• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Dzulhijjah, Momentum Untuk Menghidupkan Spirit Kolektif Umat

28 Mei 2025 by admin Tinggalkan Komentar

Oleh: Dr. Ulul Albab*

Tanggal 1 Dzulhijjah telah tiba. Umat Islam di seluruh dunia kembali diberi kesempatan istimewa oleh Allah SWT untuk menjalani sepuluh hari paling mulia dalam setahun. Tapi sayangnya, mungkin saja tidak semua umat memahami keistimewaan ini. 

Maka tidak ada salahnya jika kita mengingatkan. Karena sebagaimana ditegaskan dalam banyak hadits, amal shalih pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah lebih dicintai Allah melebihi amal-amal lainnya, bahkan jihad fi sabilillah.

Sebuah hadis dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidak ada amal shalih yang lebih dicintai Allah melebihi amal shalih yang dilakukan pada hari-hari ini (yakni sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah).” Para sahabat bertanya, “Tidak juga jihad di jalan Allah?” Beliau (Rosulullah SAW) menjawab, “Tidak juga jihad di jalan Allah, kecuali orang yang keluar (berjihad) dengan jiwa dan hartanya, lalu tidak kembali dengan sesuatu apapun (yakni mati syahid).” (HR. Bukhari, no. 969)

Jika kita mencermati hadis tersebut maka sungguh saying jika keistimewaan 10 hari pertama dzulhijjah ini lewat begitu saja. Juga saying jika informasi penting ini tidak disebarkan, karena mungkin saja diantara kita ada yang lupa atau belum mengetahuinya.

Momentum istimewa ini seharusnya tidak berlalu begitu saja. Kita harus hidupkan, tidak hanya dalam ruang ibadah personal, tetapi juga dalam bentuk gerakan sosial yang kolektif dan masif. Kita ajak keluarga, teman, sahabat, kerabat, dan semuanya saja untuk memanfaatkan momentum ini.

Membangkitkan Spirit Puasa Sunnah 1-9 Dzulhijjah

Puasa sunnah mulai tanggal 1 hingga 9 Dzulhijjah adalah amalan ringan namun penuh makna. Menjadi sarana penjernih diri di tengah kegaduhan dan kebisingan dunia. Apalagi di tengah iklim sosial-politik yang makin mudah tersulut oleh provokasi, puasa mengajarkan pengendalian diri, kejernihan berpikir, serta kesabaran sosial.

Puncaknya adalah puasa Arafah (9 Dzulhijjah), yang pahalanya luar biasa: menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang (HR. Muslim). Andai umat Islam di Indonesia menjadikan hari-hari ini sebagai momentum spiritual bersama (layaknya gerakan nasional) maka akan muncul gelombang keinsafan kolektif yang sangat dibutuhkan dan bermakna bagi bangsa ini.

Berqurban Untuk Ibadah dan Solidaritas Sosial

Hari ke-10 Dzulhijjah adalah Idul Adha, hari raya besar yang juga dikenal sebagai Hari Raya Qurban. Kita tidak boleh puasa di hari ke-10 ini hingga 3 hari tasyrik berikutnya. Tetapi kita sangat dianjurkanuntuk berqurban. Qurban bukanlah sekadar seremoni penyembelihan hewan, tetapi qurban adalah simbol keberanian dan keikhlasan dalam memberi. Qurban adalah ibadah sosial yang menyatukan dimensi spiritual, ekonomi, dan kemanusiaan.

Dalam konteks bangsa, semangat qurban adalah antitesis dari budaya mementingkan diri sendiri. Sebuah pesan tentang pentingnya solidaritas, kepekaan terhadap sesama, serta kesiapan berkorban demi kebaikan yang lebih besar. Di tengah ancaman perpecahan sosial dan melemahnya empati publik, semangat berqurban menjadi sangat relevan dan mendesak untuk dibangkitkan.

Kita Nyalakan Bara Spirit Peradaban

Sepuluh hari pertama Dzulhijjah adalah panggilan ilahi untuk membangkitkan umat. Sebagai titik tolak bagi lahirnya gerakan kebaikan yang sistematis. Dari puasa hingga qurban, dari masjid hingga media sosial, dari hati hingga institusi, semua bisa terlibat.

Momentum ini harus digunakan untuk membangun civil society berbasis nilai, memperkuat pendidikan moral, dan menggerakkan amal kolektif. Mengajak komunitas untuk menata ulang orientasi hidup: dari yang transaksional menjadi spiritual, dari eksklusif menjadi inklusif.

