• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Bab al-Silsilah di Ujung Ancaman: Ketika Jalan Menuju Al-Aqsa Perlahan Diubah

18 Mei 2026 by admin Tinggalkan Komentar

Lorong sempit Bab al-Silsilah di Kota Tua Yerusalem. Foto: Ist.

Yerussalem (Trigger.id) – Lorong sempit Bab al-Silsilah di Kota Tua Yerusalem selama berabad-abad bukan sekadar jalur batu yang mengarah ke Masjid Al-Aqsa. Di tempat itu, denyut kehidupan Palestina bertahan di tengah tekanan pendudukan. Deretan toko kecil, rumah-rumah tua, sekolah bersejarah, hingga makam peninggalan era Mamluk menjadi saksi identitas Islam dan Arab yang terus dijaga warga Yerusalem.

Namun kini, kawasan yang hanya berjarak beberapa langkah dari Masjid Al-Aqsa itu menghadapi ancaman baru.

Pemerintah Israel baru-baru ini menyetujui langkah penyitaan sejumlah rumah dan toko milik warga Palestina di jalur Bab al-Silsilah, Yerusalem Timur yang diduduki. Kebijakan tersebut disebut sebagai bagian dari upaya memperluas kawasan Yahudi di Kota Tua Yerusalem.

Bagi warga Palestina, keputusan itu bukan sekadar persoalan administrasi properti. Mereka melihatnya sebagai tahapan baru dalam proyek panjang Yahudisasi Yerusalem dan pengurangan kehadiran Palestina di sekitar Al-Aqsa.

Kekhawatiran warga bukan tanpa alasan. Jalur Bab al-Silsilah merupakan salah satu akses utama menuju Masjid Al-Aqsa dan selama ini menjadi simbol keberadaan sosial, ekonomi, sekaligus spiritual masyarakat Palestina di Kota Tua.

Seorang pedagang Palestina yang telah lama berjualan di kawasan itu mengaku hidup dalam kecemasan sejak kabar penyitaan mencuat. Ia khawatir pengosongan bangunan akan membuka jalan bagi pemukim Yahudi untuk memperluas kontrol mereka di sekitar Al-Aqsa.

Pengamat permukiman Palestina, Khalil Tafakji, menjelaskan bahwa dasar hukum penyitaan sebenarnya telah dibuat Israel sejak 1968. Saat itu, otoritas Israel menyita lebih dari 100 dunam tanah di Kota Tua Yerusalem dengan dalih kepentingan umum.

Seiring waktu, kawasan Yahudi terus meluas di atas properti milik keluarga Palestina. Banyak rumah dan bangunan bersejarah berubah status kepemilikan, dari milik pribadi warga Arab menjadi aset negara yang kemudian dialihkan kepada pemukim Yahudi.

Kini, ancaman serupa kembali menghantui Bab al-Silsilah.

Yang membuat situasi semakin sensitif adalah nilai sejarah kawasan tersebut. Di sana berdiri bangunan-bangunan peninggalan Islam dari era Ayyubiyah, Mamluk, hingga Ottoman. Salah satunya Madrasah Tashtramariyah, sekolah kuno yang dahulu menjadi pusat pendidikan agama dan pembelajaran Alquran.

Lorong-lorong tua di sekitar kawasan itu juga menyimpan memori panjang perjuangan warga Yerusalem mempertahankan Al-Aqsa. Dalam satu dekade terakhir, Bab al-Silsilah menjadi salah satu titik utama ketegangan antara jamaah Palestina dan pasukan Israel saat gelombang penyerbuan pemukim ke kompleks Al-Aqsa meningkat.

Ketegangan kembali memuncak pekan ini. Ribuan pemukim Israel memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa dengan pengawalan ketat aparat keamanan. Sejumlah tokoh sayap kanan Israel, termasuk Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir dan Menteri Keuangan Bezalel Smotrich, turut hadir dalam rangkaian “Pawai Bendera” yang memperingati pendudukan Yerusalem Timur 1967 menurut kalender Ibrani.

Di tengah pengetatan akses bagi jamaah Muslim, para pemukim melakukan ritual Talmud dan meneriakkan slogan-slogan provokatif di area sekitar masjid.

Otoritas Palestina menyebut situasi ini sebagai salah satu fase paling berbahaya bagi status historis Al-Aqsa. Sebab, langkah-langkah politik, penyitaan properti, hingga peningkatan aktivitas pemukim dinilai saling berkaitan dalam membentuk realitas baru di Yerusalem Timur.

