• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Stres: Mitos dan Kebenarannya

30 Juli 2023 by admin Tinggalkan Komentar

Oleh: Kirstin Schumann – Jurnalis di Deutsche Welle

Stres katanya membuat langsing. Ada pula yang mengatakan, perempuan lebih bisa mengatasi stres daripada laki-laki. Mana yang benar?. Mengutip laman dw.com, dua pakar memberikan penjelasan dan tips praktis untuk hidup lebih baik meskipun terkena stres.

Mencintai kehidupan kadang sangat sulit, misalnya saat kita didera stres dalam pekerjaan, keluarga, bahkan lalu lintas. Dan bagaimana caranya untuk tetap santai walaupun dunia semakin bersifat digital dan ada tuntutan bahwa orang harus selalu bisa dikontak? Orang sudah mengalami stres sejak jaman dulu. Sebaliknya berbagai keluhan mengenai stres adalah fenomena masa kini. Pada dasarnya stres adalah perusak kesehatan. Atau anggapan itu salah?

Ahli psikologi Dr. Isabella Helmreich mengatakan, stres pada dasarnya tidak buruk, dan bagian dari hidup. “Jadi yang penting adalah keseimbangan. Jadi jika seseorang dalam mengalami fase stres, agar dia bisa maju terus, dan medapat energi guna mencapai banyak hal, ia perlu fase ketenangan dan regenerasi”, ujar ahli psikologi itu.

Prof. Dr. Andreas Bechdolf, dari Vivantes Klinikum Berlin juga berpendapat demikian dan menambahkan, ada stres baik, yang bisa digunakan misalnya untuk mencapai kinerja fisik yang tinggi. “Misalnya pelari seratus meter. Dia perlu stres positif ini. Dia perlu merasakan tanda bahwa dia harus mengumpulkan seluruh energi untuk bisa bekerja keras.” Kalau kita tidak mendapat sinyal itu, dalam situasi darurat kita tidak bisa menghimpun kekuatan, begitu dijelaskan Prof. Dr. Andreas Bechdolf.

Pengaruh stres atas bobot tubuh

Jadi stres tidak sepenuhnya buruk. Katanya, stres bahkan juga membuat langsing. Apa bobot tubuh kita berkurang jika kita mengalami stres? Prof. Dr. Andreas Bechdolf menjawab, kalau soal langsing, ada dua sisi yang harus diperhatikan. Ada orang yang merasa sangat menderita akibat beban berat, jika sedang stres. Oleh sebab itu mereka tidak punya nafsu makan, dan menyantap lebih sedikit makanan, sehingga bobot badannya turun.

Sementara Dr. Isabella Helmreich menekankan, masalah lain dalam stres adalah, stres punya pengaruh atas sistem hormon kita. Kalau sedang stres yang dilepas tubuh adalah Cortisol. Hormon ini menyebabkan lebih banyak kalori ditimbun dalam tubuh kita, sehingga itu bisa menambah bobot tubuh.

Jadi setiap organisme bereaksi secara individual. Tentu tergantung pula, bagaimana kita merasakan stres, dan bagaimana masing-masing menanggapinya. Apa ada bedanya antara perempuan dan pria?

Penyulut dan dampak stres pada laki-laki dan perempuan

Ahli psikologi Dr. Isabella Helmreich mengungkap, Perempuan juga lebih sering berbicara soal stres, dan mungkin saat mengalami stres perempuan cenderung lebih tidak bersemangat atau depresif. Sedangkan pria cenderung memberikan reaksi agresif.

Prof. Dr. Bechdolf menjelaskan perbedaan lain. Bagi pria, misalnya situasi di mana dia merasakan persaingan, adalah situasi yang menyulut stres. Sedangkan bagi perempuan, situasi interaksi sosial yang tidak menguntungkan menyebabkan stres. Misalnya, jika di dalam sebuah tim, dia merasa dikucilkan. Perempuan cenderung memberikan reaksi yang menunjukkan ia mengalami stres.

Jadi apa yang bisa dilakukan, jika di rumah kacau-balau, sementara pekerjaan menumpuk, dan stres ibaratnya menyebabkan badai di otak kita?

Mengendalikan “badai” stres

Prof. Dr.  Andreas Bechdolf menekankan, “Walaupun menghadapi banyak tantangan, orang harus memperhatikan, cukup tidur dan makan yang teratur.” Berkomunikasi tentang situasi yang membuat stres atau secara umum berhubungan dengan orang lain, biasanya menolong. Selain itu, yang selalu bagus adalah berolahraga. Pada dasarnya, stres berkurang jika tubuh kita beraktifitas.

