• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Menata Ulang Biaya Haji: Jangan Terjebak Ketergantungan APBN

19 April 2026 by admin Tinggalkan Komentar

Oleh: Isa Anshori*

Rencana pemerintah menutup kekurangan biaya haji melalui suntikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kembali memunculkan pertanyaan mendasar: sampai kapan skema pembiayaan ibadah haji bergantung pada kas negara? Lonjakan harga avtur memang menjadi pemicu, tetapi persoalan yang lebih dalam justru terletak pada desain biaya yang belum adaptif terhadap dinamika global.

Ekonom dari Center of Reform on Economics, Yusuf Rendy Manilet, mengingatkan bahwa struktur Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) saat ini masih kaku. Komponen penting seperti biaya penerbangan ditetapkan sejak awal tanpa mekanisme penyesuaian, padahal porsi bahan bakar pesawat bisa mencapai 30–40 persen dari total biaya. Ketika harga energi melonjak, sistem yang tidak fleksibel ini otomatis memindahkan beban ke negara atau jemaah.

Di sinilah urgensi reformulasi muncul. Skema biaya haji perlu dilengkapi instrumen seperti fuel surcharge atau strategi lindung nilai (hedging), agar fluktuasi harga tidak langsung mengguncang keseluruhan sistem. Tanpa itu, setiap gejolak harga energi akan terus berulang menjadi alasan pembenaran intervensi APBN.

Lebih jauh, struktur pembiayaan haji saat ini sebenarnya sudah memuat mekanisme subsidi berlapis. Sekitar 60 persen biaya ditanggung langsung oleh jemaah melalui Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH), sementara 40 persen lainnya berasal dari nilai manfaat pengelolaan dana oleh Badan Pengelola Keuangan Haji. Nilai manfaat ini pada dasarnya merupakan subsidi silang dari jemaah yang masih dalam antrean.

Ketika APBN ikut masuk untuk menambal kekurangan, maka tercipta tiga lapis subsidi sekaligus: jemaah aktif, jemaah tunggu, dan negara. Skema seperti ini bukan hanya tidak sehat, tetapi juga berisiko merusak transparansi dan akuntabilitas biaya haji dalam jangka panjang.

Memang, dalam situasi darurat, APBN masih memiliki ruang untuk meredam lonjakan biaya. Namun perlu disadari bahwa struktur fiskal Indonesia sangat sensitif terhadap harga energi dan nilai tukar. Tambahan beban, meski terlihat kecil, tetap berpotensi mempersempit ruang gerak anggaran yang sudah terbatas.

Karena itu, intervensi negara seharusnya diposisikan sebagai langkah sementara, bukan kebijakan permanen. Pemerintah perlu tegas menyampaikan bahwa bantuan ini adalah respons terhadap kondisi luar biasa, bukan pola baru dalam pembiayaan haji. Tanpa batas yang jelas, kebijakan semacam ini berisiko menjadi preseden yang sulit dihentikan di masa depan.

Di sisi lain, penguatan peran BPKH menjadi kunci. Optimalisasi investasi dan diversifikasi portofolio harus dipercepat agar nilai manfaat yang dihasilkan mampu mengimbangi bahkan melampaui kenaikan biaya. Inilah jalur yang lebih berkelanjutan: menjaga keterjangkauan biaya haji tanpa membebani APBN.

Pada akhirnya, pembenahan biaya haji bukan sekadar soal angka, melainkan soal keberanian melakukan reformasi. Tanpa perubahan struktural, Indonesia akan terus terjebak dalam siklus lama—menambal kekurangan hari ini, tanpa pernah benar-benar menyelesaikan masalah untuk esok.

—000—

*Pemimpin Redaksi Trigger.id

Share This :

Ditempatkan di bawah: nusantara, update Ditag dengan:Biaya Haji, Jangan Terjebak, Ketergantungan APBN, Menata Ulang

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Stok Pertalite Turun Jadi 16-18 Hari Pasca Harga Pertamax Naik

17 Oktober 2026 By admin

PM2.5 Picu Kualitas Udara Surabaya Memburuk, Warga Diimbau Waspada

16 Oktober 2026 By admin

Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, IHSG Anjlok hingga 8 Persen

16 Oktober 2026 By admin

Prof Masdar Hilmy Resmi Pimpin UINSA

15 Oktober 2026 By admin

Benahi Permukiman Ala Singapura Menuju Kota Surabaya 2045

15 Oktober 2026 By admin

Cegah Campak Sejak Dini Perlu Edukasi dan Imunisasi MR

14 Oktober 2026 By admin

Barcelona Puncaki Klasemen Liga Champions 2026/2027, Arsenal Tempel Ketat

14 Oktober 2026 By admin

Surabaya Siapkan Website Porprov, Atlet Bisa Cek Hotel hingga Kuliner

13 Oktober 2026 By admin

Gandrung Sewu Spektakuler, Libatkan 1.300 Penari Malam Hari

13 Oktober 2026 By admin

Penerbangan Soetta ke Jeddah dan Madinah Masih Normal

12 Oktober 2026 By admin

Mulai 12 Oktober 2026, KAI Daop 8 Surabaya Naikkan Tarif Khusus

12 Oktober 2026 By admin

Surabaya Petakan Venue Cabor Jelang Tuan Rumah Porprov 2027

11 Oktober 2026 By admin

Prof Inung : Jangan Asal Kuliah UIN, Santri Harus Kuasai Teknologi

11 Oktober 2026 By admin

Kajian Ahad Dhuha Forsikom: Sembilan Obat Malas

11 Oktober 2026 By admin

500 Undangan HUT ke-81 Jatim Ludes 31 Detik

10 Oktober 2026 By admin

TKD Tembus Rp 599,2 T Sampai September, Stimulus Daerah Diperkuat

10 Oktober 2026 By admin

Veda Pratama Ikut Kualifikasi Moto3 Mandalika

9 Oktober 2026 By admin

Cium Bau Gas LPG ? Jangan Nyalakan Sakelar, Ini Langkah Aman Mengatasinya

9 Oktober 2026 By admin

Biaya Haji 2027 Turun Rp 3,4 Juta, Pelunasan Jemaah Jadi Rp 23 Juta

8 Oktober 2026 By admin

1.000 Guru TK, RA, dan TPQ Jatim Dapat Kacamata Gratis

8 Oktober 2026 By admin

Taisei Marukawa, Mimpi Garuda dari Tanah Sakura

8 Oktober 2026 By admin

Kick Off Hari Santri di Tuban, Disiapkan 14 Agenda Kegiatan

7 Oktober 2026 By admin

Hormati Putusan MK, Gibran Siap Follow Up Terkait Ijazah

7 Oktober 2026 By admin

Kemenag : Penghulu Bisa Jadi Agen Warga Daftar Perlinsos

7 Oktober 2026 By admin

Jawara FIFA ASEAN Cup 2026 Lewat Adu Penalti

6 Oktober 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Oktober 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Sep    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • ITS Ciptakan Futechi Farm, Kandang Ayam Pintar Terintegrasi IoT
  • Khofifah Minta Distribusi Biosolar dan Pertalite Dipercepat
  • Sambut Hari Santri 2026, Ziarahi Makam Pencipta Lambang NU
  • Heboh Kode QR UMKM Tersambung Bank Tiongkok, Begini Aturannya.
  • UNESA dan UM Raih Gelar Juara Campus League 2026 Futsal Regional Surabaya

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.