
Surabaya (Trigger.id) – Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) resmi memperpanjang kontrak Carlo Ancelotti sebagai pelatih tim nasional Brasil hingga Piala Dunia 2030. Keputusan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa federasi menaruh kepercayaan penuh kepada pelatih asal Italia itu untuk memimpin proyek jangka panjang Selecao.
Dalam pernyataan resminya, CBF menyebut kelanjutan kerja sama dengan Ancelotti mencerminkan dukungan terhadap hasil kerja sang pelatih sejak menangani Brasil pada Mei 2025. Federasi juga menilai Ancelotti berhasil membangun hubungan positif dengan para pemain maupun suporter Brasil.
“Perpanjangan masa jabatan Ancelotti menunjukkan kepercayaan yang telah dia bangun bersama skuad dan para penggemar sejak kedatangannya,” tulis CBF dalam laman resmi mereka.
Ancelotti mengaku cepat memahami besarnya makna sepak bola bagi masyarakat Brasil sejak pertama kali tiba di negara tersebut. Pelatih berusia 66 tahun itu menyebut pengalaman melatih tim Samba menjadi salah satu tantangan paling berharga dalam kariernya.
“Saya datang ke Brasil setahun lalu dan langsung memahami betapa sepak bola adalah bagian penting dari kehidupan masyarakat di sini,” ujar Ancelotti.
Mantan pelatih Real Madrid itu juga menyampaikan rasa terima kasih kepada federasi dan publik Brasil atas dukungan yang diterimanya selama satu tahun terakhir.
“Saya berterima kasih kepada CBF atas kepercayaannya dan kepada masyarakat Brasil atas sambutan hangat serta dukungan yang luar biasa,” katanya.
Selama menangani Brasil, Ancelotti dinilai berperan besar dalam memperkuat fondasi permainan tim nasional. Selain fokus pada performa di lapangan, ia juga bekerja bersama berbagai departemen di CBF untuk membangun stabilitas, identitas permainan, dan pengembangan jangka panjang sepak bola Brasil.
Presiden CBF, Samir Xaud, menyebut perpanjangan kontrak ini sebagai langkah strategis dalam menjaga Brasil tetap berada di level tertinggi sepak bola dunia.
“Hari ini menjadi momen penting bagi sepak bola Brasil. Perpanjangan kontrak Carlo Ancelotti adalah bagian dari komitmen kami membangun struktur tim nasional yang semakin modern, kuat, dan kompetitif,” ujar Samir.
Ia menambahkan, CBF tidak hanya fokus pada tim nasional senior, tetapi juga pengembangan kompetisi domestik, pembinaan pemain muda, hingga penguatan klub dan federasi di seluruh Brasil.
Dalam tahun pertamanya bersama Selecao, Ancelotti memimpin Brasil dalam 10 pertandingan dengan catatan lima kemenangan, dua hasil imbang, dan tiga kekalahan. Tim juga tampil cukup produktif dengan mencetak 18 gol dan hanya kebobolan delapan kali.
Kini, fokus utama Ancelotti tertuju pada persiapan Brasil menuju Piala Dunia 2026. Tim berjuluk Samba itu tergabung di Grup C bersama Maroko, Haiti, dan Skotlandia.
Dengan kontrak baru hingga 2030, Brasil tampaknya ingin memastikan stabilitas di kursi pelatih demi mengembalikan kejayaan mereka sebagai salah satu kekuatan terbesar sepak bola dunia. (ian)



Tinggalkan Balasan