
Jakarta (Trigger.id) — Pelatih timnas Italia, Gennaro Gattuso, menyampaikan permintaan maaf kepada para pendukung setelah gagal membawa Gli Azzurri lolos ke Piala Dunia. Meski kecewa, ia tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang tampil penuh semangat hingga akhir laga.
Dalam pertandingan melawan Timnas Bosnia dan Herzegovina di Zenica, Italia sempat unggul lebih dulu lewat gol Moise Kean pada menit ke-15. Namun, situasi berubah setelah Alessandro Bastoni diganjar kartu merah.
Bermain dengan 10 orang, Italia tetap menunjukkan perlawanan sengit. Penampilan gemilang Gianluigi Donnarumma di bawah mistar sempat menjaga keunggulan. Namun, Bosnia berhasil menyamakan skor di penghujung laga melalui gol Haris Tabakovic.
Hasil imbang membuat pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu dan akhirnya ditentukan lewat adu penalti. Italia harus mengakui keunggulan lawan setelah dua penendangnya, Francesco Pio Esposito dan Bryan Cristante, gagal mencetak gol, sementara Bosnia sukses menyelesaikan semua eksekusi.
Gattuso menilai para pemainnya sudah memberikan segalanya di lapangan. Ia bahkan menyebut hasil tersebut tidak mencerminkan usaha dan determinasi timnya.
“Saya bangga dengan mereka. Ini hasil yang menyakitkan, tapi mereka telah berjuang dengan luar biasa,” ujarnya.
Laga juga diwarnai kontroversi saat Marco Palestra dijatuhkan di kotak penalti pada masa tambahan waktu. Namun, wasit Clément Turpin hanya memberikan kartu kuning tanpa penalti. Meski begitu, Gattuso memilih tidak memperdebatkan keputusan tersebut.
Ia menegaskan bertanggung jawab penuh atas kegagalan ini, meskipun tetap menilai para pemain telah tampil maksimal.
Sementara itu, legenda Italia Gianluigi Buffon memberi sinyal bahwa staf pelatih, termasuk Gattuso, kemungkinan masih akan bertahan hingga Juni. Hal ini untuk memberi waktu kepada federasi melakukan evaluasi.
Presiden Federasi Sepak Bola Italia, Gabriele Gravina, sebelumnya juga meminta tim pelatih tetap bekerja di tengah situasi yang dinilai sensitif, sambil menunggu keputusan lebih lanjut terkait masa depan tim nasional Italia. (ian)



Tinggalkan Balasan