• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Asupan Nutrisi Bisa Cegah Cedera Lari? Studi Ini Ungkap Peran Lemak, Serat, dan Kalori

11 Mei 2025 by admin Tinggalkan Komentar

Ilustrasi cedera saat berlari. Foto: Health

Surabaya (Trigger.id) – Cedera akibat olahraga lari ternyata sangat umum terjadi. Berdasarkan estimasi, sekitar 80% pelari jarak jauh dan 44% pelari jarak pendek pernah mengalami setidaknya satu cedera. Namun, sebuah studi terbaru yang dimuat dalam Journal of Science and Medicine in Sport menunjukkan bahwa pola makan bisa menjadi faktor penting dalam mencegah cedera-cedera tersebut.

Penelitian ini menganalisis lebih dari selusin studi terdahulu yang melibatkan hampir 6.000 pelari jarak jauh. Hasilnya menunjukkan bahwa asupan lemak, kalori, dan serat dalam diet sehari-hari berkaitan dengan risiko cedera. Menurut Erin Colebatch, ahli gizi sekaligus peneliti utama dari University of South Australia, cedera lari memang memiliki banyak penyebab, dan pola makan adalah salah satu yang tidak boleh diabaikan.

“Nutrisi seharusnya menjadi bagian penting dari strategi pencegahan cedera bagi pelari,” ujar Colebatch.

Hubungan Antara Diet dan Cedera

Selama ini, ada beberapa tinjauan sistematis yang membahas kaitan antara pola makan dan cedera lari, namun banyak yang sudah usang, tidak secara khusus fokus pada faktor nutrisi, serta melibatkan sedikit studi jangka panjang.

Dalam analisis terbaru ini, para peneliti mengulas 15 studi dengan temuan penting sebagai berikut:

  • Pelari perempuan yang mengalami cedera tercatat mengonsumsi 449 kalori dan 20 gram lemak lebih sedikit per hari dibanding mereka yang tidak cedera.
  • Asupan kalori dan lemak yang lebih rendah pada pelari perempuan berkaitan dengan meningkatnya risiko cedera umum maupun cedera tulang.
  • Mereka yang mengalami cedera juga tercatat mengonsumsi sekitar 3 gram serat lebih sedikit dibanding pelari tanpa cedera.
  • Menariknya, asupan protein, alkohol, karbohidrat, dan kalsium tidak menunjukkan kaitan yang signifikan dengan risiko cedera.

Menurut Dr. Sarah Merrill dari University of California, San Diego, kekuatan studi ini terletak pada kemampuannya menyatukan banyak data untuk menghasilkan kesimpulan yang bermakna. Sementara itu, ahli gizi olahraga Yasi Ansari dari UCLA Health menyebut studi ini sebagai langkah penting dalam mengisi kekosongan pengetahuan terkait hubungan pola makan dan cedera lari.

Namun, studi ini juga memiliki keterbatasan. Beberapa data berasal dari laporan mandiri peserta yang bisa jadi tidak akurat. Selain itu, variasi dalam definisi cedera, karakteristik peserta, serta metode penilaian diet membuat perbandingan antar studi menjadi kurang konsisten.

Mengapa Lemak, Serat, dan Kalori Penting?

Secara logis, kurangnya asupan lemak dan kalori bisa membuat tubuh pelari lebih rentan terhadap cedera. Menurut Dr. Merrill, pelari biasanya memiliki massa otot dan lemak tubuh yang lebih rendah, sehingga ketika mengalami defisit energi, tubuh bisa mulai mengambil nutrisi dari jaringan tulang untuk memperbaiki otot yang rusak—hal ini bisa memicu cedera.

Lemak memiliki fungsi penting dalam menyerap vitamin yang dibutuhkan untuk kesehatan tulang dan otot, memproduksi hormon, membentuk membran sel, serta mengatur peradangan. Kekurangan lemak dapat mengganggu fungsi-fungsi vital ini.

Serat pun tak kalah penting. Selain mendukung kesehatan saluran cerna dan mikrobioma usus, serat juga diyakini membantu mengurangi peradangan. Pola makan tinggi serat biasanya juga tinggi kandungan polifenol—senyawa antiinflamasi alami yang banyak ditemukan dalam buah beri dan makanan nabati lain—yang berpotensi menunjang kesehatan otot dan tulang.

