
Surabaya (Trigger.id) – Laga pekan ke-26 BRI Super League akan menjadi ujian penting bagi Persebaya Surabaya saat menjamu Persita Tangerang di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (4/4) malam.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menegaskan bahwa pertandingan ini bukan sekadar soal strategi, tetapi juga ketahanan mental para pemain. Ia menilai kemenangan Persebaya pada pertemuan putaran pertama sudah tidak bisa dijadikan acuan.
Menurut Tavares, meski sebelumnya Persebaya mampu mencetak gol lewat skema serangan balik, kondisi Persita saat ini telah banyak berubah. Tim lawan dinilai tampil lebih solid dengan kepercayaan diri tinggi usai meraih hasil positif dalam beberapa laga terakhir.
“Persita sekarang lebih kuat. Mereka punya kualitas pemain yang baik dan motivasi tinggi karena terus mencetak gol dan meraih kemenangan,” ujarnya.
Sebaliknya, Persebaya justru tengah berada dalam tekanan setelah hasil kurang memuaskan. Situasi tersebut, kata Tavares, menjadi tantangan tersendiri bagi tim untuk bangkit, terutama dari sisi psikologis.
Ia menekankan bahwa dalam sepak bola, kemenangan bukan hanya ditentukan oleh taktik, tetapi juga mentalitas bertanding. Karena itu, Persebaya dituntut bekerja lebih keras dan menunjukkan determinasi lebih besar dibanding lawannya.
Tavares juga berharap dukungan penuh dari suporter di stadion dapat menjadi energi tambahan bagi tim. Namun ia menegaskan, hasil akhir tetap bergantung pada tekad pemain di lapangan.
“Kalau ingin menang, kami harus menunjukkan bahwa kami lebih menginginkannya daripada lawan,” tegasnya. (ian)



Tinggalkan Balasan