
Surabaya (Trigger.id) — Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) Iran mengklaim sebagian besar rudal yang mereka luncurkan berhasil menghantam pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Asia Barat.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis oleh IRGC, disebutkan bahwa angkatan laut Iran melancarkan serangan terkoordinasi terhadap empat pangkalan udara milik Amerika Serikat, yakni Al Dhafra Air Base, Ali Al Salem Air Base, Sheikh Isa Air Base, serta Al Udeid Air Base.
Serangan yang dilakukan pada dini hari itu merupakan bagian dari operasi militer yang mereka sebut Operation True Promise 4. Operasi tersebut diklaim masih menjadi bagian dari rangkaian serangan balasan Iran terhadap aset militer AS di kawasan.
IRGC menyebut serangan dilakukan menggunakan berbagai persenjataan, termasuk rudal balistik, rudal jelajah dengan hulu ledak model baru, serta drone bunuh diri. Target utama serangan meliputi fasilitas militer penting seperti pusat komando dan kendali, menara pengawas lalu lintas udara, hanggar pertahanan udara, hingga gudang logistik.
Berdasarkan analisis citra satelit yang diklaim pihak Iran, lebih dari 80 persen sistem radar strategis serta instalasi vital di pangkalan-pangkalan tersebut disebut berhasil dihancurkan.
IRGC juga menyatakan laporan lapangan menunjukkan adanya gangguan pada struktur komando pasukan AS di fasilitas tersebut, serta menurunnya moral personel militer akibat serangan yang dilakukan secara bertubi-tubi. (ian)



Tinggalkan Balasan