• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Studi Menunjukkan: Pria dengan Sperma Kualitas Tinggi Mungkin Hidup Lebih Lama

31 Maret 2025 by admin Tinggalkan Komentar

Ilustrasi Pria dengan Sperma Kualitas Tinggi Mungkin Hidup Lebih Lama. Foto: Good Doctor

Surabaya (Trigger.id) – Sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Human Reproduction pada 5 Maret mengungkap hubungan antara kualitas sperma dan harapan hidup. Studi yang dilakukan oleh peneliti dari Copenhagen University Hospital ini menemukan bahwa pria dengan kualitas sperma yang lebih baik cenderung hidup lebih lama dibandingkan mereka yang memiliki sperma berkualitas rendah.

Penemuan Hubungan Antara Kualitas Sperma dan Umur Panjang

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan adanya kaitan antara infertilitas dan peningkatan risiko kematian. Namun, studi tersebut sering kali tidak mempertimbangkan kondisi kesehatan peserta secara menyeluruh. Untuk mengisi kesenjangan ini, tim peneliti dari Denmark menganalisis data dari 78.284 pria yang menjalani pemeriksaan kesuburan antara tahun 1965 hingga 2015 di wilayah Kopenhagen. Dari jumlah tersebut, 59.657 pria yang memberikan sampel sperma setelah tahun 1987 juga melaporkan tingkat pendidikan dan riwayat penyakit mereka.

Selama periode pengamatan 50 tahun, tercatat 8.600 peserta meninggal. Para peneliti mengukur kualitas sperma dengan menilai volume, konsentrasi, serta proporsi sperma yang sehat dan dapat bergerak secara optimal (motilitas sperma). Hasilnya menunjukkan bahwa pria dengan sperma yang lebih motil memiliki harapan hidup yang lebih panjang. Misalnya, pria dengan lebih dari 120 juta sperma motil diperkirakan dapat hidup hingga 80,3 tahun, sementara mereka dengan kurang dari 5 juta sperma motil memiliki harapan hidup sekitar 77,6 tahun.

Dr. Lærke Priskorn, penulis utama studi ini, menegaskan bahwa hubungan ini tetap kuat bahkan setelah memperhitungkan riwayat penyakit peserta dalam sepuluh tahun sebelum pengambilan sampel sperma. Faktor pendidikan juga tidak mempengaruhi hasil ini secara signifikan.

Keterbatasan Studi

Meskipun penelitian ini memiliki skala besar dan durasi panjang, ada beberapa keterbatasan yang perlu diperhatikan. Para peneliti tidak memiliki informasi rinci mengenai gaya hidup atau kebiasaan peserta yang bisa berpengaruh terhadap kualitas sperma. Selain itu, kelompok pria dengan sperma kurang dari 5 juta menunjukkan variasi fungsi testis yang luas, sehingga sulit untuk menentukan dampaknya secara spesifik terhadap angka kematian.

Studi ini juga hanya melibatkan pria yang menjalani pemeriksaan kesuburan, yang umumnya lebih sehat dibandingkan populasi umum. Namun, Dr. Roger Hart dari University of Western Australia menyatakan bahwa hasil studi ini kemungkinan dapat diterapkan di berbagai populasi, meskipun perlu dikonfirmasi pada kelompok etnis yang berbeda.

Perlukah Memeriksa Kualitas Sperma?

Meskipun studi ini menemukan hubungan antara kualitas sperma dan umur panjang, para ahli tidak menyarankan tes sperma secara rutin bagi pria yang tidak mengalami masalah kesuburan. Menurut Dr. Priskorn, pemeriksaan kesuburan dapat menjadi peluang bagi dokter untuk mengidentifikasi dan mengatasi risiko kesehatan potensial sejak dini. Namun, pemeriksaan sperma secara luas di luar konteks medis dapat menimbulkan kecemasan yang tidak perlu.

Sebagai gantinya, pria yang ingin meningkatkan kualitas sperma dapat menerapkan gaya hidup sehat. Faktor-faktor yang diketahui dapat memengaruhi kualitas sperma meliputi:

  • Konsumsi alkohol
  • Kebiasaan merokok
  • Kelebihan berat badan atau obesitas
  • Stres psikologis
  • Pola makan tidak sehat

Sebuah studi tahun 2022 yang melibatkan 263 orang sehat menemukan bahwa menerapkan pola makan gaya Mediterania dan berolahraga selama empat bulan dapat sedikit meningkatkan kualitas sperma. Namun, sejauh ini belum ada cukup bukti yang mendukung efektivitas suplemen dalam meningkatkan kualitas sperma.

