
Surabaya (Trigger.id) – Inter Milan harus mengakui keunggulan Bodo/Glimt setelah kalah 1-3 pada leg pertama playoff 16 besar Liga Champions UEFA 2025/26 di Aspmyra Stadion, Kamis dini hari WIB.
Tim tamu sebenarnya memulai laga dengan agresif. Peluang pertama hadir lewat Henrikh Mkhitaryan, namun sepakannya masih melambung. Tuan rumah merespons melalui tandukan Odin Bjortuft memanfaatkan sepak pojok Jens Petter Hauge, tetapi belum membuahkan gol.
Kebuntuan pecah pada menit ke-21. Umpan matang Hauge berhasil diselesaikan Sondre Fet untuk membawa Bodo/Glimt unggul 1-0. Inter hampir menyamakan kedudukan lima menit berselang melalui tendangan voli Matteo Darmian, namun bola hanya membentur tiang.
Gol penyeimbang akhirnya tercipta pada menit ke-30. Berawal dari umpan silang Nicolo Barella yang memicu kemelut di kotak penalti, Pio Esposito menyambar bola liar dengan sepakan voli dan mengubah skor menjadi 1-1. Hingga turun minum, kedudukan tetap imbang.
Memasuki babak kedua, Bodo/Glimt tampil lebih efektif. Setelah peluang Kasper Hogh sempat digagalkan Yann Sommer, tuan rumah kembali memimpin pada menit ke-61. Hauge mencetak gol lewat sepakan keras dari sisi kiri kotak penalti usai menerima umpan Hogh.
Tiga menit kemudian, Bodo/Glimt memperlebar keunggulan. Ole Blomberg lolos dari jebakan offside sebelum mengirim umpan kepada Hogh yang dengan mudah menaklukkan Sommer untuk mengubah skor menjadi 3-1 pada menit ke-64.
Inter mencoba menekan di sisa waktu pertandingan, namun tak mampu menambah gol hingga peluit panjang berbunyi.
Hasil ini membuat Inter wajib menang dengan selisih lebih dari dua gol pada leg kedua di Giuseppe Meazza, 25 Februari mendatang, demi memastikan tiket ke babak 16 besar. Sementara Bodo/Glimt cukup menghindari kekalahan dengan selisih lebih dari satu gol untuk melangkah ke fase berikutnya. (ian)



Tinggalkan Balasan