• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Dari Laboratorium UNAIR ke Panggung Dunia: Inovasi Nano Mengubah Masa Depan Energi Surya

23 Mei 2026 by admin Tinggalkan Komentar

Tahta Amrillah SSi MSc PhD, Dosen FTMM UNAIR yang Masuk Nominasi 75th Lindau Nobel Laureate Meetings 2026. Foto: Ist.

Surabaya (Trigger.id) – Di tengah meningkatnya kekhawatiran dunia terhadap krisis energi dan perubahan iklim, sebuah laboratorium di Universitas Airlangga diam-diam melahirkan inovasi yang berpotensi mengubah cara manusia memanfaatkan cahaya matahari.

Adalah Tahta Amrillah, dosen Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) UNAIR, yang tengah mengembangkan teknologi nanomaterial untuk meningkatkan efisiensi panel surya generasi masa depan. Konsistensi riset yang ia lakukan bahkan mengantarkannya masuk nominasi ajang ilmiah internasional bergengsi, 75th Lindau Nobel Laureate Meetings 2026 di Jerman.

Bagi sebagian orang, panel surya mungkin hanya identik dengan lembaran hitam besar di atap rumah atau gedung. Namun di tangan Tahta, teknologi itu dibayangkan menjadi jauh lebih canggih, efisien, bahkan menyatu dengan kehidupan sehari-hari.

Ketika Kaca Jendela Bisa Menghasilkan Listrik

Fokus utama penelitian Tahta terletak pada rekayasa material skala nano untuk memaksimalkan kemampuan panel surya dalam menangkap dan mengubah cahaya matahari menjadi energi listrik.

Lewat pendekatan fisika material modern, ia mencoba mengatasi salah satu kelemahan terbesar panel surya konvensional: efisiensi penyerapan energi yang masih terbatas.

Menariknya lagi, material yang dikembangkan memiliki tingkat transparansi tinggi. Artinya, teknologi tersebut tidak hanya bisa digunakan pada panel surya biasa, tetapi juga diintegrasikan ke kaca jendela gedung melalui konsep Building Integrated Photovoltaic.

Bayangkan sebuah gedung perkantoran yang seluruh jendelanya mampu memproduksi listrik sendiri tanpa mengubah desain bangunan. Gagasan yang dulu terdengar futuristis itu kini perlahan mulai mendekati kenyataan.

Menurut Tahta, pengembangan material baru menjadi langkah penting agar energi terbarukan tidak berhenti sebagai konsep mahal, tetapi benar-benar bisa digunakan secara luas oleh masyarakat.

Indonesia Dinilai Punya Semua Modal

Sebagai peneliti yang hidup di negara tropis, Tahta melihat Indonesia memiliki keuntungan besar yang belum dimanfaatkan secara maksimal.

Ia menyoroti melimpahnya sumber daya mineral lokal seperti tembaga, zinc, dan sulfur yang selama ini banyak diekspor dalam bentuk bahan mentah. Padahal, material tersebut dapat diolah menjadi komponen penting dalam industri teknologi energi terbarukan, termasuk sel surya.

Ditambah lagi, Indonesia memiliki paparan sinar matahari sepanjang tahun yang jauh lebih stabil dibanding banyak negara lain.

Baginya, kombinasi sumber daya alam dan potensi energi matahari itu seharusnya mampu menjadikan Indonesia pemain penting dalam industri energi bersih dunia.

Ia berharap momentum nominasi internasional yang diraihnya dapat membuka ruang kolaborasi global sekaligus mendorong hilirisasi industri material di dalam negeri agar memiliki nilai tambah yang lebih tinggi.

Riset Bukan Sekadar Tugas Akademik

Di balik pencapaian internasional tersebut, Tahta juga menyampaikan pesan penting bagi generasi muda peneliti Indonesia. Ia menilai riset seharusnya tidak dipandang sebagai beban administratif atau sekadar kewajiban akademik.

Sebaliknya, penelitian adalah investasi jangka panjang untuk kemajuan bangsa.

Melalui inovasi-inovasi berbasis sains dan teknologi, Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk tidak hanya menjadi pasar teknologi asing, tetapi juga pencipta solusi global.

