• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Profil dan Kisah Bima Rafsanjani, Mahasiswa Sosiologi UB Jadi Anggota DPRD Jatim Termuda

15 April 2024 by admin Tinggalkan Komentar

Mahasiswa Departemen Sosiologi FISIP Universitas Brawijaya, Bima Rafsanjani Rafid (kanan). Foto: ub.ac.id

Surabaya (Trigger.id) – Mahasiswa Departemen Sosiologi FISIP Universitas Brawijaya, Bima Rafsanjani Rafid terpilih menjadi anggota DPRD Jatim periode 2024-2029 pada Pemilu 2024. Tidak hanya itu, dengan usianya yang baru 21 tahun, dia bakal menjadi anggota DPRD Jatim termuda. Bima mengaku baru berusia 21 tahun.

“Kalau untuk DPRD Jatim, betul saya yang paling muda diantara yang terpilih,” ucap pria kelahiran 21 tahun ini, seperti dikutip laman ub.ac.id, Kamis (4/4/2024).

Bima Rajsanjani ikut kontestasi dalam Pemilihan Legislatif 2024 melalui Partai Gerindra. Dia bertarung di Dapil 4 Jatim (Banyuwangi, Bondowoso, Situdondo). Meski merupakan newcomer, Bima mampu meraih 78.656 suara.

“Jujur perolehan jumlah suara itu di luar ekspektasi saya. Karena hitungan saya sebenarnya masih dibawah itu,” ucapnya.

Apalagi menurut Bima, hasil ini membuat dia mengalahkan satu incumbent yang sebelumnya pernah menjadi anggota DPRD Jatim periode 2019-2014.

“Di dapil Jatim 4 itu ada 9 kursi. Nah dari 9 itu, 8 diantaranya incumbent lolos lagi dan saya mengalahkan 1 incumbent yang lain,” papar mahasiswa FISIP Angkatan 2020 ini.

Bima mengaku faktor usianya yang masih muda membuat dia dan pemilih menjadi lebih dekat. “Pemilih ingin ada inovasi dan visi misi baru untuk wilayahnya. Karena bagi mereka jika ada anak muda bisa sepemikiran dan sefrekuensi,” tuturnya.

Awal Mula Maju Caleg

Bima Rafsanjani dibesarkan di keluarga politik. Ayahnya, Ir Sumail Abdullah juga terpilih menjadi anggota DPR RI periode 2024-2029. Namun bagi Bima, bukan hal itu faktor utama dia memilih menjadi caleg.

“Saya melihat demokrasi di Indonesia sedang naik daun. Anak muda sekarang banyak yang ditarik untuk bisa jadi caleg. Apalagi ada bonus demografi sekarang karena 60 persen pemilih dari Gen Z dan milenial,” paparnya.

“Tidak heran kemudian jika parpol banyak yang merekrut anak muda. Dari hal itulah kemudian saya tertarik mendaftar jadi calon legislatif,” sambung Bima.

Meski tergolong pemula, Bima memberanikan diri maju di kontestasi DPRD Jatim dan tentu harus bertarun di wilayah yang lebih luas. Bima mengaku dirinya memilih jalur ini karena merasa tertantang.

“Memang biasanya pemula kalau maju di tingkat kabupaten/kota saja. Tapi jika terpilih hanya mewakili 2 atau 5 kecamatan saja. Saya berpikir kalau saya maju di tingkat provinsi akan bisa berbuat lebih banyak terutama di 3 kabupaten Banyuwangi, Bondowoso dan Situbondo,” jelasnya.

Dorongan dari masyarakat kata Bima juga menjadi motivasi baginya yang kemudian memberanikan diri maju di kontestasi pemilihan DPRD Jatim.

“Dorongan masyarakat saya jadikan sebagai penyemangat untuk mencoba hal yang mungkin banyak orang di luar untuk pemula seperti saya agak mustahil jika langsung maju ke tingkat provinsi,” tegasnya.

Hari ini, Bima tinggal menunggu pelantikan. Baginya setelah pelantikan nanti tentu kinerjanya bakal disorot oleh masyarakat. Karena itulah, dia berkomitmen menjaga integritas, prinsip dan janji yang pernah dia ungkapkan.

“Tentu jika saya tidak bisa menepati janji-janji saya waktu kampanye bisa-bisa saya tidak akan di pilih lagi di kemudian hari,” tegasnya.

Peran Kampus dalam Karirnya

Bima mengakui ilmu yang dia dapat dari Departemen Sosiologi selama ini menjadi bekal dia untuk berkontestasi.

“Karena di Sosiologi itu kan mengajarkan bagaimana kita di masyarakat itu bisa berinteraksi sosial, menjalin kedekatan dengan masyarakat sampai bisa mendapatkan kepercayaan dari mereka,” jelasnya.

“Bagaimana caranya kita bisa menggaet kelompok masyarakat yang berbeda agama, keyakinan, kultur dan budaya, nah dari situlah ilmu atau rumus-rumus yang saya dapatkan selama berkuliah di Sosiologi UB ini,” sambung pria asal Banyuwangi ini.

Karena itulah, Bima mengucapkan terima kasih kepada Departemen Sosiologi dan FISIP UB karena beberapa saran dari civitas akademika selama proses kampanye yang dia lakukan mampu dijalankan dengan baik.

Keberhasilan Bima meraih satu kursi di DPRD Jatim tentu membuatnya ingin berbagi tips jikalau ada civitas akademika di FISIP yang juga akan berkarir di politik. Salah satu kunci menurut Bima adalah mental yang kuat. Selain itu, ia juga mengingatkan perihal investasi sosial.

