
Milan (Trigger.id) – Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, memberikan pujian kepada rival sekota mereka, Inter Milan, menjelang duel panas Derby della Madonnina ke-185 di Serie A. Menurutnya, Nerazzurri memiliki kualitas permainan yang begitu solid hingga mampu tampil konsisten dalam berbagai situasi.
Derby Milan kali ini akan berlangsung di Stadion San Siro pada Sabtu (31/10/2026). Kedua tim datang dengan modal yang berbeda menjelang pertemuan bergengsi tersebut.Inter Milan saat ini masih nyaman menduduki puncak klasemen Serie A dengan koleksi 25 poin dari sembilan pertandingan. Sementara itu, AC Milan berada di peringkat kelima dengan selisih tujuh poin dari rival sekotanya.
Performa kedua klub juga menunjukkan perbedaan yang cukup mencolok. Rossoneri baru saja menelan kekalahan perdana di Serie A musim ini setelah dipermalukan Bologna di kandang sendiri pada pertandingan tengah pekan.
Sebaliknya, Inter justru sedang berada dalam tren positif. Pasukan Nerazzurri belum tersentuh kekalahan dan sukses membukukan empat kemenangan beruntun dalam pertandingan terakhir mereka di kompetisi domestik.
Menghadapi situasi tersebut, Ruben Amorim tidak ragu mengakui kualitas Inter. Dalam konferensi pers menjelang pertandingan, mantan pelatih Sporting CP dan Manchester United itu menggambarkan calon lawannya sebagai tim yang sudah memiliki pemahaman permainan sangat matang.
Amorim bahkan menyebut Inter sebagai tim yang seolah-olah mampu bermain tanpa harus melihat lapangan. Pernyataan tersebut menjadi gambaran betapa kuatnya koordinasi dan chemistry antarpemain Nerazzurri.
“Inter bagi saya merupakan tim yang bisa bermain dengan mata tertutup,” ujar Amorim, seperti dikutip dari Milannews.Ia juga menyoroti konsistensi Inter dalam menerapkan strategi permainan, meskipun melakukan pergantian pemain atau rotasi di dalam skuad.
Menurut Amorim, perubahan komposisi pemain tidak membuat karakter permainan Inter mengalami perubahan berarti. Mereka tetap mampu mempertahankan identitas dan pola permainan yang sama.
Pujian tersebut sekaligus menunjukkan bahwa Amorim menyadari tantangan besar yang harus dihadapi Milan dalam derby kali ini.
Meski demikian, Derby della Madonnina selalu menghadirkan cerita tersendiri. Perbedaan posisi klasemen maupun tren performa tidak menjamin hasil akhir pertandingan, terlebih ketika gengsi dua klub sekota menjadi taruhannya. (ian)



Tinggalkan Balasan