
Surabaya (Trigger.id) — FIFA memberi sinyal bahwa pertandingan tim nasional Iran pada Piala Dunia FIFA 2026 tetap akan berlangsung sesuai jadwal awal, meskipun muncul kekhawatiran keamanan akibat eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.
Sinyal tersebut muncul setelah Ketua Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, mengungkapkan bahwa pihaknya sempat menjajaki opsi pemindahan lokasi pertandingan ke Meksiko. Langkah itu dipertimbangkan menyusul meningkatnya ketegangan setelah serangan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Namun, mengutip laporan The Independent, juru bicara FIFA menegaskan bahwa pihaknya tetap berpegang pada jadwal resmi yang telah ditetapkan setelah proses undian pada Desember lalu.
“FIFA menantikan seluruh tim peserta bertanding sesuai jadwal yang telah diumumkan,” ujar perwakilan tersebut. Ia juga menambahkan bahwa komunikasi intensif terus dilakukan dengan seluruh asosiasi anggota, termasuk Iran, terkait persiapan turnamen.
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa keikutsertaan Iran di wilayah AS dinilai kurang tepat dari sisi keamanan. Pernyataan itu semakin memicu kekhawatiran terkait keselamatan tim.
Dalam jadwal yang telah dirilis, Iran akan menjalani seluruh laga fase grup di Amerika Serikat. Mereka dijadwalkan menghadapi Selandia Baru di Los Angeles pada 15 Juni, kemudian melawan Belgia pada 21 Juni di kota yang sama, sebelum bertemu Mesir di Seattle pada 26 Juni.
Di sisi lain, Mehdi Taj menegaskan bahwa timnas Iran tidak akan berangkat ke Amerika Serikat apabila jaminan keamanan tidak diberikan secara memadai. Pernyataan ini mendorong Iran untuk membuka opsi pemindahan venue.
Menanggapi hal tersebut, Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, menyatakan kesiapan negaranya untuk menjadi tuan rumah alternatif. Meski demikian, hingga kini belum ada keputusan resmi dari FIFA terkait perubahan lokasi pertandingan. (ian)



Tinggalkan Balasan