Temuan ini menegaskan bahwa nutrisi bukan hanya mendukung performa olahraga, tetapi juga menjadi bagian tak terpisahkan dari pencegahan cedera. Peneliti merekomendasikan agar studi lanjutan dilakukan dengan standar yang lebih tinggi untuk memperkuat bukti. Namun sejak sekarang, para pelari sudah dapat mulai memperhatikan pola makan mereka sebagai salah satu bentuk investasi dalam menjaga kebugaran dan mencegah cedera. (ian)

Sumber: Health

Share This :

Ditempatkan di bawah: Kesehatan, update Ditag dengan:Asupan Nutrisi, Cedera Lari, Cegah Cedera, Kalori, Peran Lemak, Serat, Studi

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Hari Pertama Ngantor PBNU, Gus Kikin Bertemu Dubes Arab Saudi dan BSI

5 September 2026 By admin

Nogogeni ITS Siapkan 2 Mobil Hemat Energi

5 September 2026 By admin

Inter Milan vs Napoli: Duel Panas Papan Atas Serie A di San Siro

5 September 2026 By admin

P-APBD Jatim 2026 Disepakati, Anggaran Rp29,9 Triliun Difokuskan untuk Kesejahteraan Warga

5 September 2026 By admin

Zulhas Dorong Sekolah Tiru Kelola Sampah Pesantren.

4 September 2026 By admin

4 Makanan Ini Jangan Terlalu Sering Jadi Menu Sarapan

4 September 2026 By admin

190 Satwa Liar Batal Diperdagangkan

4 September 2026 By admin

BGN Suspend SPPG Sidoarjo Selama 30 Hari

3 September 2026 By admin

FIFA ASEAN Cup 2026, Ujian Timnas Jaga Tren Positif Ranking Dunia

3 September 2026 By admin

4 Kura-Kura Aldabra Asal Jepang Koleksi Perdana KBS

2 September 2026 By admin

BBM Nonsubsidi Naik Per 1 September 2026.

1 September 2026 By admin

Dua Dekade Bersama Argentina, Lionel Messi Akhiri Perjalanan di Tim Nasional

1 September 2026 By admin

DPR Setujui Destry, Aida dan Solikin Pimpin BI

1 September 2026 By admin

Ahli Pemerintah: Pasal Pidana Umrah Bertujuan Lindungi Jamaah, Bukan Batasi Ibadah

1 September 2026 By admin

Prabowo Terima Kartanu Saat Menutup Muktamar NU.

31 Agustus 2026 By admin

SMSI Kukuhkan Pokja Jaga Desa 5 Provinsi Termasuk Jatim

31 Agustus 2026 By admin

KH Miftachul Akhyar Rois Aam, Gus Kikin Ketum PBNU 2026-2031

31 Agustus 2026 By admin

Gus Kikin Resmi Pimpin PBNU 2026–2031, Ditetapkan Lewat Musyawarah AHWA

31 Agustus 2026 By admin

Bruno Fernandes Menggila! Hattrick Antar MU Pesta Gol 5-2 atas Ipswich

31 Agustus 2026 By admin

Arab Saudi Gaspol Revolusi Layanan Haji dan Umrah

31 Agustus 2026 By admin

Miftahul Akhyar Kembali Dipercaya Jadi Rais Am PBNU 2026-2031

31 Agustus 2026 By admin

Calhanoglu Jadi Pahlawan, Inter Milan Kuasai Puncak Serie A Usai Bungkam Cagliari

31 Agustus 2026 By admin

Pemilihan Ketum PBNU Diserahkan 9 Anggota AHWA

30 Agustus 2026 By admin

KomdigiTerbitkan SE, Opsel Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

30 Agustus 2026 By admin

Inovasi Ampas Kopi Jadi Obat Kumur Lansia

30 Agustus 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

September 2026
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Agu    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Ketika Wawali Mendemo Pemerintahan Sendiri, Ada Apa Kota Blitar?
  • Kopi Kalibaru Banyuwangi Masuk Papan Atas JCW 2026
  • 3.283 Warga Surabaya Sanggah Desil, Dinsos Verifikasi Data
  • KAI Tambah 1.032 Kursi Tujuan Jakarta Imbas Erupsi Anak Krakatau
  • Abu Anak Krakatau Berpotensi Ganggu Kesehatan, Jangan Ke Luar Rumah

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.