Kini, langkah kecil dari laboratorium di Surabaya itu mulai menarik perhatian dunia. Dan di tengah perlombaan global mencari energi masa depan, nama Indonesia perlahan ikut hadir melalui riset nano yang lahir dari kampus negeri sendiri. (ian)

Share This :

Ditempatkan di bawah: jatim, nusantara, update Ditag dengan:Energi Surya, Inovasi Nano, Laboratorium Unair, Mengubah Masa Depan, Panggung Dunia

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Kemendikdasmen-BPOM budayakan hidup sehat lewat edukasi pangan aman

30 Juni 2026 By admin

DPD RI Apresiasi Haji 2026, Kemenhaj Berkomitmen Sempurnakan Tata Kelola

30 Juni 2026 By zam

Paraguay dan Maroko Buat Kejutan, Singkirkan Jerman dan Belanda untuk Melaju ke 16 Besar Piala Dunia 2026

30 Juni 2026 By wah

Kemenhaj: Sekitar 90 Persen Jemaah Haji Indonesia Sudah Kembali ke Tanah Air

29 Juni 2026 By zam

Khofifah Tinjau SPBU di Malang, Pastikan Pasokan Biosolar di Jawa Timur Tetap Aman

29 Juni 2026 By admin

AS dan Iran Sepakat Redakan Ketegangan, Bahas Selat Hormuz dalam Pertemuan di Qatar

29 Juni 2026 By admin

Hakan Calhanoglu Tinggalkan Inter Milan pada Akhir Musim 2026/27

29 Juni 2026 By admin

Prabowo Ajak NU Dukung Upaya Menutup Kebocoran Kekayaan Negara

24 Juni 2026 By wah

Ronaldo Cetak Brace, Portugal Gilas Uzbekistan 5-0 di Piala Dunia 2026

24 Juni 2026 By zam

Film Indonesia Menembus Panggung Shanghai, Dari Cerita Lokal Menuju Apresiasi Global

24 Juni 2026 By admin

Argentina Pastikan Tiket ke 32 Besar Usai Tumbangkan Austria 2-0

23 Juni 2026 By admin

Layanan Haji Indonesia Kini Terpusat di Madinah

23 Juni 2026 By admin

Inter Milan Makin Serius Kejar Nico Paz untuk Proyek Baru Cristian Chivu

22 Juni 2026 By admin

Dari Gus Fring ke Syahadat: Kisah Giancarlo Esposito Menemukan Islam di Tanah Saudi

22 Juni 2026 By admin

Fatwa MUI Dominasi Mazhab Syafi’i Demi Kearifan Lokal dan Kehati-hatian Hukum

22 Juni 2026 By admin

Calhanoglu Minta Maaf Usai Turki Tersingkir Cepat dari Piala Dunia 2026

22 Juni 2026 By admin

Khofifah: Munas-Konbes NU 2026 Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

21 Juni 2026 By admin

Kemenhaj: Kepulangan Haji Momentum Awal Amalkan Nilai Kemabruran di Tengah Masyarakat

21 Juni 2026 By admin

Deniz Undav Jadi Pembeda, Jerman Bangkit Tekuk Pantai Gading 2-1

21 Juni 2026 By admin

Saat Stadion Bersih, Benarkah Rumah Warga Jepang Terlupakan?

21 Juni 2026 By admin

Inter Milan Ikat Cristian Chivu Hingga 2028 Usai Musim Gemilang

20 Juni 2026 By admin

Di Balik Impian ke Baitullah: Negara Harus Hadir Mengawal Hak Jemaah Umrah

19 Juni 2026 By admin

Kloter 65 Asal Kabupaten Mojokerto Tiba di Tanah Air, Disambut Menhaj dan Bupati

19 Juni 2026 By admin

Shalat: Membangun Koneksi Sejati dengan Allah SWT

19 Juni 2026 By admin

Yordania: Mimpi yang Akhirnya Menjadi Nyata

18 Juni 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Juli 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
« Jun    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Intelektual Mengisi Jarak antara Teori dan Praktik
  • Empat Tanda Calon Penghuni Surga yang Mulai Tampak Sejak di Dunia
  • Jejak Kolaborasi Jatim Tekan Stunting: Penghargaan Persagi untuk Kepemimpinan Khofifah
  • Arif Satria: ICMI Harus Bangun Peradaban Berbasis Data dan Integritas
  • KNVB Ajukan Pengaduan Resmi atas Ujaran Rasis terhadap Tiga Pemain Belanda

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.