• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Penyakit Lama Kambuh, Persebaya Surabaya Keteteran di Putaran Kedua

26 Januari 2025 by admin Tinggalkan Komentar

Surabaya (Trigger.id) – Persebaya Surabaya kembali menghadapi masalah yang sudah menjadi “penyakit lama” mereka. Setelah tampil impresif di awal musim hingga putaran pertama berakhir, Bajul Ijo terlihat keteteran di putaran kedua Liga 1 musim ini (2024/25). Kondisi ini mengulang pola serupa yang pernah terjadi pada musim-musim sebelumnya.

“Kami sudah tidak lagi kecewa. Kami sudah pada level menahan kemarahan. Beberapa pemain yang seharusnya menjadi leader di tim ini, malah seolah menjadi beban. Mereka terlalu terlena, tim ini seperti kehilangan soulnya,” ungkap CEO Persebaya, Asrul Ananda di akun resmi IG @Officialpersebaya.

Dalam beberapa laga terakhir (empat laga terakhir), Persebaya gagal menunjukkan performa konsisten, bahkan gagal meraih poin penuh. Kekalahan beruntun yang mengecewakan membuat posisi mereka di klasemen sementara terancam. Kondisi ini memantik kekhawatiran dari para pendukung setia Green Nord dan Bonek Mania. serta kemarahan Azrul Anda sebagai CEO Persebaya.

Persebaya Surabaya harus menerima kenyataan pahit setelah menderita kekalahan telak 0-3 dari Barito Putra dalam lanjutan BRI Liga 1, Sabtu (25/01) Kekalahan ini semakin memperpanjang tren negatif Bajul Ijo yang belum mampu bangkit di putaran kedua kompetisi.

Pelatih Persebaya, Paul Munster, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya atas performa tim di laga ini. Dalam konferensi pers pasca pertandingan, Munster menyoroti lemahnya fokus pemain dan ketidakmampuan tim untuk mengantisipasi serangan lawan.

“Kami bermain sangat buruk hari ini, terutama dalam bertahan. Barito memanfaatkan setiap kesalahan yang kami buat, dan itu tidak seharusnya terjadi di level ini. Kami kehilangan fokus di momen-momen penting, dan itu sangat mengecewakan,” ujar Munster.

Meski demikian, Munster menegaskan bahwa dirinya bertanggung jawab penuh atas hasil ini. “Saya adalah orang pertama yang harus bertanggung jawab atas performa tim. Kami akan segera melakukan evaluasi menyeluruh untuk mencari solusi,” tambahnya.

Pelatih Persebaya, Paul Munster menyoroti beberapa faktor bukan hanya faktor teknis yang menjadi masalah. Secara mental, para pemain Persebaya kerap terlihat kehilangan fokus. Beberapa kali mereka gagal memanfaatkan peluang.

Azrul Ananda: “Bonek Berhak Mendapatkan Lebih”

Sementara itu, CEO Persebaya, Azrul Ananda, juga memberikan komentar pedas terkait kekalahan ini. Azrul mengakui bahwa performa tim saat ini jauh dari harapan dan tidak mencerminkan ambisi besar Persebaya sebagai salah satu tim besar di Indonesia.

“Kekalahan ini sangat menyakitkan, terutama bagi Bonek yang selalu memberikan dukungan tanpa henti. Mereka berhak mendapatkan lebih dari ini. Kami harus segera berbenah,” tegas Azrul.

Azrul juga mengisyaratkan adanya kemungkinan perubahan dalam skuad maupun strategi tim jika tren negatif ini terus berlanjut. “Kami tidak akan tinggal diam. Persebaya adalah klub besar dengan sejarah yang panjang. Jika situasi ini tidak segera membaik, tentu akan ada langkah-langkah yang diambil demi kebaikan tim,” tambahnya.

Pola yang Berulang

Jika menengok ke belakang, pola serupa pernah terjadi pada musim-musim sebelumnya. Persebaya sering kali tampil garang di awal kompetisi, tetapi inkonsistensi di paruh kedua membuat mereka gagal mencapai target yang diharapkan. Hal ini mencerminkan kurangnya kedalaman skuad dan ketergantungan pada segelintir pemain kunci.

Persebaya harus segera mencari solusi untuk menjaga konsistensi, baik secara taktik maupun mental. Jika tidak, mereka bisa kembali mengakhiri musim dengan kekecewaan.

