Dulu, tanda tangan merupakan bukti autentik kehadiran fisik seseorang di tempat kerjanya. Tanda tangan mudah dipalsukan. Absensi bisa “dititipkan”, melalui tanda tangan yang ditiru orang lain. Singkatnya, bukti kehadiran sangat mudah direkayasa. Kini di era digital, standar kehadiran seseorang sudah lazim menggunakan absensi sidik jari (finger print). Ketika seseorang … [Selengkapnya ...] about Scan Retina, Jendela Mengintip Status Genom, Adakah Bahayanya?
Ari Baskoro
Godaan Cuan Legalisasi Ganja dan Kratom
Rapat antara Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) dengan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) baru-baru ini, sungguh mengagetkan. Bagi kami insan medis, dialog itu tidak hanya mengejutkan, tapi juga mengkhawatirkan. Pasalnya ada muatan isu krusial dan kontroversial yang dibahas. Rencananya ganja dan kratom, berpeluang dilegalkan. Salah satu pertimbangannya dari … [Selengkapnya ...] about Godaan Cuan Legalisasi Ganja dan Kratom
Refleksi Hari Kartini, “Jas Putih” Dalam Pusaran Pelecehan Seksual
Harta, takhta, dan wanita (“tri-ta”). Ungkapan itu sangat populer dalam “tradisi’ Jawa. Entah siapa yang menginisiasi, tetapi makna etimologinya sudah sangat mengakar. Sewaktu kami remaja, para “pinisepuh”(orang tua/yang dituakan) selalu memberi “ular-ular”(nasihat). Intinya sebagai tanggung jawab seorang laki-laki, harus siap secara finansial dalam menopang kehidupan rumah … [Selengkapnya ...] about Refleksi Hari Kartini, “Jas Putih” Dalam Pusaran Pelecehan Seksual
Relasi Cuaca Ekstrem, Lebaran, dan Fatalitas DBD
Berpulangnya Dyan Puspito Rini, sekretaris Asprov PSSI Jawa Timur sontak mengagetkan publik. Demam berdarah dengue (DBD), diberitakan sebagai penyebab kematiannya. Padahal beberapa waktu sebelum jatuh sakit, perempuan 46 tahun itu masih aktif menjalankan aktivitasnya sehari-hari. Begitulah karakter DBD. Sering disebut “tenang, tapi menghanyutkan”. Pola klinisnya acap kali tidak … [Selengkapnya ...] about Relasi Cuaca Ekstrem, Lebaran, dan Fatalitas DBD
Makna Gula di Balik Seribu Hari Pertama Kehidupan
Seribu hari pertama kehidupan (SHPK), merupakan waktu krusial bagi kualitas hidup seseorang. Fasenya diawali sejak terbentuknya janin, hingga kehamilan cukup bulan (270 hari). Setelahnya, selama dua tahun pertama pasca kelahiran (730 hari), akan melengkapi SHPK. SHPK identik dengan “periode emas”. Kesehatan ibu dan anak, merupakan fondasi kualitas masa depan bangsa. … [Selengkapnya ...] about Makna Gula di Balik Seribu Hari Pertama Kehidupan