• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Komisi IX DPR RI: Kemenkes Harus Sosialisasi Komprehensif Wacana Impor Dokter Asing

12 Juli 2024 by admin Tinggalkan Komentar

Anggota Komisi IX DPR RI Kris Dayanti (KD). Foto : Dok DPR RI

“Yang paling penting adalah pemberian izin dokter asing yang diatur melalui UU Kesehatan No. Tahun 2023 adalah untuk transfer knowledge kepada tenaga kesehatan kita”

Jakarta (Trigger.id) – Komisi IX DPR RI menyatakan siap mendengarkan aspirasi dari seluruh lapisan masyarakat terkait wacana Pemerintah yang akan mendatangkan dokter asing ke Indonesia.

Anggota Komisi IX DPR RI Kris Dayanti (KD) pun meminta Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk melakukan sosialisasi yang komprehensif kepada masyarakat mengenai rencana tersebut.

“Prinsipnya, DPR mendukung upaya kemajuan pelayanan kesehatan di Indonesia selama hal tersebut bermanfaat untuk rakyat,” kata Kris Dayanti Anggota Komisi IX DPR RI, di Jakarta, Kamis (11/7/2024).

UU Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan telah mengatur tentang kehadiran dokter asing di Indonesia. Beleid tersebut dihadirkan karena kelangkaan tenaga kesehatan khususnya dokter spesialis atau dokter dengan keahlian khusus yang dibutuhkan masyarakat.

Indonesia menghadapi tantangan signifikan dalam kekurangan dokter spesialis. Banyak rumah sakit di daerah tidak memiliki dokter spesialis yang lengkap, salah satunya karena sebagian besar dokter spesialis terkonsentrasi di kota-kota besar yang menyebabkan distribusi tidak merata dan kekurangan dokter spesialis di banyak daerah.

Berdasarkan informasi, 266 dari 415 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di kabupaten/kota belum memiliki spesialisasi dasar yang mencukupi seperti spesialis anak, obgyn, bedah, penyakit dalam, anestesi, radiologi, dan patologi klinis. Menurut perempuan yang kerap disapa Mbak KD ini kehadiran dokter asing juga bukanlah hal baru, apalagi tak sedikit dokter-dokter di Indonesia yang juga telah bekerja di luar negeri.

“Tapi kita juga harus perhatikan apakah kebijakan mendatangkan dokter asing dapat mengatasi masalah kekurangan dokter yang terjadi di daerah-daerah tertentu. Apakah wacana tersebut dapat menyelesaikan persoalan distribusi dokter di Indonesia yang masih terpusat di wilayah Pulau Jawa,” papar Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu.

Oleh karena itu, Komisi IX DPR pada Selasa (9/7) lalu melakukan rapat kerja dengan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin untuk membahas terkait rencana mendatangkan dokter asing ke Indonesia.

Salah satu yang menjadi pembahasan adalah terkait UU No 17 tahun 2023 tentang Kesehatan dan aturan turunannya yang bernilai penting karena akan menjadi pedoman bagi daerah dalam mengatasi berbagai permasalahan kesehatan yang masih terjadi.

Pasal 248 ayat (1) UU Kesehatan sendiri mengatur tenaga medis dan tenaga kesehatan warga negara asing lulusan luar negeri yang dapat melaksanakan praktik di Indonesia hanya berlaku untuk tenaga medis spesialis dan subspesialis serta tenaga kesehatan tingkat kompetensi tertentu setelah mengikuti evaluasi kompetensi.

Menurut KD yang ikut dalam raker dengan Menkes Budi Gunadi Sadikin, evaluasi kompetensi yang dimaksud dilakukan oleh Menteri Kesehatan dengan melibatkan menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan, Konsil, dan Kolegium. Dalam rapat itu, Komisi IX DPR meminta agar Pemerintah melakukan sosialisasi tentang aturan tersebut sehingga wacana impor dokter asing dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.

“Kami berharap sosialisasi undang-undang ini dapat segera diimplementasikan dari pemerintah pusat hingga pemerintah daerah dengan sebaik-baiknya,” jelas KD.

“Sosialisasi yang tepat juga diperlukan kepada masyarakat dan praktisi medis agar jika wacana ini nantinya diterapkan, semua dapat memahami bahwa kebijakan ini menghadirkan kebermanfaatan untuk pelayanan kesehatan di Indonesia dan tidak lagi menuai pro-kontra di publik,” lanjutnya.

Ia pun mengingatkan masalah kekurangan dokter ini adalah masalah yang kompleks sehingga berharap semua dapat melihat wacana mendatangkan dokter asing ke Indonesia dengan kacamata yang lebih luas lagi. Terutama karena pendistribusian dokter asing di sejumlah daerah nantinya tidak akan langsung dilakukan.

“Karena Pemerintah akan mengevaluasi kebutuhan masing-masing wilayah, serta penerimaan dari tenaga kesehatan dan masyarakat setempat. Dan yang paling penting adalah pemberian izin dokter asing yang diatur melalui UU Kesehatan No. Tahun 2023 adalah untuk transfer knowledge kepada tenaga kesehatan kita,” ungkap KD.

Lebih lanjut, Komisi IX yang membidangi urusan kesehatan memastikan DPR siap menampung masukan dan aspirasi dari masyarakat terkait wacana kedatangan dokter asing ke Indonesia. Termasuk dari komunitas dan kalangan medis.

Beberapa hari lalu, KD turut mendampingi pimpinan Komisi IX DPR saat menerima audiensi dengan Ikatan Senat Mahasiswa Kesehatan Kemasyarakatan Indonesia (ISMKI) terkait rencana pendayagunaan tenaga medis asing. ISMKI menilai rencana itu mengancam tenaga kesehatan lokal.

