
Banyuwangi (Trigger.id) – Kawasan Green Farm Pusat Pelatihan Pertanian Terpadu di Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, terus dikembangkan sebagai pusat riset dan inovasi pertanian modern.
Selain menghasilkan panen jagung hibrida, kawasan tersebut menjadi lokasi pengembangan benih jagung baru bernama Kolaborasi Inovasi Polri (KIP) melalui sinergi Polda Jatim, Pemprov Jatim, Kwarda Pramuka Jatim, HKTI Jatim, dan Pemkab Banyuwangi.
Ketua DPD HKTI Jawa Timur Arum Sabil mengatakan kolaborasi itu diharapkan mampu mendorong peningkatan produktivitas sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah maupun nasional.
Menurut Arum, pengembangan teknologi pertanian di Green Farm dilakukan untuk menjawab tantangan lahan yang tergolong kritis, berbukit, bergelombang, kurang subur, serta jauh dari sumber air.
Kondisi ini mendorong tim ahli melakukan berbagai penelitian untuk menghasilkan benih yang mampu beradaptasi dengan lingkungan ekstrem. “Hasilnya, kawasan yang sebelumnya dinilai kurang bersahabat bagi tanaman jagung kini mampu menghasilkan benih unggul dengan produktivitas yang optimal,” urai Arum Sabil, Jumat (11/9).
Tak hanya berfokus pada tanaman, Green Farm juga menjadi lokasi penelitian kondisi tanah serta pemeliharaan ekosistem mikroorganisme guna menjaga kesuburan lahan secara berkelanjutan. Efisiensi air turut menjadi perhatian melalui penerapan teknologi irigasi tetes (drip irrigation) dan pengaturan tekanan air secara terukur.
Arum menilai inovasi tersebut penting untuk membangun kemandirian sekaligus menjaga ketahanan air, pangan, dan energi yang menjadi bagian penting dalam pembangunan pertanian berkelanjutan. (wah)



Tinggalkan Balasan