
Surabaya (Trigger.id) – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya mengerahkan helikopter HR-3601 dan KN SAR 249 Permadi untuk mendukung operasi pencarian Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin.
Demikian mengutip laman LKBN Antara, Minggu (13/9).Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit PH mengatakan helikopter HR-3601 diberangkatkan dari Skuadron 400 Lanudal Juanda pada pukul 08.22 WIB dengan membawa lima kru dan dua rescuer dari Kantor SAR Surabaya.
Helikopter diperkirakan tiba di Banjarmasin sekitar pukul 10.31 WIB untuk berkoordinasi dengan SAR Mission Coordinator (SMC) operasi, Kepala Kantor SAR Banjarmasin I Putu Sudayana.Selain dukungan udara, Kantor SAR Surabaya mengerahkan KN SAR 249 Permadi dari Dermaga Distrik Navigasi Pelabuhan Tanjung Perak pada pukul 08.30 WIB menuju area pencarian.
Kapal membawa 11 kru, empat rescuer Kantor SAR Surabaya, serta dua personel Polairud Polda Jawa Timur. Dengan kecepatan sekitar 14 knot, KN SAR 249 Permadi diperkirakan tiba di lokasi pencarian pada pukul 21.30 WIB untuk memperkuat operasi pencarian terhadap kapal yang diketahui mengangkut 243 orang tersebut.
Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak sekitar pukul 01.00 WIB setelah menghadapi kondisi cuaca buruk dalam perjalanan menuju Banjarmasin. Kantor SAR Banjarmasin kemudian mengerahkan satu tim rescue menuju Dermaga SAR Basirih pada pukul 04.30 WITA dan melanjutkan perjalanan menggunakan KN SAR Laksmana 241 menuju perkiraan posisi terakhir kapal.
Tim tersebut diperkirakan membutuhkan waktu sekitar lima jam untuk mencapai lokasi yang menjadi titik pencarian awal.Operasi pencarian juga diperkuat Pos SAR Sumenep yang berkoordinasi dengan SROP Masalembu untuk melakukan pemapelan kepada kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi kejadian.
Langkah tersebut dilakukan dengan menyebarkan informasi mengenai hilangnya Virgo Transport 8 agar kapal yang menemukan tanda-tanda keberadaan kapal segera melaporkannya kepada tim SAR gabungan. Hingga kini, pencarian masih berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur SAR serta dukungan kapal-kapal yang berada di sekitar wilayah kejadian. (wah)



Tinggalkan Balasan