“Investasi sosial paling penting, supaya kita bisa lebih dikenal dan bisa memberikan banyak sumbangan positif untuk masyarakat, terus masyarakat juga jadi bisa tahu kedepannya kita mau melakukan apa saja untuk kedepannya,” papar pria yang sebentar lagi akan berusia 22 tahun ini.

Bima mengakui jika investasi sosial yang telah ditanam sudah berbuah saat ini. Dia juga tak menampik ada modal lain yang dia keluarkan untuk kontestasi di Pemilu kemarin.

“Saya menjadi saya yang sekarang bukan karena saya merasa hebat, tapi saya bisa menjadi seperti sekarang juga karena teman-teman saya yang sudah banyak mendukung saya. Jujur untuk masalah modal, mungkin saya adalah yang paling bawah. Maka dari itu investasi sosial yang saya tanam akhirnya bisa berbuah jadi kepercayaan untuk saya menjadi perwakilan rakyat di tingkat Provinsi,” tegasnya.

Karena itulah, Bima ingin agar sivitas akademika juga tidak segan mengisi pos pos politik. Sebab menurutnya dengan bekal ilmu pengetahuan di ranah akademis golongan intelektual bisa menjadi pemimpin atau politikus, sehingga kedepannya demokrasi di Indonesia bisa berkembang ke arah yang lebih baik.

“Tentu kemudian kita bisa sama-sama mencetuskan substansi edukasi politik yang lebih mencerdaskan dan menggugah, bukan cuma dari retorikanya saja. Ini karena masyarakat pun berharap bisa punya sosok politikus yang memiliki kualitas yang bagus, dilihat dari wawasan dan kepintarannya, serta visioner hingga ke masa depan,” kata Bima Rafsanjani. (kai)

Share This :

Ditempatkan di bawah: jatim, update Ditag dengan:Anggota DPRD Jatim Termuda, Mahasiswa Sosiologi UB, Profil dan Kisah Bima Rafsanjani, Universitas Brawijaya

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

Lainnya

Cuaca Tak Bersahabat, Penutupan Taman Nasional Komodo Diperpanjang

18 Januari 2026 By admin

Slot Maklumi Kekecewaan Fans Usai Liverpool Kembali Tertahan

18 Januari 2026 By admin

Vaksin Influenza, Masihkah Dipandang Sebelah Mata?

18 Januari 2026 By admin

Khamenei Tuding Trump Bertanggung Jawab atas Krisis di Iran

18 Januari 2026 By admin

Bandara Adisutjipto: Keberangkatan ATR 42-500 ke Makassar Sudah Sesuai Prosedur

18 Januari 2026 By admin

Sinar Matahari, Kesehatan, dan Perannya Meredam Depresi

17 Januari 2026 By admin

Labuhan Sarangan: Doa, Alam, dan Jejak Leluhur yang Kini Diakui Negara

17 Januari 2026 By admin

Kemenhaj Perkuat Kanal Kawal Haji untuk Aduan Jamaah

17 Januari 2026 By admin

UE Minta Israel Hentikan Perluasan Permukiman di Tepi Barat

17 Januari 2026 By admin

Koeman Optimistis Belanda Bisa Kejutkan Piala Dunia 2026

17 Januari 2026 By admin

KPK Telusuri Dugaan Imbal Jasa Biro Haji ke Pengurus PWNU DKI

17 Januari 2026 By admin

Tavares Jelaskan Perekrutan Tiga Pemain Asing Baru Persebaya

16 Januari 2026 By admin

KPK Dalami Dugaan Aliran Dana Biro Haji ke Pengurus PBNU

16 Januari 2026 By admin

Wamenhaj Minta Petugas Haji Lepas Gelar Saat Diklat

16 Januari 2026 By admin

Iran Tegaskan Tak Akan Diam Hadapi Ancaman AS

16 Januari 2026 By admin

Nasi atau Roti untuk Sarapan, Mana Lebih Sehat?

16 Januari 2026 By admin

Lautan Surya di Jantung Gurun Abu Dhabi

16 Januari 2026 By admin

Pemerintah Izinkan 156 Prodi Spesialis Kedokteran Baru

16 Januari 2026 By admin

Sampai Kapan Keracunan MBG Berakhir

16 Januari 2026 By admin

Maroko Tantang Senegal di Final Piala Afrika 2025

15 Januari 2026 By admin

Kekerasan di Sekolah: Alarm untuk Reformasi Pendidikan Sesungguhnya

15 Januari 2026 By admin

Guru SMK di Jambi Jadi Korban Pengeroyokan Siswa

15 Januari 2026 By admin

Pasar Murah Jatim Dinilai Efektif Tekan Inflasi

15 Januari 2026 By admin

Kemenkes Minta Walimatus Safar Dibatasi H-7 Haji

14 Januari 2026 By admin

Michael Carrick Resmi Ditunjuk sebagai Pelatih Interim Manchester United

14 Januari 2026 By admin

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Februari 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  
« Jan    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Ketika Habis Ramadhan, Hamba Rindu Lagi Ramadhan

30 Maret 2025 Oleh admin

Tujuh Tradisi Lebaran yang Selalu Dinantikan

29 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • PBB Tegaskan Greenland Tetap Wilayah Denmark
  • OTT KPK dan Darurat Integritas Kepala Daerah
  • Prabowo Rencanakan Bangun 10 Kampus Baru
  • Liga Champions 2026, Madrid Hajar Monaco 6-1
  • KPK Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan Perangkat Desa di Pati, Tarif Capai Rp225 Juta

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.