Sementara Dr. Isabella Helmreich memperingatkan, yang paling penting dalam penanganan stres adalah menyadari, bahwa orang merasakan stres. “Jadi mengenal simtom stres pada diri sendiri, apakah orang mulai makan sangat banyak, atau menunjukkan kejengkelan, atau tidak bisa tidur. Jika merasakan gejalanya orang harus segera mengambil tindakan untuk mengatasinya,” jelasnya,

Secara psikologis, bahkan berciuman saja akan menyebabkan stres. Karena itu memicu naiknya tekanan darah, detak jantung dan melepaskan hormon. Tapi apakah orang harus berhenti berciuman? Tergantung seberapa banyaknya, demikian juga halnya dengan stres. (dw/ian)

Share This :

Ditempatkan di bawah: Kesehatan, Tips, wawasan Ditag dengan:Deutsche Welle, Stres, Stres Mitos dan Kebenarannya, Stres pada laki-laki dan perempuan

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

Lainnya

Mbappe Dipastikan Absen di Piala Super Spanyol

7 Januari 2026 By admin

MUI Soroti Pasal KUHP soal Nikah Siri

7 Januari 2026 By admin

Persija Siapkan Strategi Khusus Hadapi Persib

7 Januari 2026 By admin

Vaksin Heksavalen, Antara Inovasi dan Disinformasi

6 Januari 2026 By admin

Fernandes–Maguire Pamitan untuk Amorim

6 Januari 2026 By admin

Setkab Terangkan Pasal KUHP–KUHAP yang Jadi Sorotan

6 Januari 2026 By admin

Menkum: Aduan Kumpul Kebo Hanya oleh Pasangan Sah dan Orang Tua

6 Januari 2026 By admin

Pemkot Surabaya Fokus Atasi Banjir Simo–Tanjungsari pada 2026

6 Januari 2026 By admin

Borneo FC Rebut Puncak Klasemen Super League

6 Januari 2026 By admin

Saudi Perkuat Penyaluran Bantuan untuk Warga Gaza

5 Januari 2026 By zam

Inter Kalahkan Bologna 3-1, Nerazzurri Pimpin Klasemen

5 Januari 2026 By zam

Hat-trick Gonzalo Garcia Bawa Madrid Hajar Betis 5-1

5 Januari 2026 By zam

AS Lancarkan Serangan ke Venezuela, Picu Kecaman Internasional

4 Januari 2026 By admin

BYD Salip Tesla dalam Penjualan Global EV 2025

4 Januari 2026 By admin

Harbin International Ice Sculpture Competition: Panggung Es Kelas Dunia dari Tiongkok

4 Januari 2026 By admin

Khamenei: Protes Pedagang Wajar, Jangan Ditunggangi Musuh

4 Januari 2026 By admin

Waspada “Super Flu”

3 Januari 2026 By admin

Gol Leao Bawa Milan Puncaki Klasemen

3 Januari 2026 By admin

Mamdani Cabut Kebijakan Pro-Israel di Hari Pertama

3 Januari 2026 By admin

Kebakaran Bar di Swiss Saat Tahun Baru, Puluhan Tewas

3 Januari 2026 By admin

DPR Minta Kemenkes Bergerak Cepat Hadapi Superflu

2 Januari 2026 By admin

Mbappe Cedera Lutut, Terancam Absen Tiga Pekan

2 Januari 2026 By admin

Zelensky: Perdamaian Ukraina–Rusia Tinggal Selangkah Lagi

2 Januari 2026 By admin

Semeru Erupsi Empat Kali, Kolom Abu Capai 900 Meter

2 Januari 2026 By admin

Chelsea Resmi Pecat Enzo Maresca Awal 2026

2 Januari 2026 By admin

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Januari 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Des    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Ketika Habis Ramadhan, Hamba Rindu Lagi Ramadhan

30 Maret 2025 Oleh admin

Tujuh Tradisi Lebaran yang Selalu Dinantikan

29 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Prabowo Instruksikan Dana Pensiun Atlet dan Pelatih
  • Persiapan Haji di Saudi Tunjukkan Kemajuan Signifikan
  • Arsenal Ditahan Imbang Liverpool 0-0
  • Menkeu Optimistis MBG Serap Anggaran Cepat Awal 2026
  • KPK Telaah Laporan Dugaan Penahanan Royalti LMKN

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.