Bagi warga Palestina, ancaman terbesar bukan hanya hilangnya rumah atau toko. Mereka takut kehilangan jejak sejarah, identitas, dan keberadaan yang selama ini melekat pada jalan-jalan tua menuju Masjid Al-Aqsa. (ian)

Share This :

Ditempatkan di bawah: nusantara, update Ditag dengan:Al Aqsa, Kota Tua Yerusalem, Lorong sempit, Lorong sempit Bab al-Silsilah, Menuju Al Aqsa

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Kemendikdasmen-BPOM budayakan hidup sehat lewat edukasi pangan aman

30 Juni 2026 By admin

DPD RI Apresiasi Haji 2026, Kemenhaj Berkomitmen Sempurnakan Tata Kelola

30 Juni 2026 By zam

Paraguay dan Maroko Buat Kejutan, Singkirkan Jerman dan Belanda untuk Melaju ke 16 Besar Piala Dunia 2026

30 Juni 2026 By wah

Kemenhaj: Sekitar 90 Persen Jemaah Haji Indonesia Sudah Kembali ke Tanah Air

29 Juni 2026 By zam

Khofifah Tinjau SPBU di Malang, Pastikan Pasokan Biosolar di Jawa Timur Tetap Aman

29 Juni 2026 By admin

AS dan Iran Sepakat Redakan Ketegangan, Bahas Selat Hormuz dalam Pertemuan di Qatar

29 Juni 2026 By admin

Hakan Calhanoglu Tinggalkan Inter Milan pada Akhir Musim 2026/27

29 Juni 2026 By admin

Prabowo Ajak NU Dukung Upaya Menutup Kebocoran Kekayaan Negara

24 Juni 2026 By wah

Ronaldo Cetak Brace, Portugal Gilas Uzbekistan 5-0 di Piala Dunia 2026

24 Juni 2026 By zam

Film Indonesia Menembus Panggung Shanghai, Dari Cerita Lokal Menuju Apresiasi Global

24 Juni 2026 By admin

Argentina Pastikan Tiket ke 32 Besar Usai Tumbangkan Austria 2-0

23 Juni 2026 By admin

Layanan Haji Indonesia Kini Terpusat di Madinah

23 Juni 2026 By admin

Inter Milan Makin Serius Kejar Nico Paz untuk Proyek Baru Cristian Chivu

22 Juni 2026 By admin

Dari Gus Fring ke Syahadat: Kisah Giancarlo Esposito Menemukan Islam di Tanah Saudi

22 Juni 2026 By admin

Fatwa MUI Dominasi Mazhab Syafi’i Demi Kearifan Lokal dan Kehati-hatian Hukum

22 Juni 2026 By admin

Calhanoglu Minta Maaf Usai Turki Tersingkir Cepat dari Piala Dunia 2026

22 Juni 2026 By admin

Khofifah: Munas-Konbes NU 2026 Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

21 Juni 2026 By admin

Kemenhaj: Kepulangan Haji Momentum Awal Amalkan Nilai Kemabruran di Tengah Masyarakat

21 Juni 2026 By admin

Deniz Undav Jadi Pembeda, Jerman Bangkit Tekuk Pantai Gading 2-1

21 Juni 2026 By admin

Saat Stadion Bersih, Benarkah Rumah Warga Jepang Terlupakan?

21 Juni 2026 By admin

Inter Milan Ikat Cristian Chivu Hingga 2028 Usai Musim Gemilang

20 Juni 2026 By admin

Di Balik Impian ke Baitullah: Negara Harus Hadir Mengawal Hak Jemaah Umrah

19 Juni 2026 By admin

Kloter 65 Asal Kabupaten Mojokerto Tiba di Tanah Air, Disambut Menhaj dan Bupati

19 Juni 2026 By admin

Shalat: Membangun Koneksi Sejati dengan Allah SWT

19 Juni 2026 By admin

Yordania: Mimpi yang Akhirnya Menjadi Nyata

18 Juni 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Juli 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
« Jun    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Intelektual Mengisi Jarak antara Teori dan Praktik
  • Empat Tanda Calon Penghuni Surga yang Mulai Tampak Sejak di Dunia
  • Jejak Kolaborasi Jatim Tekan Stunting: Penghargaan Persagi untuk Kepemimpinan Khofifah
  • Arif Satria: ICMI Harus Bangun Peradaban Berbasis Data dan Integritas
  • KNVB Ajukan Pengaduan Resmi atas Ujaran Rasis terhadap Tiga Pemain Belanda

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.