Kesimpulannya, meskipun penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas sperma dapat menjadi indikator kesehatan secara keseluruhan, langkah terbaik yang dapat diambil pria adalah menjaga pola hidup sehat untuk meningkatkan kesejahteraan jangka panjang mereka. (ian)

Sumber: Health
Share This :

Ditempatkan di bawah: Kesehatan, update Ditag dengan:Hidup, Kualitas Tinggi, Lebih Lama, pria, sperma, Studi

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Kontroversi Kesehatan Mental Pemimpin Lansia: Antara Biologi Penuaan dan Dampak Kebijakan

8 April 2026 By admin

Rusunami Gen Z Surabaya: Hunian Modern Bagi Pasangan Muda

7 April 2026 By zam

Inggris Batasi AS Gunakan Pangkalan untuk Serang Iran

7 April 2026 By admin

Saat Parkir Tak Lagi Tunai: 600 Jukir Surabaya Tersingkir di Era Digitalisasi

7 April 2026 By admin

Sumpah Balas IRGC di Tengah Gugurnya Jenderal Intelijen

7 April 2026 By admin

Taylor Swift Digugat Soal Merek “Showgirl”

7 April 2026 By admin

Awan Gelap Tenaga Medis di Hari Kesehatan Sedunia

7 April 2026 By admin

Obat Penurun Berat Badan: Harapan Baru, Tapi Bukan Jalan Pintas

6 April 2026 By admin

Dana Haji Rp180 Triliun, Amanah Besar yang Dikelola Transparan

6 April 2026 By admin

Inter Libas Roma 5-2, Makin Kokoh di Puncak

6 April 2026 By admin

Trump Ancam Iran, Singgung Nama Allah

6 April 2026 By admin

WFH Rabu atau Jumat, Mana Lebih Efektif? Ini Kata Pakar dan ASN Jatim

5 April 2026 By zam

Dikunjungi Amsal Sitepu, Menteri Ekraf Tegaskan Peran Penting Pegiat Ekonomi Kreatif Daerah

5 April 2026 By zam

Ronaldo Ucap “Bismillah” Sebelum Cetak Gol Penalti?

5 April 2026 By admin

Selena Gomez, Dari Salah Diagnosis hingga Berdamai dengan Bipolar

5 April 2026 By admin

Prabowo Kecam Tewasnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon

5 April 2026 By admin

MBG Berujung Darurat, 72 Siswa Keracunan dan Dapur SPPG Disetop

5 April 2026 By admin

Iran Tolak Ultimatum 48 Jam Trump, Ketegangan di Selat Hormuz Meningkat

5 April 2026 By isa

Uji Mental Bajul Ijo, Persebaya Surabaya Ditantang Persita Tangerang di GBT

4 April 2026 By admin

Ahli Komunikasi Harus Perkuat ‘Critical Thinking’, Jangan Sekadar “Tukang Framing”

4 April 2026 By admin

Perketat Pengawasan Haji 2026, Pemerintah Tingkatkan Sinergi Cegah Jamaah Ilegal

4 April 2026 By admin

Asap Vaping Diduga Picu Kanker Paru dan Mulut

4 April 2026 By admin

Perdagangan yang Tak Pernah Rugi: Saat Iman Menjadi Investasi Abadi

4 April 2026 By admin

Kasus Jaksa Jatim dan Ujian Integritas di Tubuh Adhyaksa

4 April 2026 By admin

Lelah yang Menyelamatkan: Investasi Sehat dari Olahraga untuk Masa Tua

4 April 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

April 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
« Mar    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • BPOM Perluas Vaksin Campak Bagi Dewasa, Nakes Jadi Prioritas
  • Senyapnya Ancaman Tuberkulosis di Indonesia
  • Serangan Israel Berlanjut, Iran Ancam Tutup Kembali Selat Hormuz
  • Liga Champions: PSG Unggul, Liverpool Masih Berpeluang
  • Gencatan Senjata AS–Iran, Israel Siap Lanjutkan Perang

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.