebut menjadi kunci keberhasilan Chivu dalam mengelola Inter, terutama di tengah situasi klub yang sempat tidak stabil. Ia juga menganggap capaian musim ini sebagai bukti kualitas kerja keras dan kecerdasan Chivu sebagai pelatih.
Jika berhasil mengunci gelar, Chivu akan mencatatkan prestasi spesial dengan meraih Scudetto di musim perdananya, sekaligus menyamai jejak Mourinho yang pernah membawa Inter merajai Italia pada era 2008–2010. (ian)



Tinggalkan Balasan