
Surabaya (Trigger.id) – Tim nasional Tim Nasional Italia kembali terjerembap dalam krisis setelah gagal lolos ke Piala Dunia FIFA 2026. Kekalahan dramatis lewat adu penalti dari Tim Nasional Bosnia dan Herzegovina memperpanjang catatan kelam Gli Azzurri yang kini absen di tiga edisi Piala Dunia berturut-turut.
Reaksi keras datang dari pelatih legendaris Fabio Capello. Ia menyebut kegagalan ini sebagai “tragedi olahraga” dan bahkan mengaku tidak bisa tidur setelah menyaksikan kekalahan tersebut.
Menurut Capello, ini merupakan salah satu titik terendah dalam sejarah sepak bola Italia modern. Sejak terakhir tampil pada 2014, Italia dipastikan baru bisa kembali ke panggung Piala Dunia paling cepat pada 2030. Artinya, satu generasi penggemar tumbuh tanpa pernah melihat tim juara dunia empat kali itu berlaga di turnamen terbesar.
Capello juga mengkritik keras federasi, khususnya ketuanya, Gabriele Gravina. Ia mempertanyakan minimnya tanggung jawab di tubuh organisasi meski kegagalan terus berulang.
“Tidak ada yang mengundurkan diri, dan itu yang paling mengkhawatirkan,” tegasnya.
Di tengah tekanan, Gravina dikabarkan masih memberikan dukungan kepada pelatih kepala Gennaro Gattuso untuk tetap memimpin tim, dengan keputusan final yang akan diumumkan dalam waktu dekat.
Sebagai negara dengan empat gelar juara dunia, situasi ini menjadi pukulan telak bagi Italia. Kegagalan beruntun dinilai bukan sekadar masalah teknis di lapangan, melainkan mencerminkan persoalan struktural yang lebih dalam.
Capello pun menutup kritiknya dengan pesan tegas: sepak bola Italia harus berbenah secara menyeluruh jika ingin kembali bersaing di level tertinggi dunia. (ori)



Tinggalkan Balasan