
Surabaya (Trigger.id) – Manchester City memastikan diri menjadi juara Piala FA setelah mengalahkan Chelsea FC dengan skor tipis 1-0 pada partai final di Stadion Wembley, Sabtu.
Gol semata wayang yang dicetak Antoine Semenyo pada babak kedua menjadi penentu kemenangan tim asuhan Pep Guardiola. Hasil tersebut sekaligus menambah koleksi trofi domestik Manchester City musim ini setelah sebelumnya menjuarai Carabao Cup.
Sejak peluit awal dibunyikan, City langsung tampil agresif dan mendominasi jalannya pertandingan. Peluang pertama hadir melalui aksi Semenyo yang menusuk lini pertahanan Chelsea sebelum tembakannya diblok. Bola muntah kemudian disambar Omar Marmoush, namun masih mampu diamankan kiper Chelsea, Robert Sánchez.
Tekanan The Citizens terus berlanjut lewat kombinasi permainan Jérémy Doku dan Rodri. Sundulan Rodri sempat diblok lini belakang Chelsea sebelum Erling Haaland mencoba mencetak gol melalui tendangan salto, tetapi kembali digagalkan pertahanan lawan.
Haaland sebenarnya sempat menjebol gawang Chelsea pada babak pertama. Namun, gol tersebut dianulir karena Matheus Nunes lebih dulu berada dalam posisi offside saat memberikan umpan.
Chelsea berusaha keluar dari tekanan melalui serangan balik cepat, tetapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang mereka gagal membuahkan hasil. Menjelang turun minum, The Blues sempat meminta penalti setelah João Pedro terjatuh akibat kontak dengan Abdukodir Khusanov di kotak terlarang. Namun, wasit memutuskan permainan tetap dilanjutkan.
Memasuki babak kedua, City kembali menebar ancaman. Umpan Rayan Cherki diteruskan Nico O’Reilly ke depan gawang, tetapi tandukan Semenyo masih melambung.
Gol yang ditunggu akhirnya lahir pada menit ke-72. Kesalahan Chelsea di area pertahanan dimanfaatkan City untuk melancarkan serangan cepat. Haaland bekerja sama dengan Cherki sebelum mengirim umpan silang yang diselesaikan Semenyo dengan sontekan tumit untuk membawa City unggul 1-0.
Chelsea kembali beberapa kali memprotes keputusan wasit terkait dugaan pelanggaran di kotak penalti, termasuk insiden yang melibatkan Jorrel Hato dan Khusanov. Namun, tak satu pun menghasilkan hadiah penalti bagi The Blues.
Pada sisa pertandingan, Chelsea mencoba mengejar ketertinggalan melalui peluang Pedro Neto dan sundulan Rory Delap di masa injury time. Namun, seluruh peluang gagal mengubah keadaan.
Kemenangan ini memastikan Manchester City menutup musim dengan tambahan trofi bergengsi, sementara Chelsea harus mengakhiri musim tanpa gelar dan menghadapi ancaman gagal tampil di kompetisi Eropa musim depan. (ian)



Tinggalkan Balasan