Menghidupkan sepuluh hari Dzulhijjah adalah strategi untuk membangun peradaban. Maka mari kita jadikan momentum ini sebagai awal dari gelombang kebangkitan umat. Dimulai dari diri, meluas ke keluarga, komunitas, dan akhirnya menjadi gerakan nasional. Dari Dzulhijjah, kita bisa menata ulang arah sejarah umat menuju arah yang lebih terang dan bermartabat.

—000—

*Ketua ICMI Jawa Timur, Ketua DPP AMPHURI, Akademisi Unitomo Surabaya

Share This :

Ditempatkan di bawah: jatim, update, wawasan Ditag dengan:Dzulhijjah, Menghidupkan, Momentum, Spirit Kolektif, Umat

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

Lainnya

Arsenal Dihantui Kutukan Awal Tahun

1 Januari 2026 By admin

Kazakhstan Sahkan UU Pembatasan Konten LGBT

1 Januari 2026 By admin

Ronaldo Dekati 1.000 Gol, Kapan Tercapai?

1 Januari 2026 By admin

Arsenal Hajar Villa 4-1, Kokoh di Puncak

31 Desember 2025 By isa

Unesa Kukuhkan 11 Guru Besar dari Beragam Kepakaran

30 Desember 2025 By admin

Permintaan Tiket Piala Dunia 2026 Cetak Rekor Baru

30 Desember 2025 By admin

Samudra Api di Balik Gurun: Pesona Ajaib Laut Merah Mesir

30 Desember 2025 By admin

Gol Lautaro Martinez Antar Inter Milan ke Puncak Klasemen Serie A

29 Desember 2025 By admin

Trump Sindir PBB, Klaim AS Kini Berperan sebagai Penentu Perdamaian Dunia

29 Desember 2025 By admin

Islah PBNU, Rais Aam dan Ketua Umum Bersilaturahmi di Surabaya

29 Desember 2025 By admin

Barcelona Kuasai LaLiga Awards 2025

29 Desember 2025 By admin

12 Tips Cegah Kenaikan Berat Badan Saat Libur Panjang

28 Desember 2025 By admin

MUI Ajak Isi Malam Tahun Baru dengan Doa

28 Desember 2025 By admin

Villa Jinakkan Chelsea, Torehkan 11 Kemenangan Beruntun

28 Desember 2025 By admin

Jadwal Serie A: Milan Hadapi Verona, Inter Tantang Atalanta

27 Desember 2025 By admin

BNPB: 24 Daerah Masuk Tahap Transisi Darurat ke Pemulihan

27 Desember 2025 By admin

Dirjen Bina Haji: Kartu Nusuk Dibagikan di Asrama Haji sebelum Keberangkatan

27 Desember 2025 By admin

Forkopimda Banda Aceh Imbau Warga Tak Rayakan Tahun Baru 2026

27 Desember 2025 By admin

Tangis dan Imunitas di Tengah Bencana

26 Desember 2025 By admin

Senja Keemasan di Kerandangan, Saat Lombok Berbisik Lewat Cahaya

26 Desember 2025 By admin

Paus Leo XIV Soroti Krisis Kemanusiaan Gaza dalam Pesan Natal

26 Desember 2025 By admin

Rais Aam dan Ketum PBNU Sepakat Islah, Muktamar Digelar Bersama

26 Desember 2025 By admin

“Code Blue” Bencana Sumatera

25 Desember 2025 By admin

Kapal yang Menantang Waktu: Restorasi Kapal Firaun Khufu di Grand Egyptian Museum

25 Desember 2025 By admin

China Harap AS Berlaku Adil dalam Transaksi TikTok

25 Desember 2025 By admin

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Januari 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Des    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Ketika Habis Ramadhan, Hamba Rindu Lagi Ramadhan

30 Maret 2025 Oleh admin

Tujuh Tradisi Lebaran yang Selalu Dinantikan

29 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • DPR Minta Kemenkes Bergerak Cepat Hadapi Superflu
  • Mbappe Cedera Lutut, Terancam Absen Tiga Pekan
  • Zelensky: Perdamaian Ukraina–Rusia Tinggal Selangkah Lagi
  • Semeru Erupsi Empat Kali, Kolom Abu Capai 900 Meter
  • Chelsea Resmi Pecat Enzo Maresca Awal 2026

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.