Harapan di Sisa Musim

Meski sedang dalam tren negatif, harapan masih ada. Kompetisi belum berakhir, dan Persebaya masih memiliki peluang untuk bangkit. Dalam konferensi pers terakhir, Paul Munster menyatakan komitmennya untuk memperbaiki situasi. “Kami akan bekerja keras di sisa pertandingan. Para pemain harus tetap percaya diri dan fokus pada target kami,” tegasnya.

Dukungan dari suporter juga diharapkan menjadi suntikan semangat bagi tim. Laga-laga berikutnya menjadi ujian berat sekaligus penentuan apakah Persebaya mampu keluar dari “lingkaran setan” yang terus menghantui mereka di putaran kedua kompetisi. Bonek, tetaplah percaya!. (ian)

Share This :

Ditempatkan di bawah: olah raga, update Ditag dengan:Azrul Ananda, CEO Persebaya, Kambuh, Keteteran, Penyakit Lama, Persebaya, Putaran Kedua

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

Lainnya

Cuaca Tak Bersahabat, Penutupan Taman Nasional Komodo Diperpanjang

18 Januari 2026 By admin

Slot Maklumi Kekecewaan Fans Usai Liverpool Kembali Tertahan

18 Januari 2026 By admin

Vaksin Influenza, Masihkah Dipandang Sebelah Mata?

18 Januari 2026 By admin

Khamenei Tuding Trump Bertanggung Jawab atas Krisis di Iran

18 Januari 2026 By admin

Bandara Adisutjipto: Keberangkatan ATR 42-500 ke Makassar Sudah Sesuai Prosedur

18 Januari 2026 By admin

Sinar Matahari, Kesehatan, dan Perannya Meredam Depresi

17 Januari 2026 By admin

Labuhan Sarangan: Doa, Alam, dan Jejak Leluhur yang Kini Diakui Negara

17 Januari 2026 By admin

Kemenhaj Perkuat Kanal Kawal Haji untuk Aduan Jamaah

17 Januari 2026 By admin

UE Minta Israel Hentikan Perluasan Permukiman di Tepi Barat

17 Januari 2026 By admin

Koeman Optimistis Belanda Bisa Kejutkan Piala Dunia 2026

17 Januari 2026 By admin

KPK Telusuri Dugaan Imbal Jasa Biro Haji ke Pengurus PWNU DKI

17 Januari 2026 By admin

Tavares Jelaskan Perekrutan Tiga Pemain Asing Baru Persebaya

16 Januari 2026 By admin

KPK Dalami Dugaan Aliran Dana Biro Haji ke Pengurus PBNU

16 Januari 2026 By admin

Wamenhaj Minta Petugas Haji Lepas Gelar Saat Diklat

16 Januari 2026 By admin

Iran Tegaskan Tak Akan Diam Hadapi Ancaman AS

16 Januari 2026 By admin

Nasi atau Roti untuk Sarapan, Mana Lebih Sehat?

16 Januari 2026 By admin

Lautan Surya di Jantung Gurun Abu Dhabi

16 Januari 2026 By admin

Pemerintah Izinkan 156 Prodi Spesialis Kedokteran Baru

16 Januari 2026 By admin

Sampai Kapan Keracunan MBG Berakhir

16 Januari 2026 By admin

Maroko Tantang Senegal di Final Piala Afrika 2025

15 Januari 2026 By admin

Kekerasan di Sekolah: Alarm untuk Reformasi Pendidikan Sesungguhnya

15 Januari 2026 By admin

Guru SMK di Jambi Jadi Korban Pengeroyokan Siswa

15 Januari 2026 By admin

Pasar Murah Jatim Dinilai Efektif Tekan Inflasi

15 Januari 2026 By admin

Kemenkes Minta Walimatus Safar Dibatasi H-7 Haji

14 Januari 2026 By admin

Michael Carrick Resmi Ditunjuk sebagai Pelatih Interim Manchester United

14 Januari 2026 By admin

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Februari 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  
« Jan    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Ketika Habis Ramadhan, Hamba Rindu Lagi Ramadhan

30 Maret 2025 Oleh admin

Tujuh Tradisi Lebaran yang Selalu Dinantikan

29 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • PBB Tegaskan Greenland Tetap Wilayah Denmark
  • OTT KPK dan Darurat Integritas Kepala Daerah
  • Prabowo Rencanakan Bangun 10 Kampus Baru
  • Liga Champions 2026, Madrid Hajar Monaco 6-1
  • KPK Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan Perangkat Desa di Pati, Tarif Capai Rp225 Juta

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.