Legislator dari Dapil Jawa Timur V itu menyatakan, setiap aspirasi yang didapat akan menjadi pertimbangan DPR untuk menyusun rekomendasi atas kebijakan Pemerintah. KD menyebut DPR siap menerima masukan dari semua pihak.

“Tentunya kami juga terus mendukung upaya peningkatan pendidikan dokter lokal agar dapat memajukan kualitas pelayanan kesehatan. Dengan demikian, dokter lokal dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan lebih efektif ke depan,” ucapnya.

Ia juga mendorong Pemerintah terus meningkatkan sarana dan prasarana di rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya. Hal ini untuk membantu peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan.

“Dan penting juga melibatkan masyarakat itu sendiri demi perbaikan pelayanan-pelayanan kesehatan yang masih belum optimal. Dengan demikian, masyarakat dapat lebih merasa terlibat dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan,” urai KD.

Komisi IX DPR RI bersama dengan Kemenkes menyepakati akan mendalami substansi seluruh peraturan pelaksanaan dari UU Kesehatan melalui Diskusi Kelompok Terarah (DKT/FGD) terhadap isu-isu khusus yang akan disepakati. KD juga menekankan pentingnya segera diatur peraturan turunan dari UU Kesehatan.

“UU No 17 tahun 2023 tentang Kesehatan dan aturan turunannya akan mengatur segala hal teknis agar program pendatangan dokter asing benar-benar memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat Indonesia,” jelasnya.

“Komisi IX DPR RI mendesak Kemenkes untuk melakukan segala upaya dalam rangka mempercepat pengesahan RPP, RPerpres, dan RPMK terkait UU Kesehatan,” tutup KD. (zam)

Share This :

Ditempatkan di bawah: Kesehatan, nusantara, update Ditag dengan:Dokter Asing, Kemenkes, Komisi IX DPR RI, Kris Dayanti, UU Kesehatan

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Menag Luruskan Polemik Zakat saat Ceramah Subuh di Al-Akbar

7 Maret 2026 By wah

Surabaya Batasi Warganya Konsumsi Gula, Garam, dan Lemak

7 Maret 2026 By wah

Merawat Hutan Jawa Timur: Antara Konservasi, Edukasi, dan Wisata Alam

7 Maret 2026 By isa

Komisi E DPRD Jatim Dukung Pengawasan Ketat THR 2026

7 Maret 2026 By admin

Perang Timur Tengah Picu Pembatalan Ribuan Penerbangan

7 Maret 2026 By admin

Intelijen Iran Peringatkan Dugaan Operasi “Bendera Palsu” Israel di Al-Aqsa

7 Maret 2026 By admin

Bijak Mengelola THR di Tengah Ketidakpastian Global

6 Maret 2026 By admin

Ramadan, PWI Jatim Gelar Bukber dan Santuni Anak Yatim

6 Maret 2026 By admin

Derby Milan: Pertarungan Harga Diri di San Siro

6 Maret 2026 By admin

Iqra: Kata Pertama yang Mengubah Sejarah

6 Maret 2026 By admin

Menjaga Stamina Akhir Ramadan, Dokter Ingatkan Pola Sahur dan Tidur Cukup

6 Maret 2026 By admin

Miliarder UEA Kritik Tajam Trump Soal Perang Iran

6 Maret 2026 By admin

Belajar Ngaji di Usia Senja: Ketika Hati Kembali Menemukan Cahaya

6 Maret 2026 By wah

Jelang Lebaran, Jasa Marga Surabaya-Mojokerto Tingkatkan Pemeliharaan Ruas Jalan Tol

6 Maret 2026 By zam

City Tertahan, Guardiola: Perburuan Gelar Belum Usai

6 Maret 2026 By admin

Pemerintah Imbau Jamaah Tunda Umrah

6 Maret 2026 By admin

DPR Minta Pemerintah Awasi Kepulangan Jamaah Umrah Mandiri

6 Maret 2026 By zam

Trump Tolak Putra Khamenei Jadi Pemimpin Iran

6 Maret 2026 By zam

Hati-Hati Air Rendaman Kurma: Dari Sunnah ke Fermentasi Haram

5 Maret 2026 By admin

Lalampa, Aroma Bakar dari Manado untuk Berbuka

5 Maret 2026 By wah

Manchester United Tumbang 1-2 Lawan 10 Pemain Newcastle United

5 Maret 2026 By admin

Coppa Italia 2026, Lazio vs Atalanta Berakhir 2-2

5 Maret 2026 By admin

Menjemput Lailatul Qadar di Masjid Tegalsari

5 Maret 2026 By wah

Coretax Gantikan e-Filing, Wajib Pajak Diminta Cermat Validasi Data

5 Maret 2026 By admin

Korban di Iran Tembus 1.000 Orang Lebih, Serangan Israel-AS Terus Berlanjut

5 Maret 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Maret 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
« Feb    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Ketika Habis Ramadhan, Hamba Rindu Lagi Ramadhan

30 Maret 2025 Oleh admin

Tujuh Tradisi Lebaran yang Selalu Dinantikan

29 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Ranu Regulo Ditutup Sementara Akibat Ancaman Cuaca Ekstrem
  • Mojtaba Khamenei: Ulama di Balik Layar yang Kini Pimpin Iran
  • Timnas Panggil 41 Pemain untuk FIFA Series 2026
  • Hari Musik Nasional: Nada-Nada yang Menyatukan Identitas Bangsa
  • Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi Iran

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.